UIN Siber Cirebon – Upaya Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat terus diwujudkan melalui program pengabdian berbasis kebutuhan desa. Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 105, mahasiswa menyelenggarakan kegiatan “Dialog Santai, Wawasan Bertambah: Sosialisasi Sertifikasi Produk Halal” sebagai ruang edukasi dan diskusi bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balai Desa Mandala, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (24/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan pelaku UMKM, Kepala Dusun, Ketua RT, Ketua RW, perangkat desa, serta masyarakat Desa Mandala. Dengan mengusung pendekatan dialogis, mahasiswa menghadirkan suasana diskusi yang santai namun produktif sehingga peserta dapat menyampaikan berbagai pengalaman, tantangan, serta kebutuhan mereka terkait proses sertifikasi produk halal.
Program ini menjadi bagian dari komitmen KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung percepatan implementasi sertifikasi halal sekaligus memperkuat daya saing UMKM melalui peningkatan literasi mengenai legalitas dan jaminan mutu produk.
Membangun Pemahaman Halal Melalui Dialog yang Partisipatif
Kegiatan diawali dengan silaturahmi dan perkenalan antara mahasiswa KKN dengan peserta, kemudian dilanjutkan penyampaian materi mengenai urgensi sertifikasi halal bagi UMKM. Mahasiswa menjelaskan berbagai aspek penting mulai dari persyaratan administrasi, tahapan pengajuan sertifikasi, manfaat kepemilikan sertifikat halal, hingga peluang pendampingan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha.
Suasana diskusi berlangsung interaktif karena peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga berbagi pengalaman mengenai pengelolaan usaha serta kendala yang dihadapi dalam proses memperoleh sertifikasi halal.
Melalui pendekatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman bahwa sertifikasi halal tidak hanya menjadi pemenuhan regulasi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing produk UMKM di tengah perkembangan industri halal yang semakin pesat.
Kolaborasi Mahasiswa, Pemerintah Desa, dan UMKM
Ketua KKN Kelompok 105 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dava Marga Pratama, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku UMKM dalam mempercepat implementasi program sertifikasi halal di Desa Mandala.
Pendampingan yang dilakukan mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berlanjut melalui asistensi teknis hingga pelaku usaha siap mengajukan sertifikasi halal secara mandiri.
Sementara itu, Alfu Nur Ihsan selaku moderator sekaligus fasilitator diskusi menjelaskan bahwa konsep dialog dipilih agar peserta merasa lebih nyaman dalam menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.
“Kegiatan ini kami rancang dalam bentuk dialog santai agar pelaku UMKM lebih leluasa menyampaikan pengalaman, kendala, dan kebutuhan mereka terkait sertifikasi halal. Harapannya, diskusi ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong kesiapan UMKM Desa Mandala dalam proses sertifikasi halal,” ujarnya.
Salah seorang pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan juga mengaku memperoleh banyak wawasan baru mengenai proses sertifikasi halal.
“Melalui diskusi ini kami menjadi lebih memahami manfaat serta tahapan pengajuan sertifikasi halal. Kami berharap ke depan ada pendampingan lanjutan agar proses pengurusan sertifikasi dapat berjalan lebih mudah,” ungkapnya.
Pengabdian UIN Siber untuk Penguatan Ekonomi Berkelanjutan
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 105, Dr. Novianti Muspiroh, M.P., mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, edukasi mengenai sertifikasi halal merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Dukungan juga diberikan oleh H. Rodiah, Kuwu Desa Mandala, yang menyambut baik kolaborasi antara mahasiswa KKN dan pemerintah desa dalam mendampingi masyarakat memperoleh pemahaman mengenai legalitas produk halal.
Melalui kegiatan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program pengabdian yang tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga menghasilkan dampak nyata bagi penguatan ekonomi lokal. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM diharapkan mampu mempercepat lahirnya produk-produk lokal yang memiliki daya saing tinggi, memenuhi standar halal, serta semakin dipercaya oleh masyarakat luas.
SDGs yang Relevan
- SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penguatan kapasitas UMKM agar memiliki daya saing yang lebih tinggi.
- SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dengan mendorong pengembangan usaha berbasis standar mutu dan legalitas produk.
- SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui peningkatan kesadaran akan pentingnya jaminan produk halal yang aman dan berkualitas.
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Pemerintah Desa Mandala, dan pelaku UMKM dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.


