UIN Siber Cirebon — Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas lulusan melalui program Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi berbasis Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi terukur sekaligus pengakuan profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern.
Sebanyak 20 mahasiswa dari berbagai program studi—Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), dan Sosiologi Agama (SA)—ikut ambil bagian dalam program ini. Pelaksanaan kegiatan terbagi dalam dua tahap, yakni pelatihan pada 14 April 2026 dan dilanjutkan dengan uji sertifikasi pada 21 April 2026.
Sertifikasi kompetensi ini diselenggarakan bekerja sama dengan LSP MSDM Talenta Gemilang, lembaga yang memiliki otoritas resmi dalam pelaksanaan uji kompetensi sesuai standar nasional. Para peserta diuji dalam tiga skema strategis, yakni Staf Administrasi SDM, Digital Marketing, dan Desain Grafis—bidang yang dinilai krusial di tengah tuntutan industri berbasis teknologi dan kreativitas.
Program ini hadir sebagai respons atas perubahan lanskap dunia kerja yang semakin kompetitif. Lulusan perguruan tinggi kini dituntut tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga bukti kompetensi yang terstandar. Sertifikasi BNSP menjadi salah satu instrumen penting dalam menjawab tantangan tersebut karena memberikan legitimasi profesional berbasis standar nasional.
Secara konseptual, program ini juga selaras dengan pemikiran Gary Becker tentang human capital, yang menekankan pentingnya investasi dalam pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, gagasan employability skills dari Lee Harvey Yorke turut menegaskan bahwa lulusan dengan keterampilan terverifikasi memiliki daya saing lebih tinggi di pasar kerja.
Dekan FDKI, Dr. Naila Farah, M.Ag, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan lulusan yang adaptif dan profesional. “Mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan ijazah. Sertifikasi kompetensi menjadi bukti nyata kesiapan mereka memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Dekan I, Dr. Arief Rachman, S.Sos., M.Si, menekankan pentingnya integrasi antara teori dan praktik. “Perguruan tinggi harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menunjukkan kompetensi secara konkret,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Dekan II, Dr. Jaja Suteja, M.Pd.I, menyoroti pentingnya kolaborasi dengan lembaga profesional eksternal. Menurutnya, kerja sama dengan LSP menjadi langkah strategis untuk membuka akses sertifikasi yang diakui secara nasional.
Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Herny Gusbrava selaku penanggung jawab. Ia menegaskan bahwa kesiapan karier mahasiswa harus dibangun sejak dini. “Kami ingin mahasiswa lulus dengan percaya diri, membawa kompetensi nyata, dan memiliki sertifikat profesi sebagai modal penting menghadapi dunia kerja,” ungkapnya.
Melalui program ini, FDKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan perannya sebagai fakultas yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan nilai-nilai keislaman, tetapi juga progresif dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja, kompeten, dan relevan dengan perkembangan zaman.


