UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 09 Desa Ambulu UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar program Penguatan Literasi Keuangan bagi siswa di SDN 1 Ambulu, SDN 2 Ambulu, dan SDN 3 Ambulu. Kegiatan yang berlangsung pada 27–30 Juli 2026 ini memadukan edukasi pengelolaan keuangan, pengenalan gerakan Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, serta praktik membuat celengan dari botol bekas.
Program tersebut menjadi upaya mahasiswa KKN untuk mengenalkan pengelolaan keuangan kepada anak-anak sejak dini dengan cara yang sederhana, interaktif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain memahami pentingnya menabung, siswa juga diajak mengenal nilai Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.
Belajar Mengelola Uang dan Mengenal Rupiah
Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi literasi keuangan pada Senin (27/7/2026) di SDN 1 dan SDN 2 Ambulu. Materi kemudian dilanjutkan pada Rabu (29/7/2026) di SDN 3 Ambulu.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengelola uang secara bijak serta membangun kebiasaan menabung sejak usia sekolah. Siswa juga mendapatkan sosialisasi mengenai Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, mulai dari mengenali keaslian uang Rupiah, merawat uang dengan baik, hingga menumbuhkan rasa bangga menggunakan Rupiah.
Pendekatan edukasi dibuat komunikatif agar siswa dapat memahami bahwa literasi keuangan bukan sekadar mengetahui nilai uang, tetapi juga bagaimana menggunakannya secara bertanggung jawab.
Celengan dari Botol Bekas, Menabung Sekaligus Berkreasi
Setelah memperoleh materi, siswa diajak mempraktikkan langsung pembuatan celengan menggunakan botol bekas. Praktik dilaksanakan pada Selasa (28/7/2026) di SDN 1 dan SDN 2 Ambulu, kemudian dilanjutkan Kamis (30/7/2026) di SDN 3 Ambulu.
Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret. Botol bekas yang sebelumnya tidak terpakai diubah menjadi media untuk menyimpan uang. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar menabung, tetapi juga diperkenalkan pada pemanfaatan barang bekas secara kreatif.
Antusiasme siswa terlihat selama proses pembelajaran dan praktik. Mereka aktif mengikuti arahan mahasiswa serta menunjukkan ketertarikan saat membuat celengan masing-masing.
Literasi Keuangan untuk Generasi yang Lebih Bijak
Penyampai materi dari KKN Kelompok 09, Mutiara, Anis Kusumaningrum, Rizki Nurwijayanti, dan Musyfiq Amrullah, menilai penguatan literasi keuangan penting diberikan sejak usia dini.
“Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga memahami cara mengelola keuangan dengan baik. Melalui edukasi literasi keuangan, materi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, serta praktik membuat celengan dari botol bekas, kami berharap siswa dapat membiasakan diri menabung, menghargai nilai uang, dan lebih bijak dalam mengelola keuangan sejak dini.”
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 09, Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I., turut mendampingi pelaksanaan program.
Melalui kegiatan ini, KKN Kelompok 09 berharap siswa di Desa Ambulu tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang keuangan, tetapi juga mulai membangun kebiasaan menabung, menghargai Rupiah, serta mengelola uang secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut turut mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan pengetahuan dan keterampilan dasar literasi keuangan, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan botol bekas menjadi celengan yang bernilai guna. Program ini menjadi langkah sederhana untuk membentuk generasi yang lebih cakap secara finansial sekaligus peduli terhadap lingkungan.


