UIN Siber Cirebon (Jakarta, Kemenag) – Persiapan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) Plus 2026 terus dimatangkan. Salah satu agenda strategis yang menjadi perhatian adalah penyelenggaraan Pameran Galeri PTKIN berbasis digital yang akan menghadirkan wajah perguruan tinggi dalam format virtual.
Sehubungan dengan persiapan pelaksanaan AICIS Plus 2026, khususnya dalam rangka memaksimalkan penyelenggaraan Pameran Galeri PTKIN berbasis digital, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI menyelenggarakan “Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Teknis Penyelenggaraan AICIS Plus 2026”.
Rakor tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan dihadiri oleh Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Pertemuan menjadi ruang koordinasi nasional untuk menyamakan persepsi, membahas kesiapan teknis, serta memastikan setiap PTKIN dapat berpartisipasi secara optimal dalam Pameran Galeri Digital AICIS Plus 2026. Selasa, (1/9/26).
Format galeri digital menjadi bagian dari inovasi AICIS Plus 2026 yang akan berlangsung dengan konsep blended dan dominan daring. Pameran yang sebelumnya identik dengan stan fisik kini dikembangkan menjadi sebuah lorong galeri virtual yang memungkinkan berbagai keunggulan PTKIN ditampilkan secara lebih kreatif dan mudah diakses.
AICIS Plus Menjadi Ruang Bersama untuk Promosi dan Kolaborasi
Rapat dibuka dengan pengarahan Kasubdit pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Dr. Nur Kafid, S.Th.I., M.Sc.
Dalam arahannya, Dr. Nur Kafid menekankan bahwa AICIS+ merupakan ruang bersama untuk mempromosikan berbagai gagasan, inovasi, dan produk unggulan perguruan tinggi.
Melalui galeri digital, setiap PTKIN diberikan kesempatan untuk memperkenalkan profil perguruan tinggi, produk unggulan, karya mahasiswa, inovasi, serta prestasi dosen dan sivitas akademika.
Karena itu, Humas PTKIN se-Indonesia juga diharapkan mengambil peran aktif dalam mempromosikan AICIS Plus 2026 melalui portal website masing-masing. Kolaborasi komunikasi tersebut dinilai penting agar informasi mengenai AICIS Plus dapat menjangkau masyarakat dan jejaring akademik yang lebih luas.
Tim IT UIN Siber Cirebon Siapkan Dashboard Digital
Sebagai tuan rumah, Tim IT UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut memastikan kesiapan infrastruktur digital. Kapus IT Riyanto, S.Kom., M.Kom., menjelaskan mekanisme pengumpulan materi melalui sistem AICIS Plus .
Humas PTKIN diminta melakukan pendaftaran melalui situs AICIS Plus. Setelah login, setiap peserta akan memperoleh dashboard masing-masing untuk mengunggah atau submit video.
Sistem tersebut juga dilengkapi fitur drafting sehingga peserta dapat menyiapkan materi secara bertahap. Panitia turut menyediakan Help Center dan layanan live chat untuk membantu peserta apabila mengalami kendala teknis.
Sementara itu, Kapus PIPD Heru Mudiyanto, M.Pd., menjelaskan ketentuan teknis video. Materi disarankan memiliki resolusi minimal Full HD dengan durasi 1 hingga 7 menit. Video dapat disiapkan dalam format landscape maupun portrait sesuai kebutuhan tampilan.
Heru juga mengingatkan pentingnya subtitle pada video. Penggunaan teks akan membantu pengunjung memahami isi materi karena sejumlah video berpotensi ditampilkan secara bersamaan di area galeri.
Humas PTKIN Aktif Berdiskusi
Rakor persiapan teknis berlangsung interaktif. Perwakilan Humas PTKIN dari berbagai daerah menyampaikan pertanyaan, masukan, dan kebutuhan terkait pengumpulan materi.
Salah satu pembahasan penting adalah cakupan konten galeri. Panitia menegaskan bahwa materi tidak hanya terbatas pada hasil penelitian LP2M, tetapi dapat mencakup profil perguruan tinggi, keunikan kampus, produk unggulan, inovasi, serta prestasi mahasiswa dan dosen.
Peserta juga menyampaikan kebutuhan waktu tambahan untuk melakukan kurasi dan menyiapkan materi. Setelah mempertimbangkan berbagai masukan dalam forum, moderator Alif Nuryanto menyampaikan kesepakatan bahwa 7 Oktober 2026 menjadi batas maksimal submit materi melalui sistem.
Dari Pameran Fisik Menuju Lorong Virtual
Rakor Humas PTKIN se-Indonesia ini menjadi langkah penting untuk memastikan transformasi Pameran Galeri AICIS Plus 2026 berjalan optimal.
Melalui dukungan teknologi digital, setiap PTKIN tidak hanya mendapatkan ruang untuk menampilkan profil dan prestasi, tetapi juga kesempatan memperkenalkan identitas, inovasi, karya mahasiswa, serta kontribusi sivitas akademika kepada masyarakat yang lebih luas.
Dari ruang Zoom yang menghubungkan Humas PTKIN se-Indonesia, lahir sebuah langkah baru: mengubah pameran fisik menjadi lorong virtual yang mempertemukan karya, inovasi, prestasi, dan keunggulan perguruan tinggi tanpa batas geografis.
AICIS Plus 2026 pun tidak sekadar menjadi forum akademik internasional, tetapi juga menjadi momentum bagi PTKIN untuk menunjukkan bahwa transformasi digital dapat membuka ruang baru bagi promosi, kolaborasi, dan pertukaran gagasan untuk Indonesia dan dunia.







