UIN Siber Cirebon – Upaya menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memperkuat karakter anak usia dini terus dilakukan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mahasiswa KKN Tematik Kelompok 45 berkolaborasi dengan TK PGRI Desa Mayung, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, dalam kegiatan pengenalan permainan tradisional yang diselenggarakan pada Kamis (23/7/2026). Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengajak anak-anak kembali mengenal permainan tradisional di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Kegiatan diikuti oleh peserta didik TK PGRI Desa Mayung, guru, serta mahasiswa KKN. Rangkaian acara diawali dengan senam ceria untuk membangun semangat dan keceriaan anak-anak sebelum dilanjutkan dengan berbagai permainan tradisional seperti congklak, hulahoop, dan estafet pindah balok yang dikemas secara edukatif, interaktif, dan menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mendukung pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, kemampuan motorik, konsentrasi, sportivitas, kerja sama, dan interaksi sosial anak sejak usia dini.
Permainan Tradisional Jadi Media Belajar yang Menyenangkan
Di tengah semakin tingginya intensitas penggunaan gawai oleh anak-anak, permainan tradisional menjadi alternatif pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman belajar secara langsung sekaligus mempererat interaksi antarteman.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN mendampingi setiap permainan, memberikan motivasi kepada peserta, serta berkolaborasi dengan guru dalam menciptakan suasana belajar yang aktif dan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap permainan sambil belajar bekerja sama, mematuhi aturan, dan menghargai teman.
Wali Kelas A TK PGRI Desa Mayung, Ibu Lina, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja diselenggarakan bertepatan dengan Hari Anak Nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap hak anak untuk belajar, bermain, dan berkembang secara optimal.
“Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional, sehingga kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar sambil bermain dan bebas berekspresi. Permainan tradisional menjadi salah satu media yang menyenangkan untuk melatih keberanian, kreativitas, kerja sama, sekaligus memperkenalkan kembali budaya yang mulai jarang dimainkan oleh anak-anak,” ujarnya.
Kolaborasi Mahasiswa dan Sekolah Lestarikan Warisan Budaya
Ketua KKN Tematik Kelompok 45 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Bayu, mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KKN untuk mendukung pendidikan anak usia dini melalui pendekatan yang kreatif dan berbasis budaya lokal.
Menurutnya, permainan tradisional tidak hanya menghadirkan kegembiraan, tetapi juga mengandung nilai-nilai karakter yang penting bagi tumbuh kembang anak.
“Kami merasa senang dapat terlibat dalam kegiatan ini. Kehadiran mahasiswa KKN bukan hanya untuk membantu jalannya permainan, tetapi juga mendukung upaya sekolah dalam menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mengenalkan kembali nilai-nilai budaya melalui permainan tradisional kepada anak-anak,” ungkap Bayu.
Melalui sinergi antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung pendidikan yang humanis, pelestarian budaya, serta pembentukan karakter generasi muda sejak usia dini.
Program ini juga sejalan dengan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran yang inklusif dan bermakna, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui aktivitas fisik yang mendukung tumbuh kembang anak, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pelestarian warisan budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat.


