UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Kelompok 130 menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik serta proses awal pembuatan kompos bagi masyarakat Desa Kasugengan Kidul. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 2 Agustus 2026, pukul 08.30–12.00 WIB, bertempat di Blok Jati Doyong, RT 08/RW 03, Desa Kasugengan Kidul.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KKN 130 dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga secara tepat, khususnya sampah organik yang masih memiliki nilai manfaat apabila dikelola dengan baik.
Edukasi Pemilahan Sampah melalui Praktik Langsung
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh edukasi mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik, jenis-jenis sampah yang dapat dipilah, serta cara pengelolaannya. Edukasi kemudian dilanjutkan dengan praktik pemilahan sampah secara langsung sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam menerapkannya.
Sampah organik seperti sisa makanan, sayuran, buah-buahan, daun, dan ranting diperkenalkan sebagai bahan yang dapat dimanfaatkan untuk proses awal pembuatan kompos. Melalui pengelolaan tersebut, sampah rumah tangga diharapkan tidak sekadar menjadi limbah, tetapi dapat diolah menjadi sesuatu yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Ketua Kelompok KKN 130, Jen, berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Saya berharap dengan adanya pembuatan kompos ini dapat berguna untuk masyarakat, khususnya dalam mengolah limbah rumah tangga sehingga menjadi lebih bermanfaat.”
Membangun Kebiasaan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Kegiatan ini turut melibatkan perangkat setempat, termasuk Ketua RT dan RW, serta masyarakat Desa Kasugengan Kidul. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong agar kebiasaan memilah dan mengelola sampah dapat terus dilakukan setelah program KKN berakhir.
Ketua RW 03, Yaskur, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh KKN 130 karena masyarakat tidak hanya diberikan pemahaman, tetapi juga diajak mempraktikkan pemilahan sampah secara langsung.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk langsung mempraktikkan pemilahan sampah. Semoga kebiasaan baik ini dapat terus diterapkan setelah kegiatan KKN selesai.”
Melalui kegiatan tersebut, KKN 130 mendorong terbentuknya kebiasaan sederhana namun berdampak, yaitu memilah sampah sejak dari sumbernya. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Mendukung SDGs melalui Pengelolaan Sampah
Kegiatan edukasi pengelolaan sampah ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui upaya mendorong masyarakat mengurangi dan mengelola limbah secara lebih bijak.
Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, karena pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi salah satu langkah untuk menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui edukasi, praktik langsung, dan kolaborasi dengan masyarakat, KKN 130 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari langkah sederhana di tingkat rumah tangga. Upaya tersebut diharapkan dapat terus berkembang menjadi kebiasaan bersama yang memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan Desa Kasugengan Kidul.


