UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Siber Cirebon menunjukkan kiprah akademiknya di forum internasional melalui partisipasi dalam The 1st Kalijaga International Conference on Education (KICE) 2026 yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (15/9/2026).
Konferensi yang dilaksanakan secara hybrid tersebut mengusung tema “Innovation Toward Education: Shaping the Future of Learning”. Forum ini menjadi ruang pertukaran gagasan bagi pendidik, peneliti, dan inovator untuk membahas perkembangan pendidikan, praktik pembelajaran inovatif, serta berbagai pendekatan dalam membentuk masa depan pembelajaran.
Mahasiswa Semester 5 Tampil di Forum Internasional
Dalam konferensi tersebut, Vivi Himatul Aliyah, mahasiswi semester 5 Program Studi PBA UIN Siber Cirebon, bersama Masriah dan Septi Gumiandari, mempresentasikan penelitian berjudul “Family Communication as A Motivational Mechanism for Deaf Children’s Learning: A Qualitative Case Study in Tegal.”
Kesempatan mempresentasikan penelitian di konferensi internasional menjadi pengalaman akademik penting bagi Vivi. Selain mengasah kemampuan riset, keikutsertaan tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan komunikasi ilmiah dan mempresentasikan gagasan di hadapan peserta dari berbagai latar belakang keilmuan.
Partisipasi mahasiswa semester 5 dalam forum internasional juga menunjukkan adanya ruang pembelajaran akademik yang dapat dimanfaatkan sejak masa perkuliahan. Pengalaman tersebut mempertemukan proses penelitian yang dilakukan mahasiswa dengan forum ilmiah yang lebih luas.
Angkat Isu Pendidikan Inklusif dan Anak Tuli
Penelitian yang dipresentasikan Vivi dan tim mengangkat isu pendidikan inklusif dan pendidikan khusus, dengan fokus pada komunikasi keluarga sebagai salah satu mekanisme yang dapat memberikan motivasi dalam proses belajar anak tuli.
Melalui pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian tersebut mengeksplorasi bagaimana komunikasi dan dukungan keluarga dapat berkontribusi terhadap pengalaman belajar anak dengan hambatan pendengaran.
Topik ini sejalan dengan salah satu cakupan KICE 2026, yaitu Sustainable, Inclusive and Special Education. Selain itu, konferensi juga membahas berbagai subtema, seperti Religious Education, Innovative Teaching: Curriculum, EdTech, and the Role of AI, Language Education, Science and Mathematics Education, Early Childhood and Primary Education, serta Measurement, Assessment and Evaluation in Education.
Perkuat Budaya Riset dan Internasionalisasi PBA
Ketua Jurusan PBA, Nanin Sumiarni, S.Pd.I., M.Ag., mengapresiasi partisipasi Vivi dalam konferensi internasional tersebut.
“Keikutsertaan Vivi sebagai mahasiswa semester 5 dalam KICE 2026 merupakan bagian penting dari pengembangan budaya akademik dan internasionalisasi Jurusan PBA. Kami sangat mengapresiasi keberanian mahasiswa untuk melakukan penelitian dan mempresentasikan gagasannya dalam forum internasional sejak masih dalam proses perkuliahan. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi Vivi dan mahasiswa PBA lainnya untuk terus berkarya, meneliti, dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Keikutsertaan dalam KICE 2026 turut memperkuat komitmen PBA UIN Siber Cirebon dalam membangun ekosistem akademik yang mendorong riset, inovasi, kolaborasi, dan internasionalisasi.
Kegiatan ini juga relevan dengan SDG 4: Quality Education, terutama melalui penguatan budaya riset dan pembahasan pendidikan inklusif. Dari sisi inklusivitas, penelitian yang dipresentasikan turut membuka ruang perhatian terhadap pengalaman belajar anak dengan hambatan pendengaran.
Melalui keterlibatan mahasiswa dalam forum ilmiah internasional, PBA UIN Siber Cirebon terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik, memperluas jejaring, serta berkontribusi dalam diskursus pendidikan di tingkat nasional dan internasional.


