UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 32 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan edukasi ecoprint bersama anak-anak Desa Suci, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang memadukan pembelajaran kreatif, pengembangan keterampilan, serta pengenalan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan alami di sekitar.
Ecoprint diperkenalkan sebagai teknik menghasilkan motif pada kain dengan memanfaatkan bentuk dan pigmen alami dari bagian tumbuhan, seperti daun dan bunga. Kegiatan dikemas secara praktik agar anak-anak dapat belajar sekaligus menghasilkan karya mereka sendiri.
Mengenalkan Kreativitas Berbasis Alam
Sebelum praktik dimulai, mahasiswa KKN memberikan penjelasan sederhana mengenai konsep ecoprint serta memperkenalkan berbagai jenis daun yang dapat digunakan sebagai bahan. Anak-anak diajak mengamati bentuk, tekstur, dan karakteristik daun yang tersedia di lingkungan sekitar.
Setelah mendapatkan penjelasan, peserta mulai menyusun daun di atas kain sesuai dengan kreativitas masing-masing. Anak-anak diberikan kebebasan menentukan pola dan komposisi sehingga setiap karya memiliki motif yang berbeda.
Salah seorang mahasiswa KKN Kelompok 32 mengatakan kegiatan tersebut sengaja menggunakan pendekatan praktik agar anak-anak memperoleh pengalaman secara langsung.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mencoba dan menghasilkan karya mereka sendiri. Ecoprint kami pilih karena prosesnya cukup menarik, bahan-bahannya dekat dengan lingkungan, dan dari kegiatan ini anak-anak bisa belajar tentang kreativitas sekaligus pentingnya memanfaatkan alam dengan bijak.”
Belajar Sambil Berkarya dan Peduli Lingkungan
Selama proses pembuatan ecoprint, mahasiswa KKN mendampingi peserta mulai dari pemilihan bahan, penyusunan daun, hingga proses pengolahan kain. Anak-anak terlihat aktif bertanya dan mencoba berbagai kombinasi daun untuk mendapatkan motif yang mereka inginkan.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghasilkan karya seni, tetapi juga menjadi media pembelajaran untuk mengenalkan lingkungan kepada anak-anak. Melalui pemanfaatan tumbuhan di sekitar, peserta belajar bahwa alam dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus bahan untuk berkarya.
Mahasiswa juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan bahan dari alam secara bijak dan tidak merusak tanaman. Dengan demikian, kegiatan kreatif tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus kepedulian anak-anak terhadap lingkungan sejak dini.
Tumbuhkan Kreativitas dan Kepercayaan Diri Anak
Suasana kegiatan berlangsung ceria dan interaktif. Anak-anak tampak antusias ketika memilih daun, menyusun pola, dan melihat hasil karya yang mereka buat. Perbedaan motif menunjukkan bahwa setiap peserta memiliki kreativitas dan imajinasi masing-masing.
Selain melatih kreativitas, kegiatan ecoprint juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar teliti dan sabar dalam mengikuti setiap tahapan. Salah seorang peserta mengaku senang karena mendapatkan pengalaman baru.
“Seru karena bisa membuat gambar dari daun. Ternyata daun yang ada di sekitar rumah bisa digunakan untuk membuat motif di kain. Saya ingin mencoba membuat lagi di rumah.”
Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman dalam mengembangkan metode edukasi yang kreatif dan kontekstual. Sementara bagi anak-anak, ecoprint memberikan ruang untuk belajar, bereksperimen, dan mengenal potensi lingkungan sekitar.
Selaras dengan SDGs
Kegiatan ecoprint KKN Kelompok 32 turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Pertama, SDGs Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pengalaman belajar yang kreatif, interaktif, dan kontekstual bagi anak-anak di luar pembelajaran formal.
Kedua, kegiatan ini mendukung SDGs Tujuan 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui pengenalan pemanfaatan bahan alami sebagai media berkarya dan penggunaan sumber daya lingkungan secara bijak. Ketiga, kegiatan tersebut berkaitan dengan SDGs Tujuan 13: Penanganan Perubahan Iklim, melalui upaya menanamkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Melalui kegiatan ecoprint, mahasiswa KKN Kelompok 32 berharap anak-anak Desa Suci tidak hanya membawa pulang hasil karya, tetapi juga pengalaman, pengetahuan, kreativitas, dan kesadaran bahwa berkarya dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan.


