UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 138 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkolaborasi dengan masyarakat Desa Pengarengan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, dalam aksi bersih selokan yang berlangsung pada 20–24 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa bersama masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya menjaga saluran air agar tetap berfungsi dengan baik.
Aksi tersebut menyasar sejumlah titik saluran drainase dan selokan di Desa Pengarengan yang mengalami penyumbatan akibat penumpukan sampah dan endapan lumpur. Selain mahasiswa KKN, kegiatan turut melibatkan perangkat desa dan warga setempat.
Bersihkan Sampah dan Lumpur, Perlancar Aliran Air
Sebelum kegiatan dimulai, mahasiswa KKN melakukan koordinasi bersama pemerintah desa dan masyarakat untuk menentukan titik-titik saluran yang menjadi prioritas pembersihan. Proses pembersihan kemudian dilakukan secara gotong royong dengan mengangkat sampah, mengeruk endapan lumpur, serta membersihkan material yang menghambat aliran air.
Sampah dan lumpur hasil pembersihan dikumpulkan kemudian dibuang ke tempat yang telah ditentukan. Keterlibatan aktif masyarakat membuat proses pembersihan berjalan secara kolaboratif sekaligus memperkuat hubungan antara mahasiswa KKN dan warga.
Selain membuat lingkungan terlihat lebih bersih dan rapi, pembersihan saluran drainase diharapkan dapat membantu memperlancar aliran air serta mengurangi potensi genangan ketika hujan turun.
KKN Kelompok 138 Dorong Kesadaran Warga Jaga Lingkungan
Kegiatan tidak hanya berorientasi pada hasil fisik berupa selokan yang lebih bersih. Mahasiswa KKN Kelompok 138 juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga saluran air secara berkelanjutan.
Ketua Kelompok KKN 138 bersama Bapak Lugu dan para ketua RT turut mendukung pelaksanaan kegiatan bersama warga. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa persoalan kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun individu tertentu.
Salah seorang Ketua RT, Bu RT, mengapresiasi aksi yang dilakukan mahasiswa KKN bersama masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN bersama warga. Selokan yang sebelumnya banyak dipenuhi sampah dan lumpur kini menjadi lebih bersih sehingga aliran air kembali lancar. Semoga masyarakat semakin sadar untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.”
Melalui kegiatan tersebut, warga diharapkan semakin memahami dampak kebiasaan membuang sampah ke saluran air. Kesadaran untuk menjaga kebersihan selokan menjadi langkah penting agar manfaat kegiatan tidak berhenti setelah program KKN selesai.
Bersih Selokan Dukung Lingkungan Berkelanjutan dan SDGs
Aksi bersih selokan KKN Kelompok 138 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 6 – Air Bersih dan Sanitasi Layak, melalui upaya menjaga saluran air dan lingkungan agar tetap bersih serta berfungsi dengan baik.
Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 11 – Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, karena mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang lebih bersih, sehat, aman, dan nyaman. Selain itu, semangat gotong royong antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat mencerminkan SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Dengan lingkungan yang lebih bersih dan saluran air yang kembali lancar, aksi KKN Kelompok 138 diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi Desa Pengarengan sekaligus mendorong masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama.


