Perkuat Tata Kelola Jurnal Ilmiah Berbasis Digital dan AI untuk Tingkatkan Reputasi Akademik Global
UIN Siber Sirebon — Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) menyelenggarakan Workshop Peningkatan Akreditasi Jurnal Orasi Menuju Terindeks Scopus pada Kamis–Jumat, 21–22 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Smartclass Gedung FDKI tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta tim pengelola jurnal sebagai bagian dari upaya strategis meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan reputasi akademik kampus di tingkat nasional maupun internasional.
Jurnal Orasi Targetkan Naik ke SINTA 2 dan Tembus Scopus
Workshop ini menjadi momentum penting bagi pengelola Jurnal Orasi dalam memperkuat tata kelola jurnal ilmiah agar mampu meningkatkan akreditasi dari peringkat SINTA 3 menuju SINTA 2 serta menembus indeksasi internasional Scopus.
Langkah tersebut dinilai sangat penting mengingat publikasi ilmiah bereputasi internasional kini menjadi salah satu indikator utama kualitas perguruan tinggi dan daya saing akademik global.
Kegiatan dipandu oleh Dr. Busro, S.Ud., M.Ag., selaku relawan jurnal yang telah berpengalaman dalam pengembangan dan pendampingan jurnal ilmiah terakreditasi.
Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa kualitas jurnal tidak hanya ditentukan oleh isi artikel, tetapi juga oleh tata kelola penerbitan yang profesional, sistematis, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
“Pengelolaan jurnal yang baik dimulai dari manajemen website jurnal yang sistematis, pengelolaan data dan penerbitan yang terstruktur, serta memperluas jejaring kolaborasi dengan para peneliti dari berbagai negara,” ujarnya.
Optimalisasi OJS 3 dan Pemanfaatan AI Jadi Fokus Penguatan
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan pendampingan teknis terkait penguatan sistem pengelolaan jurnal berbasis Open Journal System (OJS) 3, optimalisasi tampilan dan fitur website jurnal, pengelolaan data berbasis Artificial Intelligence (AI), hingga penyelarasan template artikel sesuai standar publikasi internasional.
Selain itu, peserta juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola jurnal dan menyusun rencana tindak lanjut sebagai bagian dari roadmap menuju jurnal bereputasi global.
Pendekatan berbasis teknologi digital tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan editorial, efektivitas manajemen publikasi, serta memperkuat visibilitas jurnal di tingkat internasional.
Pengelolaan Profesional Jadi Kunci Reputasi Jurnal Ilmiah
Pada kesempatan tersebut, Dr. Jaja Suteja, M.Pd.I., menegaskan bahwa jurnal berkualitas harus dibangun melalui sistem pengelolaan yang profesional, terukur, dan berkelanjutan.
Menurutnya, tata kelola jurnal yang baik akan berpengaruh langsung terhadap kualitas akreditasi serta relevansi publikasi ilmiah dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat global.
“Untuk menghasilkan konten jurnal yang berkualitas harus dimulai dari tata kelola jurnal yang baik dan tersistem. Pengelolaan yang profesional akan berkorelasi langsung dengan peningkatan akreditasi dan publikasi pengetahuan yang relevan dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.
UIN Siber Cirebon Perkuat Reputasi Akademik Global Berbasis Digital
Melalui workshop ini, FDKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya akademik, publikasi ilmiah, dan transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi Islam.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari strategi besar UIN Siber Cirebon dalam membangun ekosistem akademik berbasis teknologi yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing global.
Dengan peningkatan kualitas jurnal ilmiah, diharapkan karya-karya akademik dosen dan peneliti UIN Siber dapat semakin dikenal luas serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, komunikasi Islam, dan transformasi pendidikan tinggi di era digital.


