UIN Siber Cirebon (Kemenag) – Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menyelenggarakan program Humas Level Up sebagai upaya memperkuat kompetensi sumber daya manusia kehumasan di lingkungan Kemenag. Pada sesi keenam yang mengangkat tema “Level Up Ecosystem: Membangun Kompetensi Humas”, kegiatan dilaksanakan secara daring pada Jumat, 8 Mei 2026 dengan menghadirkan Ahmad Furqon Kusuma Yudha selaku Ketua Tim Penyiapan Regulasi dan Pembinaan Jabatan Fungsional Pranata Humas. Kegiatan ini dimoderatori oleh Ikhsan dan diikuti oleh Pranata Humas serta pengelola kehumasan Kementerian Agama dari berbagai satuan kerja di Indonesia.
Program Humas Level Up menjadi wadah pembelajaran bersama untuk meningkatkan kapasitas humas pemerintah dalam menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital. Kegiatan ini juga dirancang agar peserta mampu memahami strategi komunikasi yang relevan di tengah derasnya arus informasi, disinformasi, potensi krisis, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap layanan informasi publik.
Penguatan Kompetensi Humas di Era Digital
Dalam pemaparannya, Ahmad Furqon Kusuma Yudha menegaskan bahwa humas saat ini tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi pengelola isu, pembangun hubungan strategis, sekaligus penjaga citra institusi di ruang publik.
Menurutnya, penguatan kompetensi humas harus dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi melalui pengembangan keterampilan, pemanfaatan teknologi, serta penguatan pola kolaborasi antarinstansi.
“Peran humas saat ini semakin strategis. Humas bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang berdampak dan adaptif,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Kementerian Agama tengah membangun Level Up Ecosystem sebagai fondasi pengembangan SDM kehumasan nasional yang lebih profesional, terukur, dan berkelanjutan.
Lima Pilar Ekosistem Humas Kementerian Agama
Dalam sesi materi, Ahmad Furqon Kusuma Yudha memaparkan bahwa ekosistem penguatan humas Kementerian Agama akan dibangun melalui lima pilar utama. Pilar pertama adalah pembinaan, yang berfokus pada penyelarasan narasi nasional, standarisasi komunikasi, serta penguatan koordinasi antara pranata humas dan pengelola kehumasan.
Pilar kedua yaitu kompetensi, yang diarahkan pada peningkatan kemampuan teknis dan strategis SDM humas. Selanjutnya, pilar ketiga adalah krisis, yang menitikberatkan pada ketahanan informasi serta kemampuan respons cepat terhadap isu publik.
Kemudian, pilar keempat adalah inovasi yang bertujuan mendorong lahirnya talenta dan ide kreatif dalam pengelolaan komunikasi publik. Adapun pilar kelima yaitu digital learning, sebagai upaya pemerataan kompetensi humas secara nasional melalui pembelajaran berbasis digital.
Ia menyebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar 1.200 Pranata Humas Kementerian Agama yang sedang dipersiapkan untuk memiliki pengembangan karier yang lebih terukur dan profesional.
Tingkatkan Engagement dan Sentimen Positif Publik
Melalui lima pilar tersebut, Kementerian Agama menargetkan sejumlah capaian strategis dalam penguatan komunikasi publik. Di antaranya peningkatan public engagement, meningkatnya sentimen positif masyarakat terhadap Kementerian Agama, percepatan respons isu publik, peningkatan kualitas konten komunikasi, serta bertambahnya SDM humas yang tersertifikasi.
Selain itu, penguatan ekosistem humas juga diharapkan mampu menciptakan narasi nasional yang lebih seragam sehingga komunikasi publik Kementerian Agama dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan terpercaya.
“Humas merupakan poin utama dalam peningkatan citra Kementerian Agama. Karena itu, penguatan ekosistem humas menjadi langkah penting agar komunikasi publik semakin berkualitas dan berdampak,” jelas Ahmad Furqon Kusuma Yudha.
Humas UIN Siber Cirebon Ikut Perkuat Kolaborasi Kehumasan Nasional
Dalam kegiatan ini, Pranata Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Mohamad Arifin dan Amelia Ayu Lestari, turut berpartisipasi aktif bersama ratusan insan humas dari berbagai satuan kerja Kementerian Agama di seluruh Indonesia. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung penguatan kapasitas SDM kehumasan yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan komunikasi publik di era digital.
Partisipasi aktif dalam program Humas Level Up juga menjadi langkah strategis untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring kolaborasi antarhumas Kemenag, serta meningkatkan kualitas layanan informasi publik di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Ruang Kolaborasi dan Pembelajaran Bersama
Kegiatan Humas Level Up tidak hanya menghadirkan pemaparan materi, tetapi juga menjadi ruang diskusi dan berbagi pengalaman antarpraktisi humas pemerintah. Pada sesi akhir kegiatan, peserta mengikuti diskusi interaktif dan tanya jawab terkait tantangan komunikasi publik, strategi pengelolaan isu, hingga pengembangan kompetensi humas di era digital.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh insan humas Kementerian Agama semakin adaptif, kreatif, dan profesional dalam menjalankan tugas kehumasan sekaligus mampu memperkuat citra positif institusi di tengah masyarakat.


