UIN Siber Cirebon – Pelaksanaan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun 2026 di Panitia Lokal (Panlok) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mendapatkan perhatian dan apresiasi dari Tim Monitoring Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PTKIN Tahun 2026.
Kegiatan monitoring yang berlangsung pada Rabu (10/6/2026) tersebut merupakan bagian dari agenda nasional Panitia PMB PTKIN untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan.
Tim monitoring yang hadir berasal dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yakni Dr. H. Muhammad Amar Khana, S.Pd.I., M.MPd., Mamat Rohimat, S.Sos., Hj. Hafsah Hadianti, M.E., dan Ani Fatimah Zahra Saifi, M.Pd. yang merupakan anggota Pokja Keuangan Panitia Nasional PMB PTKIN Tahun 2026.
Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Ayus A. Yusuf, M.Si., didampingi Kepala Bagian Umum dan Akademik Zainal Arifin, S.Ag., Kepala UPT Admisi dan Promosi Basiran, M.A., PJ SSE Riyanto, S.Kom., M.Kom., serta PJ Humas Mohamad Arifin, M.Pd.I. di Ruang PPID UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Pastikan Pelaksanaan SSE UM-PTKIN Berjalan Sesuai Standar Nasional
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Monitoring, Dr. H. Muhammad Amar Khana, S.Pd.I., M.MPd., menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dilakukan sebagai bagian dari evaluasi teknis dan administratif pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026 di seluruh PTKIN se-Indonesia.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh proses pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur, mulai dari kesiapan sarana prasarana, sistem teknologi informasi, layanan peserta, hingga tata kelola administrasi panitia lokal. Hasil monitoring ini akan menjadi bahan evaluasi dan penguatan penyelenggaraan PMB PTKIN ke depan,” jelasnya.
Menurutnya, monitoring juga menjadi sarana berbagi praktik baik antar-PTKIN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta ujian.
UIN Siber Cirebon Siap dan Optimistis Sukseskan UM-PTKIN 2026
Mewakili pimpinan universitas, Dr. H. Ayus A. Yusuf, M.Si. menyampaikan bahwa Panlok UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah melakukan berbagai persiapan secara maksimal, baik dari sisi infrastruktur teknologi, sumber daya manusia, maupun pelayanan peserta.
“Alhamdulillah hingga hari pelaksanaan ini, SSE UM-PTKIN di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berjalan aman, lancar, tertib, dan kondusif. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada seluruh peserta sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman positif bagi calon mahasiswa,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh panitia terus berupaya menjaga integritas, profesionalisme, dan kualitas layanan selama pelaksanaan ujian berlangsung.
Layanan Ramah Difabel Jadi Perhatian Khusus
Dalam sesi diskusi, Kepala UPT Admisi dan Promosi, Basiran, M.A., memaparkan salah satu pengalaman yang menjadi perhatian khusus selama pelaksanaan UM-PTKIN 2026, yakni kehadiran peserta difabel netra yang mengikuti ujian di Panlok UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Menurutnya, panitia telah memberikan layanan sesuai petunjuk teknis Panitia Nasional, mulai dari pendampingan khusus hingga fasilitas yang mendukung kenyamanan peserta selama mengikuti ujian.
“Alhamdulillah tahun ini terdapat peserta difabel netra yang mengikuti SSE UM-PTKIN di Panlok UIN Siber Cirebon. Kami berupaya memberikan pelayanan secara maksimal agar peserta dapat mengikuti seluruh proses seleksi dengan nyaman dan setara,” ungkap Basiran.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan Akademik, Zainal Arifin, S.Ag., menegaskan bahwa Panlok UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sejak awal mengedepankan prinsip ramah peserta dan ramah difabel.
“Kami ingin seluruh peserta merasakan bahwa kampus ini hadir melayani. Tidak hanya menyiapkan fasilitas yang memadai, tetapi juga membangun suasana yang humanis, inklusif, dan penuh empati,” tegasnya.
Tinjau Delapan Ruang Ujian dan Podcast Bersama SAPA
Usai melakukan pertemuan koordinasi, Tim Monitoring Panitia Nasional melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung delapan ruang ujian SSE yang berada di Gedung M dan Gedung K.
Dalam kunjungan tersebut, tim melihat secara langsung pelaksanaan ujian berbasis Computer Based Test (CBT), kesiapan perangkat komputer, jaringan internet, ruang server, hingga layanan yang diberikan kepada peserta.
Tim monitoring juga berkesempatan berdialog dengan panitia serta mengamati berbagai inovasi pelayanan yang diterapkan Panlok UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon selama pelaksanaan UM-PTKIN.
Menariknya, rangkaian monitoring turut diisi dengan sesi podcast bersama Tim SAPA (Sahabat Admisi dan Promosi Akademik) yang membahas berbagai aspek pelaksanaan UM-PTKIN 2026, mulai dari kesiapan teknologi, layanan peserta, hingga strategi menghadirkan seleksi yang profesional dan inklusif.
Humas Bergerak Cepat Glorifikasikan UM-PTKIN 2026
Keberhasilan pelaksanaan UM-PTKIN 2026 di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga didukung oleh kesigapan Tim Humas dalam melakukan publikasi dan dokumentasi kegiatan secara masif dan berkelanjutan.
Melalui pemberitaan, video reportase, podcast, media sosial, hingga konten kreatif digital, berbagai aktivitas UM-PTKIN dapat tersampaikan kepada masyarakat luas secara cepat, informatif, dan inspiratif.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri berbasis siber pertama di Indonesia yang terus mengedepankan transformasi digital tidak hanya dalam pembelajaran, tetapi juga dalam pelayanan publik dan komunikasi kelembagaan.
Dengan adanya monitoring dari Panitia Nasional, pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026 di Panlok UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin mempertegas komitmen kampus dalam menghadirkan proses seleksi yang profesional, transparan, inklusif, ramah peserta, dan ramah difabel, sekaligus menjadi inspirasi bahwa pendidikan tinggi harus dapat diakses oleh semua kalangan tanpa terkecuali.









