BKI UIN Siber Cirebon Tunjukkan Peran Strategis dalam International Conference of Guidance and Counselling 2026
UIN Siber Cirebon (Bandung) – Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Salah satu dosen terbaiknya, Herny Gusbrava, M.Pd., dipercaya menjadi Moderator Session I (Offline) dalam ajang bergengsi The 3rd Bandung International Conference of Guidance and Counselling (BICGC) 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada 22–23 Juli 2026.
Kepercayaan yang diberikan oleh Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling UPI, Dr. Ipah Saripah, M.Pd., menjadi bukti pengakuan atas kompetensi akademik, pengalaman profesional, serta kontribusi aktif dosen BKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam pengembangan ilmu bimbingan dan konseling di tingkat nasional maupun internasional.
Partisipasi tersebut sekaligus memperkuat posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University yang terus mendorong dosen untuk aktif berjejaring, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam forum-forum ilmiah global.
Mengangkat Isu Strategis Bimbingan dan Konseling Global
Dalam sesi yang dipandu Herny Gusbrava, M.Pd., para peserta mengikuti diskusi ilmiah bersama akademisi dan praktisi dari berbagai negara yang membahas isu-isu strategis seputar perkembangan layanan bimbingan dan konseling di era digital.
Beberapa topik utama yang menjadi perhatian dalam konferensi antara lain:
- Artificial Intelligence vs Human Intelligence in Mental Health Interventions: An Asian Perspective
- Global Trends in Guidance and Counseling for SDGs Achievement
- Counseling Policy and Practice in ASEAN: Challenges and Opportunities for SDGs
Selain itu, konferensi juga membahas berbagai inovasi dalam layanan konseling, seperti penguatan kesejahteraan peserta didik melalui kolaborasi sekolah dan keluarga, penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam praktik konseling, hingga Art Therapy Workshop sebagai pendekatan kreatif dalam mendukung kesehatan mental.
Forum internasional tersebut menjadi ruang strategis bagi para akademisi untuk bertukar gagasan, memperkuat jejaring penelitian, sekaligus merumuskan inovasi layanan bimbingan dan konseling yang relevan dengan tantangan global.
Bukti Komitmen Membangun Budaya Akademik Internasional
Keikutsertaan dosen BKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mendapat dukungan penuh dari Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), Dr. Naila Farah, M.Ag.
Menurutnya, keterlibatan dosen dalam forum internasional merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam membangun budaya akademik yang unggul, kolaboratif, dan berdaya saing global.
“Kami terus mendorong dosen untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai forum ilmiah internasional. Kehadiran mereka bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga memperkuat reputasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam serta UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di tingkat dunia. Melalui kolaborasi akademik seperti ini, diharapkan lahir berbagai inovasi dan kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat,” ujar Dr. Naila Farah.
Hal senada disampaikan Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Bambang Setiawan, M.Pd. Ia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada salah satu dosennya sebagai moderator konferensi internasional.
“Kepercayaan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas sumber daya manusia yang dimiliki Prodi BKI. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh dosen dan mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas riset, publikasi ilmiah, serta memperluas jejaring akademik di tingkat internasional,” ungkapnya.
Perkuat Jejaring Global dan Reputasi UIN Siber Cirebon
Partisipasi aktif dalam The 3rd Bandung International Conference of Guidance and Counselling (BICGC) 2026 menjadi bagian dari upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi.
Melalui forum ini, dosen BKI tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga dipercaya memimpin jalannya diskusi ilmiah bersama para pakar dunia. Peran tersebut menunjukkan bahwa kompetensi akademisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin diakui dalam forum akademik internasional.
Ke depan, kolaborasi seperti ini diharapkan mampu membuka peluang kerja sama penelitian, publikasi bersama, pertukaran akademik, hingga pengembangan inovasi layanan bimbingan dan konseling yang berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Dengan semangat kolaborasi global, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen melahirkan akademisi yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, pendidikan, serta pembangunan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.



