Berita Kegiatan
Home » Pos » Berita » Cerita Maba UIN Siber Cirebon: Dari MAN 2 dan SMAN 9 Jadi Syekh Nurjati Muda

Cerita Maba UIN Siber Cirebon: Dari MAN 2 dan SMAN 9 Jadi Syekh Nurjati Muda

Kesan dan pesan Jihana serta Yusron terekam dalam wawancara yang dilakukan Frida Dwi Arifani, mahasiswa penerima beasiswa kerja yang bertugas di Unit Kerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)/Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Wawancara tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan cerita langsung dari mahasiswa baru tentang pengalaman mereka mengikuti PBAK sekaligus harapan setelah resmi menjadi bagian dari keluarga besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

UIN Siber Cirebon – Tiga hari mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 ternyata bukan sekadar agenda penyambutan bagi Jihana Noviyanti dan Muhammad Yusron Agung Nazmudin. Bagi dua mahasiswa baru UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon itu, PBAK menjadi pintu pertama untuk mengenal dunia kampus sekaligus menyiapkan diri menapaki perjalanan baru sebagai mahasiswa.

PBAK 2026 berlangsung pada 26–28 Agustus 2026. Kegiatan digelar secara hybrid dengan memperkenalkan berbagai aspek kehidupan kampus, mulai dari budaya akademik, kemahasiswaan, digital akademik, hingga moderasi beragama.

Bagi Jihana, pengalaman tersebut menjadi cerita baru setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Kabupaten Cirebon. Mahasiswa asal Suranenggala Kidul, Cirebon, itu kini memilih Program Studi Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA).

Kesan dan pesan Jihana serta Yusron terekam dalam wawancara yang dilakukan Frida Dwi Arifani, mahasiswa penerima beasiswa kerja yang bertugas di Unit Kerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)/Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Kesan dan pesan Jihana serta Yusron terekam dalam wawancara yang dilakukan Frida Dwi Arifani, mahasiswa penerima beasiswa kerja yang bertugas di Unit Kerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)/Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Wawancara tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan cerita langsung dari mahasiswa baru tentang pengalaman mereka mengikuti PBAK sekaligus harapan setelah resmi menjadi bagian dari keluarga besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

PBAK 2026 UIN Siber Cirebon Resmi Berakhir, Mahasiswa Baru Dibekali Adab, Literasi Digital, dan Moderasi Beragama

Wawancara tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan cerita langsung dari mahasiswa baru tentang pengalaman mereka mengikuti PBAK sekaligus harapan setelah resmi menjadi bagian dari keluarga besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Jihana: PBAK Membuat Saya Semakin Siap Kuliah

Jihana mengaku mendapatkan banyak pengalaman selama tiga hari mengikuti PBAK. Pertemuan dengan teman-teman baru dari berbagai latar belakang membuat suasana PBAK terasa berbeda dari pengalaman belajar sebelumnya.

“Selama mengikuti PBAK, saya mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru. Saya bisa mengenal lebih dekat kampus, teman-teman baru, serta berbagai kegiatan yang ada di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” ungkap Jihana.

Menurutnya, PBAK juga membantunya memahami bahwa kehidupan mahasiswa membutuhkan kemandirian, tanggung jawab, dan keberanian untuk terus belajar.

Kini, setelah PBAK berakhir, Jihana semakin bersemangat menjalani perkuliahan di Program Studi Al-Qur’an dan Tafsir.

AICIS Plus 2026: Saatnya Menghadirkan Gagasan Terbaik untuk Peradaban

Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menjadi mahasiswa tidak hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri, tetapi juga dapat dibagikan kepada masyarakat.

Jihana pun mengajak generasi muda yang masih mencari perguruan tinggi untuk berani menentukan pilihan dan melanjutkan pendidikan.

“Bagi teman-teman yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, jangan ragu untuk memilih UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Mari bergabung, belajar bersama, dan mengembangkan potensi untuk meraih cita-cita,” pesannya.

Yusron: Kuliah di Era Digital Harus Tetap Berpegang pada Nilai

Cerita berbeda datang dari Muhammad Yusron Agung Nazmudin. Lulusan SMAN 9 Kota Cirebon asal Pamengkang, Mundu, ini memilih Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI).

Bagi Yusron, PBAK menjadi pengalaman pertama untuk benar-benar merasakan atmosfer perguruan tinggi. Ia mendapatkan kesempatan mengenal lingkungan kampus, dosen, organisasi mahasiswa, hingga berbagai aktivitas yang dapat menjadi ruang pengembangan diri.

AICIS Plus 2026 Memanas! Akademisi Nasional-Mancanegara Serbu Zoom, Pertanyaan Substansial Banjiri Sosialisasi

“PBAK selama tiga hari sangat berkesan bagi saya. Banyak wawasan dan pengalaman baru yang saya dapatkan. Saya juga bisa bertemu dengan teman-teman baru dan belajar bagaimana menjadi mahasiswa yang aktif serta bertanggung jawab,” ujarnya.

Hal yang menarik perhatian Yusron adalah karakter UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University. Menurutnya, mahasiswa saat ini harus mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri.

Namun, kemajuan teknologi tetap harus disertai dengan etika dan nilai keislaman.

“Menjadi mahasiswa di era digital harus bisa mengikuti perkembangan teknologi. Tetapi tetap harus menjaga nilai-nilai keislaman, etika, dan tanggung jawab. Saya ingin memanfaatkan kesempatan kuliah di UIN Siber Cirebon untuk belajar dan mengembangkan diri,” tutur Yusron.

Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak takut bermimpi dan melanjutkan pendidikan tinggi.

“Untuk teman-teman yang ingin kuliah, jangan takut mencoba dan memilih UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Di sini kita bisa belajar ilmu agama, ilmu sosial, sekaligus teknologi. Mari menjadi bagian dari Syekh Nurjati Muda yang siap menghadapi masa depan,” ajaknya.

PBAK Selesai, Perjalanan Baru Dimulai

Bagi Jihana dan Yusron, PBAK bukan garis akhir. Justru, kegiatan selama tiga hari tersebut menjadi langkah pertama menuju perjalanan akademik yang lebih panjang.

Keduanya kini siap memasuki ruang perkuliahan dengan semangat baru. Mereka ingin belajar, berorganisasi, mengembangkan potensi, dan suatu hari nanti menghasilkan karya yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kesan dan pesan Jihana serta Yusron terekam dalam wawancara yang dilakukan Frida Dwi Arifani, mahasiswa penerima beasiswa kerja yang bertugas di Unit Kerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)/Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Wawancara tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan cerita langsung dari mahasiswa baru tentang pengalaman mereka mengikuti PBAK sekaligus harapan setelah resmi menjadi bagian dari keluarga besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Kisah Jihana dan Yusron juga menjadi gambaran bahwa setiap mahasiswa baru datang dengan cerita dan cita-citanya masing-masing. Ada yang ingin mendalami Al-Qur’an, ada yang ingin berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, dan ada pula yang ingin mengembangkan diri melalui teknologi.

Semua bertemu di satu tempat: UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Cyber Islamic University.

PBAK 2026 boleh berakhir. Namun, perjalanan Syekh Nurjati Muda baru saja dimulai.

Dari ruang PBAK menuju ruang perkuliahan, dari cita-cita menuju karya. Saatnya mahasiswa baru menulis cerita terbaiknya di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives

Pos Terbaru