UIN Siber Cirebon (Bandung) – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Dwi Aniti, Ketua Divisi Rock Climbing Mahasiswa Pencinta Kelestarian Alam (MAHAPEKA). Dwi berhasil meraih Juara 3 kategori Lead Putri dalam ajang Pasanggiri Wall Climbing Se-Jawa Batch II yang berlangsung di kampus Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Jawa Barat, pada 27–29 Agustus 2026.
Kompetisi yang mengusung tema “Panangtang Jiwa Tandang” tersebut mempertemukan atlet panjat tebing putri dari berbagai daerah di Jawa. Para peserta ditantang untuk menunjukkan kemampuan teknik, kekuatan fisik, konsentrasi, serta ketangguhan mental dalam menaklukkan lintasan wall climbing.
Bagi Dwi, keikutsertaan dalam kompetisi ini bukan sekadar kesempatan untuk bertanding, tetapi juga menjadi bagian dari proses pengembangan kemampuan rock climbing sekaligus menguji hasil latihan yang telah dijalaninya sejak bergabung bersama MAHAPEKA.
Prestasi Pertama, Pengalaman Berharga
Capaian Juara 3 menjadi prestasi pertama Dwi Aniti dalam kompetisi wall climbing. Pencapaian tersebut menjadi pengalaman penting sekaligus bukti bahwa keberanian untuk mencoba dan konsistensi dalam berlatih dapat membuka peluang untuk berkembang lebih jauh.

Sebagai Ketua Divisi Rock Climbing MAHAPEKA, Dwi tidak hanya mengembangkan kemampuan dirinya sendiri, tetapi juga menjadi bagian dari proses penguatan kompetensi anggota di bidang panjat tebing. Pengalaman yang diperolehnya melalui kompetisi diharapkan dapat dibagikan kepada anggota lain sebagai bagian dari regenerasi dan peningkatan kapasitas organisasi.
Ajang Pasanggiri Wall Climbing Se-Jawa Batch II juga memberikan ruang bagi Dwi untuk mengukur kemampuan di tengah persaingan dengan atlet dari berbagai daerah. Tantangan lintasan menjadi kesempatan untuk melatih ketenangan, strategi, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan mengelola tekanan selama pertandingan.
Apresiasi dan Dorongan untuk MAHAPEKA
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ISBI Bandung, Indra Ridwan, S.Sos., M.Sn., M.A., Ph.D. Ia menilai pencapaian Dwi tidak hanya menjadi keberhasilan individu, tetapi juga mencerminkan proses latihan, kedisiplinan, dan keberanian untuk terus berkembang.

“Prestasi yang diraih Dwi Aniti tentu menjadi kebanggaan bagi MAHAPEKA. Ini bukan hanya tentang sebuah pencapaian individu, tetapi juga menjadi bukti bahwa proses latihan, kedisiplinan, dan keberanian untuk terus berkembang mampu melahirkan prestasi,” ujarnya.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi anggota MAHAPEKA, khususnya Divisi Rock Climbing, untuk terus meningkatkan kemampuan dan memperkuat regenerasi.
“Ke depan, saya ingin Divisi Rock Climbing tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, mental, dan profesionalitas bagi setiap anggotanya,” lanjutnya.
Dari Tebing, Tumbuh Karakter dan Prestasi
Prestasi Dwi Aniti menunjukkan bahwa aktivitas kemahasiswaan dapat menjadi ruang pengembangan potensi sekaligus pembentukan karakter. Rock climbing menuntut kekuatan fisik, konsentrasi, keberanian, kedisiplinan, dan kemampuan menghadapi tantangan—nilai-nilai yang relevan dengan pengembangan mahasiswa secara holistik.
Kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui aktivitas olahraga yang mendukung kebugaran dan kesehatan fisik. Selain itu, pengembangan keterampilan, karakter, dan pengalaman mahasiswa melalui kegiatan kompetitif turut mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pengembangan kapasitas dan keterampilan peserta didik.
Bagi MAHAPEKA, capaian tersebut menjadi momentum untuk terus mengembangkan Divisi Rock Climbing sebagai ruang belajar, berlatih, berprestasi, sekaligus membangun mental dan profesionalitas anggota. Sementara bagi Dwi Aniti, podium ketiga di Pasanggiri Wall Climbing Se-Jawa Batch II menjadi langkah awal untuk terus menantang diri dan membawa nama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon serta MAHAPEKA ke kompetisi yang lebih tinggi.



