UIN Siber Cirebon – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memantapkan persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Sebagai bentuk keseriusan dalam membangun kolaborasi dengan pemerintah desa, LPPM menerjunkan Tim Sosialisasi KKN ke 19 kecamatan dan 145 desa yang akan menjadi lokasi pengabdian mahasiswa.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi LPPM untuk memastikan seluruh pemerintah desa memahami tujuan, mekanisme, hingga manfaat program KKN sebelum mahasiswa diterjunkan ke lapangan. Pelaksanaan KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dijadwalkan berlangsung mulai 13 Juli hingga 21 Agustus 2026.
Sebelum tim diterjunkan, LPPM terlebih dahulu menggelar rapat koordinasi secara daring pada Minggu (5/7/2026) yang dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Sustainable Development Goals (SDGs), Dr. Budi Manfaat, M.Si. dan diikuti seluruh tim pelaksana KKN.
Dalam arahannya, Dr. Budi Manfaat menegaskan bahwa sosialisasi menjadi tahapan yang sangat penting dalam menyamakan persepsi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa sehingga pelaksanaan KKN mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Tim sosialisasi harus mampu menjelaskan secara utuh maksud dan tujuan KKN, mulai dari konsep pelaksanaan, bentuk program kerja mahasiswa, hingga output yang diharapkan. Kepala desa perlu memahami bahwa KKN bukan sekadar kegiatan akademik mahasiswa, tetapi merupakan wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat yang diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan desa,” tegas Dr. Budi Manfaat.
Ia juga meminta seluruh tim agar menyampaikan materi sosialisasi secara komunikatif, terbuka, dan mudah dipahami sehingga tercipta sinergi yang kuat antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat selama pelaksanaan KKN.
Tim Bergerak ke 19 Kecamatan dan 145 Desa
Sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi, mulai Senin hingga Jumat, 6–10 Juli 2026, LPPM secara resmi menerjunkan tim sosialisasi ke 19 kecamatan dan 145 desa yang tersebar di wilayah penempatan mahasiswa KKN.
Staf LPPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, May Nasiroh, S.E., menjelaskan bahwa penyebaran tim dilakukan agar seluruh desa memperoleh informasi yang sama mengenai pelaksanaan KKN Tahun 2026.
“Tim kami disebar ke 19 kecamatan dan 145 desa untuk memastikan seluruh pemerintah desa mendapatkan penjelasan secara langsung mengenai pelaksanaan KKN. Kami ingin membangun komunikasi sejak awal agar pelaksanaan KKN berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Bukti Keseriusan LPPM Mengawal KKN Berkualitas
Sementara itu, salah satu anggota tim sosialisasi, Mohamad Arifin, menilai penerjunan tim ke seluruh desa merupakan bukti nyata keseriusan LPPM dalam mengawal keberhasilan program KKN.
Menurutnya, sosialisasi bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi ruang membangun komunikasi, menyerap aspirasi, sekaligus memetakan potensi dan kebutuhan desa sebagai dasar penyusunan program kerja mahasiswa.
“Keseriusan LPPM terlihat dari langkah menerjunkan tim sosialisasi secara langsung ke desa-desa. Dengan bertemu pemerintah desa sejak awal, kami dapat membangun komunikasi yang baik sekaligus memastikan program KKN benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Harapannya, kehadiran mahasiswa nantinya mampu memberikan solusi, inovasi, dan dampak positif bagi desa,” ungkap Mohamad Arifin.
Wujud Pengabdian Berdampak bagi Masyarakat
Program KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Berbagai program yang akan dijalankan mahasiswa nantinya diarahkan untuk mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Melalui sinergi antara kampus, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, KKN Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan inovasi pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, literasi digital, penguatan kelembagaan desa, hingga pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang intensif, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon optimistis pelaksanaan KKN Tahun 2026 akan menjadi ruang belajar kontekstual bagi mahasiswa sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat desa.


