UIN Siber Cirebon — UPT Pengembangan Karier UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat sistem pelacakan lulusan dan layanan pengembangan karier mahasiswa. Langkah tersebut dilakukan melalui partisipasi dalam Sosialisasi Tracer Study Platform PRIMA PTKI yang digelar secara daring melalui Zoom Virtual Meeting, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan strategis ini menghadirkan Papay Supriatna sebagai pemberi pengarahan pembuka dan Deka Isnadi dari Tim Teknis sebagai narasumber utama. Sosialisasi berfokus pada penguatan sistem pelacakan alumni serta panduan teknis penggunaan platform PRIMA PTKI secara terintegrasi.
Tracer Study Jadi Cermin Mutu Perguruan Tinggi
Dalam arahannya, Papay Supriatna menyampaikan apresiasi atas partisipasi perguruan tinggi dalam penguatan tracer study. Menurutnya, pemetaan rekam jejak alumni perlu dilakukan secara berkelanjutan karena menjadi salah satu indikator penting dalam melihat mutu dan relevansi pendidikan tinggi.
Melalui platform PRIMA PTKI, pelacakan alumni mencakup empat kerangka utama. Pertama, pemetaan jejak alumni, seperti status bekerja, studi lanjut, kewirausahaan, dan masa tunggu kerja. Kedua, data outcome, meliputi kesesuaian bidang pekerjaan, tingkat pendapatan, dan kompetensi lulusan.
Ketiga, insight bagi kampus untuk melihat relevansi kurikulum dan efektivitas layanan karier. Keempat, data tersebut dapat menjadi landasan pengambilan keputusan strategis, termasuk mendukung kebutuhan akreditasi institusi.
Kepala UPT Pengembangan Karier UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Wahyono, M.Pd.I., menegaskan komitmen pihaknya dalam memastikan data lulusan dapat dikelola secara akurat.
“Pemetaan rekam jejak alumni bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif akreditasi, melainkan cermin utama relevansi kurikulum kami di dunia industri. Melalui platform PRIMA PTKI ini, UPT Pengembangan Karier UIN Siber Cirebon siap mengoptimalkan penelusuran lulusan agar data yang dihasilkan presisi, sahih, dan mampu menjadi dasar peningkatan kualitas tata kelola kampus,” ujar Wahyono.
Perkuat Partisipasi Alumni
Sekretaris UPT Pengembangan Karier UIN Siber Cirebon, Nelly Husni Laely, menilai keberhasilan tracer study sangat bergantung pada konsistensi dan tata kelola pendataan.
“Penguatan sistem pelacakan alumni membutuhkan konsistensi dan tata kelola pendataan yang rapi. Kami di UPT Pengembangan Karier akan memastikan alur registrasi hingga pengisian kuesioner pada platform PRIMA PTKI tersosialisasikan dengan baik kepada para alumni, sehingga tingkat partisipasinya dapat meningkat secara bertahap,” tutur Nelly.
Penguatan Teknis Pengelolaan Data Alumni
Dalam sesi teknis, Deka Isnadi menjelaskan fungsi utama platform PRIMA PTKI, termasuk sembilan langkah registrasi bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) serta alur pengisian kuesioner oleh alumni.
Diskusi juga membahas pentingnya menempatkan penanggung jawab tracer study di setiap perguruan tinggi di bawah koordinasi Career Development Center (CDC) agar pengelolaan data lebih terpusat.
Selain itu, sistem PRIMA PTKI saat ini belum terintegrasi secara otomatis dengan portal Kemendikti. Jika terdapat kebutuhan laporan data dari Kemendikti, perguruan tinggi dapat melakukan sinkronisasi dan pengunggahan data secara mandiri.
Melalui keikutsertaan dalam sosialisasi ini, UPT Pengembangan Karier UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya membangun ekosistem tracer study yang transparan, terintegrasi, akurat, dan berdampak bagi peningkatan mutu pendidikan serta layanan karier lulusan.


