UIN Siber Cirebon (Bogor) – Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mengambil bagian dalam Seminar Nasional dan Musyawarah Luar Biasa (Muswilub) Forum Komunikasi Nasional Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (FORKOMNAS) Wilayah 2 yang diselenggarakan di Wisma Dharmais, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada 11–12 Juli 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi wujud komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendorong penguatan kapasitas mahasiswa, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat kolaborasi antarmahasiswa KPI di tingkat regional.
Kegiatan mengusung tema “The Great Awakening: Transformasi Kolektif Menuju Wadah Mahasiswa KPI yang Inklusif dan Progresif” dan diikuti oleh mahasiswa dari 12 perguruan tinggi di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Forum ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan kembali FORKOMNAS KPI Wilayah 2 setelah hampir lima tahun tidak aktif.
UIN Siber Perkuat Peran Mahasiswa dalam Jejaring Nasional
Partisipasi mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di luar ruang perkuliahan. Melalui forum ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk bertukar gagasan, membangun jejaring antarkampus, serta memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan komunikasi Islam di era digital.
Selain menjadi ruang silaturahmi, Musyawarah Luar Biasa FORKOMNAS KPI Wilayah 2 juga menghasilkan kepengurusan baru melalui proses musyawarah yang demokratis. Dalam forum tersebut, Nizar Hanafi dari Institut Nahdlatul Ulama Tasikmalaya terpilih sebagai Ketua FORKOMNAS KPI Wilayah 2, sedangkan Noor Dzaky dari Universitas Ibn Khaldun Bogor dipercaya sebagai Wakil Ketua.
Kepengurusan baru diharapkan mampu menghidupkan kembali organisasi sebagai wadah kolaborasi mahasiswa KPI sekaligus memperluas jangkauan FORKOMNAS ke berbagai perguruan tinggi yang memiliki Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Seminar Nasional Bahas Arah Baru Komunikasi Islam
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Seminar Nasional bertajuk “Arah Baru Komunikasi Islam: Membangun Narasi Media yang Toleran, Inklusif, dan Berkemajuan di Ruang Digital.” Seminar menghadirkan dua akademisi sekaligus praktisi jurnalistik, Dewi Anggrayni dan Yama Pradhana Sumbodo, yang membahas perkembangan komunikasi Islam di tengah pesatnya transformasi media digital.
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya mahasiswa KPI, dalam membangun narasi komunikasi yang moderat, inklusif, dan bertanggung jawab di ruang digital. Mahasiswa juga didorong untuk memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana menyebarkan nilai-nilai Islam yang damai, toleran, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta dari berbagai perguruan tinggi. Berbagai isu strategis mengenai literasi digital, etika komunikasi, hingga tantangan penyebaran informasi di media sosial menjadi topik yang mendapat perhatian peserta seminar.
Komitmen Membangun Mahasiswa KPI yang Adaptif dan Kolaboratif
Keikutsertaan mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam FORKOMNAS KPI Wilayah 2 menjadi bagian dari upaya kampus dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berjejaring, berorganisasi, dan berkolaborasi pada tingkat regional maupun nasional.
Melalui forum ini, mahasiswa diharapkan mampu memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi komunikasi, serta membangun sinergi dengan mahasiswa KPI dari berbagai perguruan tinggi. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk sumber daya manusia yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital.
Semangat kebangkitan FORKOMNAS KPI Wilayah 2 diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai kolaborasi yang berdampak bagi pengembangan keilmuan Komunikasi dan Penyiaran Islam, sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa dalam membangun komunikasi Islam yang inklusif, progresif, dan berkemajuan.


