UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut berkontribusi dalam kegiatan manasik haji di SMP IT Akmala Sabila, Rabu (23/9/2026). Dalam kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut, mahasiswa PLP berpartisipasi sebagai panitia pelaksana untuk mendukung kelancaran pembelajaran praktik ibadah bagi para siswa.
Kegiatan manasik haji menjadi sarana pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam mengenal tata cara dan tahapan pelaksanaan ibadah haji sesuai tuntunan Islam. Melalui praktik tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mengenali rangkaian ibadah haji secara lebih konkret.
Manasik Haji sebagai Pembelajaran Praktik Keagamaan
Pelaksanaan manasik haji di SMP IT Akmala Sabila memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempelajari tahapan ibadah haji melalui pengalaman praktik. Pendekatan ini membantu menghubungkan materi keagamaan yang dipelajari dengan gambaran pelaksanaannya dalam kehidupan nyata.
Ibadah haji memiliki rangkaian tata cara yang perlu dipahami secara berurutan. Melalui kegiatan manasik, siswa memperoleh ruang untuk mengenal proses pelaksanaan ibadah tersebut sekaligus memperluas wawasan keislaman mereka.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat pendidikan agama melalui pembelajaran yang lebih aplikatif. Dengan pengalaman praktik, siswa diharapkan semakin memahami pentingnya mempelajari tata cara ibadah secara benar serta menumbuhkan semangat untuk terus memperdalam pengetahuan keagamaan.
Mahasiswa PLP FITK UIN Siber Cirebon Terlibat sebagai Panitia
Keterlibatan mahasiswa PLP FITK UIN Siber Cirebon sebagai panitia pelaksana menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung kegiatan pendidikan di sekolah. Mahasiswa membantu kepanitiaan agar rangkaian kegiatan manasik haji dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.
Partisipasi tersebut sekaligus memberikan pengalaman praktik lapangan bagi mahasiswa dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan sekolah. Selain memperoleh pengalaman di lingkungan pendidikan, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan berkoordinasi, bekerja sama, dan menjalankan tanggung jawab sesuai peran yang diberikan.
Pengalaman ini menunjukkan bahwa praktik kependidikan tidak hanya berlangsung melalui kegiatan belajar-mengajar di kelas. Keterlibatan dalam kegiatan keagamaan sekolah juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami pengelolaan aktivitas pendidikan serta mendukung pembentukan karakter peserta didik.
Menanamkan Kedisiplinan dan Tanggung Jawab dalam Beribadah
Manasik haji tidak hanya berorientasi pada pengenalan tata cara ibadah, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab kepada siswa. Dalam mempelajari rangkaian ibadah, siswa perlu memahami pentingnya mengikuti tata cara dan urutan pelaksanaan sesuai tuntunan yang dipelajari.
Sebagaimana pesan kegiatan, “Kegiatan manasik haji menjadi sarana pembelajaran praktik bagi siswa untuk memahami tata cara ibadah haji, sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab dalam beribadah.”
Pesan tersebut menegaskan bahwa pembelajaran agama memiliki peran dalam membentuk kebiasaan positif. Pemahaman keagamaan diharapkan dapat berjalan seiring dengan pembiasaan sikap disiplin, kesungguhan belajar, dan tanggung jawab dalam menjalankan ibadah.
Kegiatan manasik haji di SMP IT Akmala Sabila sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung pembelajaran yang memperkaya pengetahuan dan mengembangkan karakter peserta didik.
Melalui kolaborasi pihak sekolah dan mahasiswa PLP FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna. Diharapkan, siswa semakin memahami tata cara ibadah haji serta mampu menumbuhkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kehidupan beragama sehari-hari.


