Berita Prestasi Prestasi Akademik SDGs
Home » Pos » Berita » Hak Asuh Anak Tak Cukup Berdasarkan Dokumen, Riset Dosen UIN Siber Cirebon Dorong Hakim Lihat Kondisi Nyata Anak

Hak Asuh Anak Tak Cukup Berdasarkan Dokumen, Riset Dosen UIN Siber Cirebon Dorong Hakim Lihat Kondisi Nyata Anak

Hak Asuh Anak Tak Cukup Berdasarkan Dokumen, Riset Dosen UIN Siber Cirebon Dorong Hakim Lihat Kondisi Nyata Anak

UIN Siber Cirebon – Prestasi akademik kembali ditorehkan sivitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. Tim dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil mempublikasikan artikel ilmiah pada Mawaddah: Journal of Islamic Family Law, jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Bandung.

Publikasi ini menjadi bukti nyata komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghasilkan penelitian yang tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga menawarkan solusi terhadap persoalan hukum keluarga Islam yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait perlindungan hak-hak anak pascaperceraian.

Artikel ilmiah tersebut berjudul “The Implementation of Descente in Hadhanah Disputes: A Juridical and Child Psychological Perspective in Religious Courts”.

Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi akademik yang ditulis oleh:

  1. Barkah Ramdhani – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
  2. Dr. Wasman – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
  3. Dr. Sugianto – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
  4. H. Edy Setyawan, Lc., M.A. – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
  5. Khiyaroh – Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta

Mengkaji Sengketa Hak Asuh Anak dari Perspektif Hukum dan Psikologi

Penelitian ini mengangkat isu yang sangat relevan dalam kehidupan masyarakat, yaitu sengketa hak asuh anak (hadhanah) setelah perceraian.

Dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Publikasikan Riset Internasional tentang Moderasi Beragama, Tawarkan Solusi Perkuat Harmoni di Tengah Keberagaman

Selama ini, proses persidangan hak asuh anak umumnya bertumpu pada alat bukti formal, seperti dokumen dan keterangan saksi. Namun, penelitian ini menyoroti pentingnya descente atau pemeriksaan setempat, yaitu kunjungan langsung hakim ke lokasi untuk melihat kondisi nyata lingkungan tempat tinggal anak.

Melalui pendekatan tersebut, hakim tidak hanya memperoleh gambaran dari dokumen persidangan, tetapi juga dapat memahami secara langsung kondisi psikologis, lingkungan pengasuhan, serta hubungan emosional anak dengan orang tua atau pengasuhnya.

Mengutamakan Kepentingan Terbaik bagi Anak

Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris, melalui studi kepustakaan, analisis putusan pengadilan, dan wawancara mendalam dengan para hakim di lingkungan Peradilan Agama.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan descente memiliki peran strategis dalam membantu hakim mengambil keputusan yang lebih objektif dan berkeadilan.

Pemeriksaan langsung di lapangan mampu menghadirkan fakta-fakta yang sering kali tidak terungkap dalam persidangan, seperti:

Dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Tembus Jurnal Scopus Q1, Tawarkan Solusi Tata Kelola Pesisir Indonesia yang Lebih Berkelanjutan

  • kondisi tempat tinggal anak;
  • kedekatan emosional anak dengan orang tua;
  • rasa aman dan kenyamanan anak;
  • lingkungan tumbuh kembang anak;
  • pola pengasuhan yang dijalankan masing-masing pihak.

Dengan demikian, keputusan mengenai hak asuh tidak hanya didasarkan pada aspek hukum formal, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan psikologis anak sebagai pihak yang paling terdampak.

Perlunya Pedoman yang Lebih Jelas

Penelitian juga menemukan bahwa penerapan descente di berbagai Pengadilan Agama masih beragam, baik dari sisi intensitas pelaksanaan, kualitas pemeriksaan, maupun pemanfaatan hasil pemeriksaan dalam pertimbangan putusan hakim.

Perbedaan tersebut berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan dalam penerapan prinsip kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of the child).

Oleh karena itu, tim peneliti merekomendasikan perlunya:

  • penyusunan pedoman yang lebih komprehensif melalui regulasi Mahkamah Agung;
  • peningkatan kapasitas hakim dalam memahami psikologi anak;
  • penguatan sinergi antara aspek hukum dan ilmu psikologi dalam penyelesaian perkara hadhanah.

Kontribusi bagi Pengembangan Hukum Keluarga Islam

Penelitian ini memberikan perspektif baru bahwa penyelesaian sengketa hak asuh anak tidak cukup hanya berorientasi pada norma hukum, tetapi juga harus memperhatikan kondisi psikologis anak secara utuh.

Dosen UIN Siber Cirebon Publikasikan Riset Hukum Keluarga Islam, Tawarkan Konsep Pembagian Harta Bersama yang Lebih Berkeadilan

Pendekatan tersebut sejalan dengan tujuan hukum Islam (maqashid syariah) yang mengedepankan perlindungan terhadap jiwa, keluarga, dan kemaslahatan anak sebagai generasi penerus bangsa.

Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi bagi hakim, akademisi, advokat, mediator, mahasiswa hukum, serta para praktisi peradilan dalam membangun sistem penyelesaian sengketa keluarga yang lebih humanis dan berorientasi pada kepentingan terbaik anak.

Manfaat bagi Masyarakat

Penelitian ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, antara lain:

  • meningkatkan pemahaman orang tua bahwa hak asuh anak harus mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan anak, bukan semata-mata kepentingan orang tua;
  • menjadi referensi bagi hakim dalam mengambil putusan yang lebih adil, objektif, dan berbasis kondisi nyata anak;
  • memperkuat perlindungan hak-hak anak dalam proses peradilan;
  • mendorong penyelesaian sengketa keluarga yang lebih mengedepankan pendekatan psikologis, kemanusiaan, dan keadilan;
  • menjadi bahan pengembangan kebijakan hukum keluarga Islam yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

UIN Siber Cirebon Terus Perkuat Budaya Riset Berdampak

Keberhasilan publikasi ini semakin menegaskan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun budaya riset yang berkualitas, kolaboratif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sebagai Cyber Islamic University, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong para dosen untuk menghasilkan penelitian yang mampu menjawab berbagai persoalan aktual, mulai dari hukum keluarga, pendidikan, ekonomi syariah, teknologi digital, hingga isu-isu sosial kemasyarakatan.

Melalui karya ilmiah yang aplikatif, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat terus berkontribusi dalam penguatan sistem hukum nasional, perlindungan anak, serta pembangunan masyarakat Indonesia yang berkeadilan dan berkeadaban.

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

July 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Archives

Pos Terbaru