Berita Ekoteologi Kegiatan Nasional Pojok Rektor SDGs
Home » Pos » Berita » UI GreenMetric 2026 Tegaskan Pentingnya Kampus Berkelanjutan, UIN Siber Cirebon Perkuat Tata Kelola Digital

UI GreenMetric 2026 Tegaskan Pentingnya Kampus Berkelanjutan, UIN Siber Cirebon Perkuat Tata Kelola Digital

UI GreenMetric 2026 Tegaskan Pentingnya Kampus Berkelanjutan, UIN Siber Cirebon Perkuat Tata Kelola Digital

UIN Siber Cirebon: Dari Kampus Digital Menuju Kampus Berkelanjutan

UIN Siber Cirebon (Yogyakarta) — Keberlanjutan perguruan tinggi kini tidak lagi hanya berbicara tentang ruang hijau, pengelolaan sampah, atau bangunan hemat energi. Lebih luas dari itu, kampus berkelanjutan membutuhkan tata kelola yang kuat, pemanfaatan data, transformasi digital, pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang saling terhubung.

Pesan tersebut mengemuka dalam Pengumuman dan Penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 yang digelar di Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang diikuti lebih dari 350 peserta tersebut menjadi ruang berbagi praktik baik sekaligus evaluasi bagi perguruan tinggi di Indonesia dalam memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. Forum ini menegaskan bahwa keberlanjutan tidak seharusnya berjalan sebagai program yang terpisah, tetapi menjadi bagian dari keseluruhan ekosistem perguruan tinggi.

UI GreenMetric 2026 Tegaskan Pentingnya Kampus Berkelanjutan, UIN Siber Cirebon Perkuat Tata Kelola Digital

Delegasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut hadir dalam kegiatan tersebut. Delegasi terdiri atas Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., Dr. H. Ayus A. Yusuf, M.Si., Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I., Dr. Yuyun Maryuningsih, M.Pd., Mariyah Ulfah, M.SEy., Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., Libri Rizka Puri Windarta, M.Pd., Bagaskoro Rasyid Wicaksono, M.Sc., H. Mohamad Arifin, M.Pd.I., dan Makbul.

UIN Siber Cirebon Perkuat Tracer Study Alumni melalui Platform PRIMA PTKI

Keberlanjutan Harus Terintegrasi

Salah satu pesan penting dalam forum UI GreenMetric 2026 adalah perlunya penguatan tata kelola dan pemanfaatan data. Data tidak hanya menjadi bahan pelaporan, tetapi juga dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan, meningkatkan transparansi, dan memperkuat akuntabilitas perguruan tinggi.

“Berbagai upaya tersebut perlu dihubungkan dengan kinerja yang terintegrasi agar keberlanjutan tidak berjalan secara parsial, melainkan menjadi bagian dari keseluruhan ekosistem perguruan tinggi.”

Keberlanjutan mencakup banyak aspek, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, hingga pengelolaan lingkungan kampus.

Dalam konteks tersebut, UI GreenMetric menjadi salah satu instrumen yang mendorong perguruan tinggi untuk mengukur, mengevaluasi, dan meningkatkan kinerja keberlanjutan secara berkelanjutan.

Dr. Vishnu: Kampus sebagai Pengganda Perubahan

Ketua UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, S.E., M.I.A., menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai pengganda perubahan.

Transformasi Digital dan Budaya Keberlanjutan

Menurutnya, perubahan yang dilakukan di lingkungan kampus dapat memberikan dampak lebih luas ketika pengetahuan dan pengalaman tersebut dibawa mahasiswa, peneliti, serta sivitas akademika ke tengah masyarakat.

UI GreenMetric 2026 Tegaskan Pentingnya Kampus Berkelanjutan, UIN Siber Cirebon Perkuat Tata Kelola Digital

“Ketika universitas mengubah cara ribuan mahasiswa memahami energi, dampaknya dapat berlangsung selama satu generasi.”

Ia juga mencontohkan persoalan pengelolaan sampah. Menurut Vishnu, dampak perguruan tinggi dapat melampaui lingkungan kampus ketika penelitian dan pengabdian kepada masyarakat membantu pemerintah daerah, sekolah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah.

“Ketika penelitian dan pengabdian universitas membantu pemerintah daerah, sekolah, masyarakat dan dunia usaha memperbaiki pengembangan sampah, dampak yang bekerja bergerak jauh melampaui pagar kampus.”

PPL di Kemenag, Mahasiswa KPI UIN Siber Cirebon Buktikan Siap Kerja

Pesan tersebut memperlihatkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menciptakan perubahan yang dapat dirasakan jauh di luar lingkungan akademik.

Kampus Hijau Harus Menjadi Sistem

Pentingnya menjadikan keberlanjutan sebagai sistem juga disampaikan Ni Made Dwipanti Indrayanti, S.T., M.T.

Menurutnya, kampus hijau tidak cukup diwujudkan melalui taman yang rindang maupun bangunan hemat energi.

UI GreenMetric 2026 Tegaskan Pentingnya Kampus Berkelanjutan, UIN Siber Cirebon Perkuat Tata Kelola Digital

“Kampus hijau tidak cukup hadir melalui taman yang rindang atau bangunan hemat energi. Kampus hijau harus menjadi sistem kerja kelembagaan.”

Prinsip keberlanjutan, lanjutnya, perlu masuk ke dalam tata kelola kampus, pengajaran, riset, pengabdian kepada masyarakat, hingga akuntabilitas publik.

