“Magic of Word” dan “Akhirnya Saya Bisa” Jadi Inspirasi Generasi Muda Muslim Berkarya Lewat Literasi
UIN Siber Cirebon — Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui karya mahasiswa yang inspiratif dan kreatif. Kali ini, mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), berhasil menerbitkan dua novel sekaligus berjudul Magic of Word dan Akhirnya Saya Bisa.
Mahasiswi berprestasi tersebut adalah Nurlaila Turohmah yang sukses menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan Agama Islam tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu menghasilkan karya literasi yang inspiratif bagi generasi muda.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa budaya literasi di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkembang dan melahirkan mahasiswa yang inovatif, produktif, serta berdaya saing di era digital.
Dua Novel Inspiratif tentang Perjuangan dan Kekuatan Kata
Novel Magic of Word mengangkat tema tentang kekuatan kata-kata dalam membentuk karakter, menyembuhkan luka batin, serta mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik. Sementara novel Akhirnya Saya Bisa mengisahkan perjalanan personal seseorang dalam menghadapi rasa takut, keraguan, dan perjuangan menemukan potensi terbaik dalam dirinya.
Kedua karya tersebut dinilai relevan dengan kondisi generasi muda saat ini yang membutuhkan motivasi, semangat bertumbuh, dan ruang ekspresi positif di tengah derasnya arus informasi digital.
Melalui karya tulisnya, Nurlaila menghadirkan pesan bahwa menulis bukan sekadar aktivitas akademik, melainkan media dakwah, refleksi diri, dan sarana menyebarkan energi positif kepada masyarakat.
Ketua Jurusan PAI: Menulis adalah Dakwah Bil Qalam
Ketua Jurusan PAI Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. memberikan apresiasi tinggi atas capaian mahasiswinya tersebut. Menurutnya, keberhasilan menerbitkan dua novel sekaligus merupakan prestasi luar biasa yang mencerminkan integritas, kreativitas, dan budaya akademik yang sehat.
“Atas nama Jurusan PAI, kami mengucapkan selamat dan apresiasi yang luar biasa kepada Nurlaila Turohmah. Menerbitkan dua buku sekaligus adalah capaian yang tidak mudah dan membutuhkan integritas, konsistensi, serta sinergi antara semangat pribadi dan bimbingan akademik. Ini adalah bukti bahwa paradigma pembelajaran PAI yang kami bangun mampu melahirkan mahasiswa yang tidak hanya cakap secara teoritis, tetapi juga produktif dalam berkarya nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa menulis merupakan bagian penting dari dakwah intelektual yang harus terus dikembangkan oleh mahasiswa.
“Menulis adalah bagian dari dakwah bil qalam. Semoga karya Nurlaila menginspirasi mahasiswa lain untuk berani menulis, berpikir kritis, dan menyampaikan nilai-nilai kebaikan melalui literasi. Jurusan akan terus memfasilitasi ruang kreatif bagi mahasiswa agar semakin banyak penulis muda lahir dari PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” tambahnya.
Nurlaila Turohmah: Menulis Adalah Cara Bersyukur dan Berbagi
Sementara itu, Nurlaila Turohmah mengaku bersyukur atas terbitnya dua novel pertamanya tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada dosen dan lingkungan akademik Jurusan PAI yang terus memberikan dukungan kepada mahasiswa untuk berani berkarya.
“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah atas nikmat dan kesempatan ini. Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh dosen PAI, khususnya Ibu Ketua Jurusan Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., yang selalu mendorong kami untuk berani berkarya,” tuturnya.
Menurut Nurlaila, kedua novel tersebut lahir dari pengalaman dan refleksi pribadi yang ingin ia bagikan kepada pembaca.
“Magic of Word lahir dari keyakinan saya bahwa kata-kata memiliki energi untuk menyembuhkan dan menggerakkan. Sementara Akhirnya Saya Bisa adalah refleksi perjalanan saya keluar dari zona nyaman dan rasa takut gagal. Menulis bagi saya adalah cara bersyukur dan berbagi,” ungkapnya.
Ia juga mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, agar tidak takut memulai karya dan berani menyampaikan gagasan positif melalui tulisan.
“Untuk teman-teman PAI, jangan ragu memulai. Kita bisa berdakwah lewat apa pun, termasuk lewat tulisan,” pesannya.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Perkuat Budaya Literasi Mahasiswa
Sebagai kampus berbasis digital, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong penguatan budaya literasi melalui berbagai program pengembangan mahasiswa, mulai dari pendampingan kepenulisan, workshop literasi, hingga fasilitasi penerbitan karya ilmiah dan sastra.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi kampus dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, spiritual, dan kreatif di era transformasi digital.
Prestasi Nurlaila Turohmah diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, membangun kepercayaan diri, serta menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat melalui dunia literasi.


