UIN Siber Cirebon – Upaya meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis produk halal terus diperkuat oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Melalui KKN Kelompok 105, mahasiswa menghadirkan Seminar Edukasi dan Pendampingan Sertifikasi Produk Halal di Balai Desa Mandala, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, pada Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi tema KKN Pendampingan Proses Produk Halal sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung penguatan ekonomi lokal yang berdaya saing.
Seminar diikuti oleh para pelaku UMKM, perangkat desa, kepala dusun, dan masyarakat Desa Mandala yang memiliki maupun sedang merintis usaha di bidang pangan dan produk konsumsi lainnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sertifikasi halal sebagai jaminan kualitas produk, peningkatan kepercayaan konsumen, sekaligus nilai tambah yang mampu memperluas peluang pasar.
Perangkat Desa Mandala, Agus, yang mewakili Kuwu H. Rodiah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan wawasan baru bagi pelaku UMKM di Desa Mandala. Harapannya, semakin banyak produk lokal yang memiliki sertifikasi halal sehingga mampu meningkatkan daya saing sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Bekali UMKM Memahami Proses Sertifikasi Halal
Seminar menghadirkan Mahrun Nisa Ali, M.A. sebagai narasumber yang menjelaskan konsep produk halal, regulasi penyelenggaraan sertifikasi halal, manfaat sertifikasi bagi pengembangan usaha, hingga tahapan pengajuan sertifikat halal sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain memperoleh materi, peserta juga mendapatkan pendampingan teknis mengenai persiapan dokumen dan prosedur pengajuan sertifikasi. Sesi diskusi berlangsung interaktif karena para pelaku UMKM dapat berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai kendala yang mereka hadapi dalam proses pengurusan sertifikasi halal.
Menurut Mahrun Nisa Ali, sertifikasi halal telah menjadi kebutuhan penting bagi UMKM untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas akses pasar.
“Sertifikasi halal bukan sekadar memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga menjadi bentuk komitmen pelaku UMKM dalam memberikan jaminan kualitas, keamanan, dan kepercayaan kepada konsumen. Melalui edukasi dan pendampingan ini, kami berharap semakin banyak UMKM yang siap mengurus sertifikat halal secara mandiri,” jelasnya.
Mahasiswa Hadir Membawa Solusi bagi Masyarakat
Ketua KKN Kelompok 105, Dava Marga Pratama, menjelaskan bahwa seminar ini disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat Desa Mandala yang menunjukkan masih perlunya pendampingan mengenai sertifikasi halal bagi pelaku usaha.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga berupaya mendampingi masyarakat agar mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam pengembangan usahanya.
“Kami ingin para pelaku UMKM tidak hanya memahami pentingnya sertifikasi halal, tetapi juga memiliki kesiapan untuk mengurusnya. Melalui pendampingan ini, kami berharap produk-produk UMKM Desa Mandala semakin kompetitif dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ungkap Dava.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Dr. Novianti Muspiroh, M.P. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang terus mendorong mahasiswa menghadirkan program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pengabdian UIN Siber Perkuat Ekonomi Lokal Berbasis Halal
Melalui Seminar Edukasi dan Pendampingan Sertifikasi Produk Halal, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan UMKM melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat lahirnya produk-produk UMKM yang tersertifikasi halal, memiliki daya saing tinggi, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program ini juga menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis produk halal.


