UIN Siber Cirebon – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mematangkan persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui rapat koordinasi sosialisasi KKN kepada pemerintah desa yang akan menjadi lokasi penempatan mahasiswa.
Rapat yang digelar secara daring pada Minggu (5/7/2026) tersebut dipimpin oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Sustainable Development Goals (SDGs) LPPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Budi Manfaat, M.Si. dan diikuti oleh tim pelaksana KKN.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LPPM memastikan seluruh proses persiapan berjalan optimal sebelum mahasiswa diterjunkan ke desa-desa lokasi KKN yang dijadwalkan berlangsung mulai 13 Juli hingga 21 Agustus 2026.
Dalam arahannya, Dr. Budi Manfaat menekankan pentingnya pelaksanaan sosialisasi yang komprehensif kepada seluruh kepala desa agar memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan, mekanisme, serta luaran (output) program KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Menurutnya, komunikasi yang baik sejak awal akan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan KKN sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam membangun masyarakat.
“Tim sosialisasi harus mampu menjelaskan secara utuh maksud dan tujuan KKN, mulai dari konsep pelaksanaan, bentuk program kerja mahasiswa, hingga output yang diharapkan. Kepala desa perlu memahami bahwa KKN bukan sekadar kegiatan akademik mahasiswa, tetapi juga merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat yang diharapkan memberikan manfaat langsung bagi pembangunan desa,” tegas Dr. Budi Manfaat.
Ia juga mengingatkan agar seluruh tim menyampaikan informasi secara komunikatif, terbuka, dan mudah dipahami sehingga pemerintah desa dapat memberikan dukungan penuh selama pelaksanaan KKN.
Perkuat Kolaborasi Kampus dan Desa
Melalui sosialisasi ini, LPPM berharap terbangun kolaborasi yang lebih erat antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan pemerintah desa. Dukungan kepala desa dinilai sangat penting untuk membantu mahasiswa mengenali potensi, kebutuhan, dan tantangan yang ada di masyarakat sehingga program kerja yang disusun benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan.
Program KKN Tahun 2026 juga diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat desa.
Mahasiswa nantinya akan mengimplementasikan berbagai program yang berorientasi pada penguatan pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, literasi digital, kesehatan, lingkungan, penguatan kelembagaan desa, hingga berbagai inovasi berbasis potensi lokal.
Wujud Komitmen Pengabdian Berdampak
Pelaksanaan KKN menjadi salah satu program unggulan LPPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pembangunan masyarakat.
Dengan persiapan yang matang, koordinasi yang intensif, serta komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, diharapkan KKN Tahun 2026 mampu menghasilkan program-program yang inovatif, aplikatif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.
Melalui semangat kolaborasi antara kampus dan desa, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus meneguhkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, dan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.


