UIN Siber Cirebon (Semarang) — Forum Mahasiswa KIP Kuliah (FORMAKIP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas organisasi melalui kegiatan study banding sekaligus benchmarking ke FORMAKIP UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (18/02/2026) di ruang teater ISDB Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Kampus 3.
Mengusung tema “Transformasi FORMAKIP Melalui Pertukaran Intelektual dan Kolaborasi Strategis”, kegiatan ini diikuti oleh 41 mahasiswa penerima KIP Kuliah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, didampingi oleh dua pendamping, yakni Tia Triana Suharyantini dan Silvia Indriani.
Rombongan disambut hangat oleh Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan FTIK, Margono beserta jajaran. Dalam sambutannya, Margono menyampaikan apresiasi atas inisiatif FORMAKIP UIN Siber Cirebon yang dinilai sebagai langkah progresif dalam membangun jejaring dan peningkatan kapasitas organisasi mahasiswa.
“Kami merasa terhormat atas kunjungan ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk saling berbagi praktik baik dan memperkuat sinergi antar mahasiswa KIP Kuliah di lingkungan PTKIN,” ujarnya.
Perkuat Kapasitas dan Tata Kelola Organisasi
Dalam kesempatan tersebut, Tia Triana Suharyantini menegaskan bahwa kegiatan benchmarking ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran organisasi.
“Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk memperoleh informasi, berbagi pengalaman, serta menggali referensi terkait sistem pengelolaan organisasi yang lebih efektif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Silvia Indriani menambahkan bahwa pertukaran ide dan pengalaman antar FORMAKIP menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas layanan dan program bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah.
“Kami berharap hasil dari kegiatan ini dapat diimplementasikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, sehingga FORMAKIP semakin adaptif, inovatif, dan berdampak,” jelasnya.
Suara Ketua FORMAKIP: Kolaborasi sebagai Kunci Transformasi
Ketua FORMAKIP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Rizki Haikal Irsal Maulana (Mahasiswa Hukum Tata Negara), menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan organisasi.
“Study banding ini membuka ruang belajar yang sangat luas bagi kami. Tidak hanya memperkaya perspektif, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun FORMAKIP yang lebih progresif dan berdampak,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua FORMAKIP UIN Walisongo Semarang, Farhan Ananda Saputra (Mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam), menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya jejaring antar mahasiswa KIP Kuliah.
“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antar FORMAKIP. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk saling menguatkan, berbagi praktik terbaik, dan bersama-sama meningkatkan kualitas organisasi mahasiswa KIP Kuliah di tingkat nasional,” tuturnya.
Momentum Kolaborasi dan Transformasi
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang diskusi produktif yang membahas berbagai aspek penting, mulai dari tata kelola organisasi, program kerja, hingga strategi pemberdayaan mahasiswa KIP Kuliah.
Melalui kegiatan ini, FORMAKIP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi organisasi mahasiswa yang unggul, kolaboratif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keberhasilan program KIP Kuliah di lingkungan kampus.
Ke depan, sinergi antar FORMAKIP di berbagai PTKIN diharapkan semakin kuat, sehingga mampu menciptakan ekosistem mahasiswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan dan kepedulian sosial yang tinggi.





