UIN Siber Cirebon – Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan terobosan dalam penyelesaian studi doktor melalui dua jalur tugas akhir, yakni disertasi dan karya ilmiah non-disertasi. Inovasi akademik ini terlihat dalam Seminar Ujian Proposal (SUP) Disertasi Gelombang V Program Doktor Ekonomi Syariah yang digelar pada Selasa (27/10/2026). Dari sembilan mahasiswa yang mengikuti ujian, lima memilih jalur karya ilmiah non-disertasi, sedangkan empat lainnya tetap menempuh jalur disertasi.
Pelaksanaan dua jalur tersebut menjadi langkah untuk memberikan ruang bagi mahasiswa mengembangkan potensi akademik melalui bentuk karya ilmiah yang beragam, tanpa mengabaikan standar mutu dan akuntabilitas pendidikan doktor.
Direktur Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Ilman Nafi’a, M.Ag., menjelaskan bahwa pilihan penyelesaian tugas akhir melalui disertasi maupun karya ilmiah juga berlaku pada program magister. Kebijakan ini mengacu pada Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, khususnya Pasal 19 dan Pasal 20, yang menjadi dasar pengaturan bentuk tugas akhir pendidikan tinggi.
Lima mahasiswa yang memilih jalur non-disertasi adalah Mutadi, Faridah Irmayanthy, Hikam Muhtadi Zuhdi, Ayu Gumilang Lestari, dan Anton Budiyono. Mereka telah mengikuti program academic writing dan terlibat sebagai presenter dalam konferensi internasional di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Malaysia. Pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan menulis akademik, memperoleh masukan ilmiah, dan memperluas jejaring riset internasional.
Sementara itu, empat mahasiswa lainnya, yakni Aris Budiman, Febri Delmi Yetti, Lukman, dan Erin Rismaya, memilih jalur disertasi konvensional. Kedua jalur ini memiliki orientasi yang saling melengkapi: disertasi memberi ruang bagi penelitian mendalam, sedangkan jalur non-disertasi menekankan produktivitas publikasi ilmiah sesuai persyaratan akademik yang berlaku.
Jaga Mutu, Perluas Dampak Riset
Ketua Program Magister dan Doktor Ekonomi Syariah, Prof. Dr. Abdul Aziz, S.Ag., S.M., M.Ag., menyambut positif penerapan pilihan tugas akhir tersebut. Menurutnya, diversifikasi jalur dapat menjadi nilai tambah dalam penguatan mutu penelitian dan mendukung pengembangan program studi menuju standar akademik yang lebih kompetitif.
Jalur non-disertasi tetap menerapkan persyaratan publikasi secara bertingkat. Mahasiswa dengan karya pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus Q1 diwajibkan menambah publikasi pada jurnal nasional terindeks Sinta 2. Sementara itu, publikasi pada Scopus Q2 atau di bawahnya disertai kewajiban publikasi pada jurnal Sinta 2 dan jurnal internasional hasil konferensi yang tidak terindeks Scopus.
Dalam proses akademiknya, mahasiswa memperoleh penilaian dari dosen sesuai bidang kepakaran di lingkungan Pascasarjana UIN Siber Cirebon. Karya mereka juga mendapatkan pengalaman masukan ilmiah melalui kegiatan akademik internasional di USIM.
Tema penelitian yang diangkat mencakup tata kelola perbankan syariah, manajemen strategis, ekonomi internasional, zakat dan wakaf, hingga teknologi finansial (fintech) dan ekosistem digital. Ragam tema tersebut diharapkan menghasilkan kajian yang relevan bagi industri keuangan syariah, masyarakat, dan pembuat kebijakan.
Melalui pengembangan jalur tugas akhir yang terarah, Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya memperkuat budaya riset, meningkatkan produktivitas publikasi, dan memperluas kolaborasi internasional. Tujuannya bukan sekadar mempercepat penyelesaian studi, melainkan mendorong lahirnya doktor ekonomi syariah yang mampu menghasilkan karya ilmiah bermutu dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat.