Dengan pendekatan tersebut, keberlanjutan tidak lagi dipandang sebagai program tambahan, melainkan menjadi bagian dari seluruh aktivitas perguruan tinggi.

Transformasi Digital Perkuat Tata Kelola

Pembahasan UI GreenMetric 2026 juga menempatkan transformasi digital sebagai bagian penting dalam membangun kampus berkelanjutan.

Dalam sesi “Kolaborasi Multisektor dalam Mewujudkan Transformasi Kampus Berkelanjutan di Indonesia”, transformasi digital disebut sebagai fondasi untuk memperkuat tata kelola perguruan tinggi.

Transformasi tersebut mencakup tiga aspek utama, yaitu people, process, dan technology.

Aspek people berkaitan dengan kesiapan individu dan organisasi, kepemimpinan, kompetensi, serta budaya kerja. Process mencakup penyempurnaan tata kerja agar lebih efektif, efisien, terintegrasi, dan berorientasi pada hasil. Sementara technology menjadi pengungkit melalui pemanfaatan infrastruktur, sistem, data, dan teknologi digital secara terintegrasi, aman, dan berkelanjutan.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM, Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., menekankan pentingnya digitalisasi untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

UI GreenMetric 2026 Tegaskan Pentingnya Kampus Berkelanjutan, UIN Siber Cirebon Perkuat Tata Kelola Digital

“Ke depan, UGM perlu memperkuat digitalisasi agar pengelolaan keberlanjutan tidak berhenti pada pemenuhan indikator, tetapi berkembang menjadi pengambilan keputusan berbasis data.”

Penguatan tersebut diarahkan melalui integrasi data antarunit, standardisasi indikator, sistem pelaporan terpadu, pengembangan dashboard keberlanjutan, integrasi SDGs, serta optimalisasi aset hijau.

Relevan dengan Transformasi UIN Siber Cirebon

Gagasan yang berkembang dalam UI GreenMetric 2026 memiliki relevansi kuat dengan transformasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi yang mengembangkan ekosistem pendidikan berbasis digital.

Pemanfaatan teknologi tidak hanya diarahkan untuk mendukung pembelajaran, tetapi juga dapat memperkuat tata kelola, integrasi data, pengelolaan kinerja, serta pengambilan keputusan berbasis informasi.

Bagi UIN Siber Cirebon, forum UI GreenMetric 2026 menjadi ruang untuk melihat bahwa transformasi digital dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan. Teknologi dapat menjadi alat untuk membuat pengelolaan kampus semakin efektif, transparan, adaptif, dan terukur.

Perguruan Tinggi sebagai Living Laboratory

Forum UI GreenMetric 2026 juga menempatkan perguruan tinggi sebagai living laboratory, yakni ruang nyata untuk mengembangkan inovasi dan solusi.

Kampus bukan hanya tempat berlangsungnya pendidikan, tetapi juga ruang untuk menguji solusi digital, membentuk talenta, serta menghubungkan riset, teknologi, kebijakan, dan kebutuhan masyarakat.

Konsep ini membuka peluang bagi perguruan tinggi untuk menjadikan persoalan nyata di lingkungan kampus dan masyarakat sebagai ruang pembelajaran sekaligus pengembangan inovasi.

UI GreenMetric 2026 dan Perguruan Tinggi Islam

Perkembangan agenda keberlanjutan juga terlihat dari meningkatnya partisipasi perguruan tinggi dalam UI GreenMetric. Dari 27 perguruan tinggi pada 2010, jumlah peserta pada 2026 mencapai 217 perguruan tinggi yang tersebar di 27 provinsi di Indonesia.

Berdasarkan total nilai keseluruhan, Universitas Indonesia menempati peringkat pertama perguruan tinggi paling berkelanjutan di Indonesia, disusul Universitas Diponegoro pada posisi kedua dan Universitas Gadjah Mada pada posisi ketiga.

Sementara itu, pada kategori perguruan tinggi Islam di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, UIN Raden Intan Lampung menempati peringkat pertama, diikuti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Raden Fatah Palembang.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa agenda keberlanjutan semakin menjadi bagian penting dalam pengembangan perguruan tinggi Islam di Indonesia.

Dari Kampus Digital Menuju Kampus Berkelanjutan

UI GreenMetric 2026 memberikan pesan sederhana tetapi penting: keberlanjutan bukan sekadar tentang peringkat. Lebih dari itu, keberlanjutan adalah gerakan untuk melakukan perbaikan secara konsisten dan menciptakan dampak nyata.

UI GreenMetric 2026 Tegaskan Pentingnya Kampus Berkelanjutan, UIN Siber Cirebon Perkuat Tata Kelola Digital

Bagi UIN Siber Cirebon, semangat tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat transformasi kampus melalui tata kelola berbasis data, pemanfaatan teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta integrasi prinsip keberlanjutan dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan demikian, kampus digital dan kampus berkelanjutan dapat berjalan beriringan. Teknologi bukan hanya sarana pembelajaran, tetapi juga instrumen untuk membangun tata kelola perguruan tinggi yang efektif, transparan, adaptif, dan berdampak.

UI GreenMetric 2026 Tegaskan Pentingnya Kampus Berkelanjutan, UIN Siber Cirebon Perkuat Tata Kelola Digital

Dari Cirebon, semangat transformasi itu diharapkan terus tumbuh. UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menghadirkan ekosistem pendidikan tinggi Islam yang hijau, berkelanjutan, inovatif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebab, kampus yang berkelanjutan bukan hanya menyiapkan generasi untuk menghadapi masa depan, tetapi juga ikut menciptakan masa depan yang lebih baik.

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Archives

Pos Terbaru