UIN Siber Cirebon – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menerima kunjungan benchmarking dari FEBI UIN Raden Intan Lampung pada Senin, 11 Mei 2026 di Auditorium Siber Lantai 7 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penguatan kualitas akademik sekaligus mendukung persiapan pembukaan Program Studi Pariwisata Syariah di UIN Raden Intan Lampung.
Benchmarking tersebut menjadi wadah strategis untuk mempererat kerja sama antar perguruan tinggi Islam melalui pertukaran pengalaman, informasi, dan praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan fakultas serta pengembangan program studi.
Perkuat Sinergi Antar Perguruan Tinggi Islam
Kegiatan benchmarking dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan FEBI dari kedua institusi. Delegasi UIN Raden Intan Lampung dipimpin oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. H. A. Kumedi Ja’far, S.Ag., M.H., sementara pihak tuan rumah diwakili oleh Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, M.H.
Dalam sambutannya, Dr. H. Didi Sukardi, M.H. menyampaikan apresiasi atas kunjungan akademik tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan benchmarking menjadi ruang kolaboratif untuk saling berbagi pengalaman dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar perguruan tinggi Islam. Melalui benchmarking, kita dapat saling bertukar gagasan, pengalaman, dan strategi pengembangan akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi seperti ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Dukung Pembukaan Prodi Pariwisata Syariah di UIN Lampung
Sementara itu, Dekan FEBI UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. H. A. Kumedi Ja’far, S.Ag., M.H., menjelaskan bahwa benchmarking dilakukan sebagai bagian dari upaya pengembangan kelembagaan dan persiapan pembukaan Program Studi Pariwisata Syariah di lingkungan UIN Raden Intan Lampung.
Menurutnya, pengalaman dan pengelolaan akademik di FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi referensi penting dalam memperkuat kesiapan institusi, khususnya dalam pengembangan program studi berbasis ekonomi dan industri halal.

“Kami ingin belajar dan berbagi pengalaman terkait penguatan tata kelola akademik serta pengembangan program studi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Benchmarking ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas kelembagaan dan pengembangan Prodi Pariwisata Syariah,” ungkapnya.
Dalam sesi diskusi, kedua institusi membahas berbagai hal terkait pengelolaan fakultas, pengembangan kurikulum, tata kelola program studi, hingga strategi peningkatan mutu akademik dan layanan mahasiswa.
Wadah Berbagi Praktik Terbaik dan Penguatan Kolaborasi
Kegiatan benchmarking berlangsung secara interaktif dengan semangat kolaborasi dan saling berbagi pengalaman antar institusi. Selain menjadi sarana pertukaran informasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat jejaring kerja sama antar kampus dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital.

Melalui benchmarking ini, FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan mutu pendidikan tinggi Islam sekaligus membangun kolaborasi strategis yang berkelanjutan antar perguruan tinggi.


