UIN Siber Cirebon — Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) kelas 6C UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui praktik mata kuliah Bimbingan dan Konseling Keluarga Islam di Desa Mundu Pesisir, Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran akademik yang bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membangun keluarga harmonis berdasarkan nilai-nilai Islam.

Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini menghadirkan dosen pengampu mata kuliah, Dr. Jaja Suteja, M.Pd.I., serta didukung oleh pemerintah desa setempat, di antaranya Kuwu Desa Mundu Pesisir H. Khaerun dan Sekretaris Desa Ahmad Raden Fatin. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa BKI tidak hanya menerapkan teori yang dipelajari di kelas, tetapi juga berkontribusi langsung dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya komunikasi keluarga yang sehat dan penyelesaian konflik secara bijak.
Membangun Keluarga Harmonis Melalui Pendekatan Konseling
Dalam pemaparannya, Dr. Jaja Suteja, M.Pd.I. menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama yang sangat menentukan perkembangan karakter dan kondisi emosional setiap individu. Oleh karena itu, komunikasi yang baik serta sikap saling menghargai menjadi pondasi penting dalam membangun hubungan keluarga yang harmonis.
“Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, kami berharap materi mengenai Bimbingan dan Konseling Keluarga Islam dapat memberikan pemahaman dan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi dan berbagi pengalaman sehingga tercipta komunikasi yang hangat serta suasana belajar bersama antara mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa praktik langsung di masyarakat menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial secara nyata sekaligus melatih kemampuan komunikasi dan konseling secara aplikatif.
Diskusi Interaktif dan Edukasi Keluarga
Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi bersama, sesi tanya jawab, hingga bimbingan sederhana terkait persoalan keluarga yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Peserta tampak aktif mengikuti jalannya kegiatan dengan berbagi pengalaman serta menyampaikan berbagai persoalan keluarga yang dihadapi di lingkungan masyarakat.
Mahasiswa BKI UIN Siber Cirebon menggunakan pendekatan komunikatif agar materi lebih mudah dipahami oleh peserta. Pembahasan difokuskan pada pentingnya menjaga komunikasi dalam keluarga, membangun hubungan yang saling menghargai, serta menghadapi konflik rumah tangga dengan cara yang lebih bijaksana dan solutif.
Bentuk Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Mundu Pesisir, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu Bimbingan dan Konseling Islam secara praktis.
Kuwu Desa Mundu Pesisir, H. Khaerun, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Menurutnya, edukasi terkait keluarga sangat dibutuhkan masyarakat karena keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk lingkungan sosial yang sehat dan harmonis.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang baik antara mahasiswa dan masyarakat serta tercipta ruang edukasi yang bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya bimbingan dan konseling keluarga Islam.


