UIN Siber Cirebon — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berinovasi menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah pembukaan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.(9/8/26).
Pada tahap awal, jalur RPL FITK akan dipersiapkan untuk tiga Program Studi Sarjana (S1), yakni Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (Tadris IPS), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Program ini menjadi peluang bagi masyarakat yang telah memiliki pengalaman belajar, pengalaman kerja, pelatihan, maupun kompetensi relevan untuk memperoleh pengakuan akademik melalui proses asesmen sesuai ketentuan yang berlaku.
RPL, Jembatan Pengalaman Menuju Pendidikan Tinggi
RPL merupakan pendekatan pendidikan yang memberikan ruang bagi pengalaman dan kompetensi seseorang untuk dinilai secara akademik. Dengan demikian, proses belajar tidak hanya dipandang berasal dari bangku kuliah, tetapi juga dapat terbentuk melalui pengalaman profesional, pendidikan nonformal, pendidikan informal, maupun berbagai aktivitas pembelajaran yang relevan.
Bagi FITK, pengembangan RPL menjadi bagian dari upaya menghadirkan konsep lifelong learning atau pembelajaran sepanjang hayat.
Melalui RPL, pengalaman yang selama ini diperoleh masyarakat dapat dihubungkan dengan sistem pendidikan formal secara terukur dan bertanggung jawab.
Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi para guru, tenaga kependidikan, praktisi pendidikan, pengelola lembaga pendidikan, aparatur pemerintah, maupun masyarakat dengan pengalaman profesional yang relevan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1.
Dipersiapkan melalui Workshop dan Pendampingan
Kesiapan FITK dalam membuka jalur RPL tidak dibangun secara instan. Fakultas telah mengikuti berbagai rangkaian workshop, bimbingan teknis, dan pendampingan bersama para pakar serta tim yang memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan RPL.
Sebelumnya, pimpinan fakultas, ketua program studi, calon asesor, dan tim pengembang kurikulum mengikuti Workshop dan Bimbingan Teknis Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang dipandu oleh Tim Asesor RPL Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa).
Penguatan tersebut kemudian dilanjutkan melalui pendampingan penyusunan dokumen dan kesiapan implementasi RPL bersama Tim Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Ar-Raniry Aceh.
Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan sistem RPL FITK memiliki fondasi akademik dan penjaminan mutu yang kuat.
Tiga Prodi FITK Disiapkan Membuka Jalur RPL
Pada tahap awal, FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mempersiapkan tiga program studi untuk penyelenggaraan jalur RPL, yaitu:
- S1 Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (Tadris IPS)
- S1 Manajemen Pendidikan Islam (MPI)
- S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
Ketiga program studi tersebut dipersiapkan melalui proses pemetaan dan penguatan berbagai perangkat akademik agar mekanisme RPL dapat dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel.
Bukan Sekadar Administrasi, tetapi Proses Akademik
Pelaksanaan RPL tidak berhenti pada pengakuan pengalaman. Setiap kompetensi calon mahasiswa tetap harus melalui proses asesmen yang dilakukan secara sistematis oleh asesor sesuai standar akademik program studi.
FITK melakukan penguatan pada sejumlah aspek penting, mulai dari kebijakan internal, perangkat asesmen, pemetaan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), mekanisme konversi atau pengakuan kredit, hingga peningkatan kompetensi calon asesor RPL.
Langkah tersebut diperlukan agar pengalaman dan kompetensi calon mahasiswa dapat dinilai berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan mekanisme tersebut, RPL diharapkan mampu mempertemukan dua hal penting: pengalaman yang telah dimiliki masyarakat dan standar akademik perguruan tinggi.
Memperluas Akses Pendidikan Tinggi
Wakil Dekan Bidang Akademik FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan bahwa pembukaan jalur RPL merupakan langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.
“Melalui jalur RPL, FITK memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pengakuan akademik atas pengalaman belajar dan pengalaman kerja yang telah dimiliki. Program ini merupakan bagian dari transformasi layanan akademik yang lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapan FITK tidak hanya dibangun melalui kelengkapan administratif. Penguatan sistem penjaminan mutu dan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama.
Kolaborasi dengan para pakar RPL nasional serta Tim LPM UIN Ar-Raniry Aceh menjadi bagian dari upaya memastikan penyelenggaraan RPL dapat berjalan kredibel dan sesuai dengan standar mutu pendidikan tinggi.
Kesempatan bagi Guru dan Praktisi Pendidikan
Kehadiran RPL membuka peluang baru bagi masyarakat yang selama ini memiliki pengalaman profesional, tetapi ingin memperoleh pengakuan akademik melalui pendidikan formal.
Guru, tenaga kependidikan, praktisi pendidikan, pengelola lembaga pendidikan, aparatur pemerintah, hingga masyarakat dengan pengalaman relevan dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti jalur ini.
Namun, calon peserta tetap perlu memenuhi persyaratan dan mengikuti proses asesmen sesuai ketentuan program studi. RPL bukan jalur untuk melewati standar akademik, melainkan mekanisme untuk mengakui capaian pembelajaran yang benar-benar telah dimiliki.
Dari Pengalaman Menjadi Capaian Akademik
Bagi FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, RPL bukan sekadar program penerimaan mahasiswa. Lebih dari itu, RPL merupakan bagian dari transformasi pendidikan tinggi yang menempatkan pengalaman dan pembelajaran sepanjang hayat sebagai bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia.
Melalui tiga program studi yang dipersiapkan, FITK ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk melanjutkan pendidikan dengan sistem yang fleksibel, terukur, dan tetap mengutamakan mutu.
Pengalaman tidak harus berhenti menjadi pengalaman. Melalui RPL, pengalaman dapat dinilai, diakui, dan menjadi bagian dari perjalanan akademik menuju masa depan yang lebih baik.
Informasi mengenai persyaratan, mekanisme pendaftaran, jadwal seleksi, proses asesmen, dan ketentuan lainnya akan disampaikan melalui kanal resmi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan FITK.


