UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem halal nasional dengan menyelenggarakan Pelatihan Vokasi dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal (JULEHA) Batch 7. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026, sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia halal yang profesional, kompeten, dan sesuai dengan standar syariat Islam serta standar kompetensi nasional.
Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam menjawab meningkatnya kebutuhan masyarakat dan industri terhadap tenaga Juru Sembelih Halal (JULEHA) yang memiliki keterampilan teknis, pemahaman syariah, serta tanggung jawab profesional dalam menjaga kehalalan produk pangan, khususnya produk hasil sembelihan.
Wakil Rektor II: Juru Sembelih Halal Berperan Strategis dalam Ekosistem Halal
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas dan sertifikasi kompetensi bagi para juru sembelih halal di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk halal yang terjamin prosesnya.
Menurut Prof. Jamali, keberadaan tenaga JULEHA yang kompeten memiliki posisi strategis dalam memastikan kualitas dan kehalalan produk pangan yang dikonsumsi masyarakat.
“Juru sembelih halal memiliki peran yang sangat penting dalam rantai jaminan produk halal. Karena itu, pelatihan dan sertifikasi kompetensi seperti ini menjadi langkah nyata dalam mendukung implementasi sistem jaminan produk halal di Indonesia,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar untuk berkontribusi dalam penguatan ekosistem halal melalui pengembangan SDM yang unggul dan tersertifikasi.
Ketua LPH: Cetak JULEHA yang Kompeten, Amanah, dan Profesional
Sementara itu, Ketua LPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Mariyah Ulfah, M.E.Sy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam mencetak tenaga juru sembelih halal yang tidak hanya memahami aspek teknis penyembelihan, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam terkait fiqih penyembelihan halal dan etika profesi.
“Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan juru sembelih halal yang kompeten, amanah, dan mampu memenuhi kebutuhan industri halal yang terus berkembang, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ujarnya.
Menurutnya, kebutuhan terhadap SDM halal tersertifikasi semakin meningkat seiring berkembangnya industri halal dan implementasi kebijakan Jaminan Produk Halal (JPH) di Indonesia.
Materi Komprehensif: Fiqih, Sanitasi, hingga Praktik Lapangan
Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi teori yang komprehensif, meliputi:
- Fiqih Penyembelihan Halal
- Kesejahteraan Hewan (Animal Welfare)
- Sanitasi dan Higienitas Penyembelihan
- Standar Operasional Penyembelihan Halal
- Implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH)
Selain pembelajaran di kelas, peserta juga mengikuti praktik penyembelihan langsung di Rumah Potong Hewan (RPH) Battembat, yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran berbasis pengalaman lapangan.
Praktik ini bertujuan agar peserta mampu mengimplementasikan teori secara langsung, memahami prosedur teknis secara detail, serta meningkatkan keterampilan profesional sesuai standar profesi JULEHA.
Uji Kompetensi Jadi Tahap Akhir Sertifikasi
Sebagai tahapan akhir, seluruh peserta mengikuti uji kompetensi Juru Sembelih Halal untuk mengukur kemampuan, keterampilan, serta kesiapan mereka dalam menjalankan tugas secara profesional sesuai standar nasional.
Melalui proses ini, peserta yang dinyatakan kompeten diharapkan dapat berkontribusi langsung dalam memperkuat rantai pasok halal, baik di rumah potong hewan, industri pangan, maupun sektor layanan halal lainnya.
Perkuat Ekosistem Halal Nasional
Melalui penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Uji Kompetensi JULEHA Batch 7, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan perannya sebagai kampus yang aktif mendukung pengembangan ekosistem halal nasional, tidak hanya melalui pendidikan akademik, tetapi juga melalui peningkatan kualitas SDM halal yang profesional dan tersertifikasi.
Langkah ini sekaligus menjadi kontribusi nyata UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung implementasi Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.


