UIN Siber Cirebon – Rangkaian #NyatAInDiCanva Roadshow di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berlanjut dengan sesi pelatihan yang menghadirkan dua narasumber nasional, Indriyatno Banyumurti dan Syammas P. Syarbini (Syammas Fitria). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026, di Auditorium Utama Gedung Siber Lantai 8 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini diikuti secara antusias oleh mahasiswa, dosen, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum.
Melalui sesi edukatif dan praktik langsung, para peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya membangun ruang digital yang aman sekaligus meningkatkan keterampilan memanfaatkan Canva dan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung produktivitas serta kreativitas.
Membangun Kesadaran Mewujudkan Ruang Digital yang Aman
Pada sesi pertama, Indriyatno Banyumurti menyampaikan materi bertajuk “Ruang Digital Aman untuk Anak Muda”. Ia mengajak peserta memahami bahwa ruang digital telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari sehingga perlu dimanfaatkan secara bertanggung jawab.

Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi harus diiringi dengan literasi digital yang baik agar masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan di dunia maya, seperti penyebaran hoaks, perundungan siber (cyberbullying), penipuan digital, hingga penyalahgunaan data pribadi.
“Ruang digital harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan produktif bagi semua. Anak muda tidak cukup hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga perlu memiliki kesadaran untuk menjaga etika, menghormati orang lain, serta melindungi data pribadinya ketika beraktivitas di dunia digital,” ujar Indriyatno Banyumurti.

Ia juga menegaskan bahwa keamanan ruang digital merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, setiap pengguna memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat, inklusif, dan bebas dari berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi.
Praktik Langsung Canva dan AI Tingkatkan Kreativitas Peserta
Suasana pelatihan semakin interaktif ketika Syammas P. Syarbini, yang lebih dikenal sebagai Syammas Fitria, memandu sesi bertajuk Canva dan #NyatAInDiCanva.

Dalam pemaparannya, Syammas memperkenalkan berbagai fitur terbaru Canva, termasuk pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang mampu membantu proses pembuatan desain, presentasi, hingga konten digital secara lebih cepat dan efisien.
Tidak hanya menyampaikan materi, ia juga mengajak seluruh peserta mempraktikkan langsung penggunaan berbagai fitur AI Canva melalui simulasi pembuatan desain berbasis prompt. Peserta tampak aktif mengikuti setiap tahapan, mulai dari menyusun ide, menghasilkan visual, hingga mengoptimalkan desain sesuai kebutuhan akademik, bisnis, maupun media sosial.

“Teknologi AI bukan untuk menggantikan kreativitas manusia, tetapi menjadi alat yang membantu kita bekerja lebih efektif. Ide tetap datang dari kita, sementara Canva membantu mewujudkannya menjadi karya visual yang menarik hanya dalam hitungan menit,” jelas Syammas Fitria.
Ia juga mendorong peserta untuk terus bereksplorasi dan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana menghasilkan karya yang bermanfaat serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Antusiasme Peserta Warnai Jalannya Pelatihan
Sesi praktik berlangsung dalam suasana yang dinamis. Mahasiswa, dosen, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum terlihat antusias mencoba berbagai fitur Canva berbasis AI, berdiskusi dengan narasumber, serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan teknologi digital di bidang pendidikan, kewirausahaan, dan industri kreatif.

Interaksi yang terbangun sepanjang kegiatan menunjukkan tingginya minat peserta terhadap pengembangan kompetensi digital. Pelatihan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Kolaborasi Perkuat Talenta Digital Indonesia
Pelaksanaan sesi pelatihan ini semakin menegaskan komitmen #NyatAInDiCanva Roadshow sebagai ruang pembelajaran yang mempertemukan kreativitas, teknologi, dan literasi digital.
Melalui kolaborasi antara Canva, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan talenta digital yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara etis, kreatif, dan bertanggung jawab.
Sejalan dengan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University, kegiatan ini turut mendukung peningkatan kompetensi digital sivitas akademika dan masyarakat sebagai bekal menghadapi perkembangan dunia kerja, industri kreatif, dan transformasi digital yang semakin pesat.


