UIN Siber Cirebon – Semangat kemerdekaan dan pelestarian budaya lokal mewarnai rangkaian kegiatan KKN Kelompok 01 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama masyarakat Desa Astanalanggar, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Melalui kegiatan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan Sedekah Bumi, mahasiswa KKN bersama pemerintah desa dan masyarakat membangun semangat persatuan, gotong royong, serta kepedulian terhadap tradisi lokal pada 17–18 Agustus 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan HUT ke-81 RI yang dilaksanakan di Lapangan Mulyasari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan dalam agenda Lomba Ceria di Desa Astanalanggar. Pada hari berikutnya, mahasiswa KKN bersama masyarakat mengikuti rangkaian Sedekah Bumi sebagai bentuk syukur sekaligus upaya menjaga tradisi yang telah hidup di tengah masyarakat.
Upacara Kemerdekaan Jadi Momentum Memperkuat Persatuan
Peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum bagi masyarakat Desa Astanalanggar untuk kembali mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memaknai kemerdekaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui upacara bersama, masyarakat diajak untuk tidak hanya mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga meneruskan nilai-nilai yang diwariskan para pahlawan melalui persatuan, kepedulian, dan semangat gotong royong.
Keterlibatan mahasiswa KKN 01 dalam rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya mendekatkan mahasiswa dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat desa.
Lomba Ceria Hidupkan Semangat Kemerdekaan
Setelah upacara, suasana peringatan kemerdekaan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan perlombaan dalam agenda Lomba Ceria di Desa Astanalanggar. Perlombaan menjadi ruang interaksi yang mempertemukan mahasiswa KKN dengan masyarakat dalam suasana yang penuh kebersamaan.
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan sosial dan semangat gotong royong. Kebersamaan yang terbangun menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
Bagi mahasiswa KKN, keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan juga memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya komunikasi, kerja sama, dan partisipasi dalam kehidupan sosial.
Sedekah Bumi Lestarikan Tradisi dan Ungkapan Syukur
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Sedekah Bumi pada 18 Agustus 2026. Tradisi tersebut menjadi bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil bumi dan rezeki yang diberikan Tuhan, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antarwarga.
Kegiatan Sedekah Bumi juga memiliki nilai penting dalam pelestarian budaya lokal. Di tengah perkembangan zaman, tradisi masyarakat menjadi bagian dari identitas yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Kuwu Desa Astanalanggar, Sobi, S.Ag., menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan dan Sedekah Bumi dapat dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat.
“Sebagai masyarakat Desa Astanalanggar, mari kita maknai HUT Kemerdekaan RI bukan hanya dengan upacara dan perlombaan yang ceria, tetapi juga dengan menumbuhkan semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air. Begitu pula melalui Sedekah Bumi, kita panjatkan rasa syukur atas segala nikmat dan hasil bumi yang telah diberikan. Semoga kebersamaan dalam merayakan kemerdekaan dan melestarikan tradisi menjadi kekuatan untuk membangun Desa Astanalanggar yang semakin maju, rukun, dan penuh keberkahan.”
KKN UIN Siber Hadirkan Pengabdian Berbasis Masyarakat
Keterlibatan KKN Kelompok 01 dalam peringatan HUT RI dan Sedekah Bumi menjadi bagian dari komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk menghadirkan pengabdian yang dekat dengan kebutuhan dan kehidupan masyarakat.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 01, Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag., turut mendampingi rangkaian kegiatan. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan kemasyarakatan menjadi ruang pembelajaran kontekstual, di mana mahasiswa dapat memahami nilai sosial, budaya, dan semangat kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat Desa Astanalanggar.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan semangat Kampus Inklusif, dengan menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran dan pengabdian perguruan tinggi. Melalui interaksi langsung, mahasiswa tidak hanya berkontribusi dalam kegiatan masyarakat, tetapi juga belajar mengenai kearifan lokal dan nilai-nilai kebersamaan.
Dari perspektif pembangunan berkelanjutan, kegiatan tersebut sejalan dengan SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya dalam menjaga warisan budaya dan memperkuat komunitas lokal, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.
Rangkaian HUT ke-81 RI dan Sedekah Bumi di Desa Astanalanggar menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebersamaan, sementara pelestarian tradisi menjadi bagian dari upaya menjaga identitas dan kekuatan sosial masyarakat. Melalui KKN 01, UIN Siber Cirebon terus mendorong pengabdian yang tidak hanya hadir dalam bentuk program, tetapi juga tumbuh bersama masyarakat.


