UIN Siber Cirebon (Yogyakarta) — Langkah Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun kampus berkelanjutan kembali mendapat pengakuan. Pada ajang UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil meraih Three (3) Trees Rating, atau 3 dari 5 Trees Rating.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam acara Pengumuman dan Penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 yang berlangsung pada 15 September 2026 bertempat di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Capaian ini menjadi kabar positif sekaligus penanda bahwa komitmen terhadap lingkungan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus tumbuh. Sebelumnya, pada 28 Juli 2026, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga telah menerima Certificate of Compliance sebagai pengakuan bahwa universitas telah memenuhi tujuh kriteria UI GreenMetric melalui berbagai program keberlanjutan yang dijalankan sepanjang 2026.
Rektor: Green Campus Harus Menjadi Budaya
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan UI GreenMetric bukan sekadar pencapaian dalam pemeringkatan, tetapi menjadi bukti bahwa keberlanjutan mulai menjadi bagian dari arah pengembangan universitas.
“Capaian 3 Trees Rating ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Green Campus bukan hanya tentang memperoleh penghargaan atau pemeringkatan, tetapi bagaimana kepedulian terhadap lingkungan menjadi budaya dalam kehidupan akademik dan kelembagaan,” ungkapnya.
Rektor menegaskan, transformasi menuju kampus hijau akan terus diperkuat dengan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, teknologi digital, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta agenda pembangunan berkelanjutan atau SDGs.
“Kami ingin membangun UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai kampus Islam berbasis teknologi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab ekologis dan sosial. Karena itu, capaian ini harus menjadi energi untuk melangkah lebih jauh,” tambahnya.
Maulidya: 3 Trees Rating Menjadi Pijakan untuk Naik Kelas
Kepala Pusat Publikasi Ilmiah dan Pemeringkatan LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I., menjelaskan bahwa pencapaian 3 Trees Rating merupakan hasil dari proses panjang dalam membangun budaya data, eviden, kolaborasi, dan keberlanjutan di lingkungan UINSSC.
“Bagi kami, 3 Trees Rating bukan titik akhir. Ini adalah pijakan untuk terus melakukan evaluasi, memperbaiki indikator yang masih perlu diperkuat, dan memastikan bahwa setiap program green campus benar-benar menghasilkan dampak,” jelas Maulidya.
Menurutnya, UI GreenMetric menjadi salah satu instrumen penting untuk mengukur sejauh mana kebijakan dan program keberlanjutan universitas telah dilaksanakan secara sistematis.
“Yang paling penting bukan hanya rankingnya, tetapi proses transformasinya. Kita membangun kampus yang hijau, sehat, inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Dari data dan eviden, kita bergerak menuju budaya. Dari budaya, kita berharap lahir dampak,” tegasnya.
Ke depan, UINSSC akan terus memperkuat integrasi UI GreenMetric, SDGs, riset, publikasi ilmiah, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, keberlanjutan tidak berjalan sebagai program yang terpisah, tetapi menjadi bagian dari ekosistem universitas.
Menuju Islamic Green Cyber University
Capaian 3 Trees Rating semakin memperkuat arah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun konsep Islamic Green Cyber University.
Konsep ini menempatkan keberlanjutan sebagai bagian integral dari transformasi universitas dengan memadukan nilai-nilai Islam, teknologi digital, kepedulian lingkungan, inklusivitas, pendidikan, riset, dan SDGs.
UI GreenMetric sendiri menggunakan kerangka penilaian keberlanjutan perguruan tinggi yang mencakup sejumlah aspek, antara lain infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, air, transportasi, serta pendidikan dan penelitian.
Dengan raihan 3 Trees Rating pada 2026, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan bahwa perjalanan menuju kampus hijau masih terus berlanjut. Penghargaan ini bukan garis akhir, melainkan langkah untuk memperkuat berbagai program dan meningkatkan capaian pada masa mendatang.
“Tiga pohon hari ini, untuk hutan keberlanjutan di masa depan. Green Campus bukan sekadar ranking, tetapi gerakan bersama untuk mewariskan kampus dan bumi yang lebih baik.”






