Peresmian Kantor INOVASI Jawa Barat Menjadi Tonggak Baru Penguatan Mutu Pendidikan di PTKI
UIN Siber Cirebon (Kemenag) – Komitmen memperkuat kualitas pendidikan, inovasi pembelajaran, serta kolaborasi lintas lembaga kembali ditunjukkan Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. Di sela-sela rangkaian Konsolidasi Nasional Kerja-Kerja Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., secara resmi meresmikan Kantor INOVASI Jawa Barat yang berlokasi di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Rabu (2/7/2026).
Peresmian tersebut menjadi salah satu agenda strategis dalam kunjungan kerja Dirjen Pendidikan Islam selama berlangsungnya Konsolidasi Nasional PSGA PTKI yang digelar pada 30 Juni–3 Juli 2026 di kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Keberadaan Kantor INOVASI Jawa Barat diharapkan menjadi pusat kolaborasi, pengembangan kapasitas guru, riset pendidikan, transformasi pembelajaran, serta penguatan inovasi pendidikan yang berdampak bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Tidak hanya menjadi momentum peresmian sebuah pusat inovasi pendidikan, kegiatan tersebut juga menjadi simbol semakin kuatnya sinergi antara Kementerian Agama RI, dunia akademik, pemerintah daerah, dan berbagai mitra pembangunan dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.
UIN Siber Cirebon Perkuat Peran sebagai Kampus Inovatif
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai lokasi berdirinya Kantor INOVASI Jawa Barat.
Menurutnya, kehadiran kantor tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat budaya inovasi, riset, dan transformasi pendidikan di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama RI atas kepercayaan yang diberikan kepada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kehadiran Kantor INOVASI Jawa Barat menjadi energi baru bagi kami untuk terus menghadirkan pendidikan yang adaptif, kolaboratif, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat. Kampus hari ini tidak cukup hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga harus melahirkan solusi atas berbagai tantangan pendidikan di era digital,” ungkap Prof. Aan Jaelani.
Ia menambahkan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon akan terus mendukung berbagai program transformasi pendidikan melalui penguatan teknologi, riset kolaboratif, peningkatan kompetensi pendidik, hingga pengembangan model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dirjen Pendis: Inovasi Harus Menghasilkan Dampak Nyata
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., menegaskan bahwa inovasi tidak boleh berhenti pada konsep atau gagasan, melainkan harus diwujudkan menjadi praktik nyata yang memberikan manfaat langsung bagi dunia pendidikan dan masyarakat.
Menurutnya, Kantor INOVASI Jawa Barat diharapkan menjadi laboratorium kolaborasi yang mampu menghasilkan berbagai inovasi pembelajaran, penguatan kapasitas guru, serta praktik-praktik pendidikan terbaik yang dapat direplikasi secara luas.
“Inovasi harus menghasilkan perubahan yang nyata. Pendidikan memerlukan ruang kolaborasi agar lahir berbagai solusi kreatif dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Kehadiran Kantor INOVASI Jawa Barat ini diharapkan menjadi pusat pengembangan praktik baik yang mampu memperkuat kualitas pendidikan nasional,” tegas Prof. Amien Suyitno.
Momentum Transformasi Pendidikan Tinggi Islam
Peresmian Kantor INOVASI Jawa Barat sekaligus mempertegas posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai salah satu kampus yang aktif mendukung transformasi pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
Di tengah penyelenggaraan Konsolidasi Nasional PSGA PTKI se-Indonesia, kampus ini tidak hanya menjadi tuan rumah forum nasional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif strategis yang memperkuat budaya inovasi, kolaborasi, inklusivitas, serta pengembangan pendidikan berbasis teknologi.
Ke depan, keberadaan Kantor INOVASI Jawa Barat diharapkan mampu menjadi pusat lahirnya berbagai inovasi pendidikan yang memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju generasi unggul, adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.




