UIN Siber Cirebon (Jakarta) – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menorehkan prestasi melalui penerimaan Piagam Penghargaan dari Komisi Nasional Disabilitas (KND) atas dukungan dalam upaya pelaksanaan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen institusi dalam mendorong pendidikan tinggi yang inklusif, setara, dan ramah bagi semua kalangan.
Piagam bernomor 27/1.7/PB.05/10/2026 tersebut ditandatangani Ketua KND, Dr. Dante Rigmalia, M.Pd., di Jakarta pada 29 Oktober 2026. Penghargaan diserahkan dalam agenda Penyerahan Penghargaan Komisi Nasional Disabilitas dan Pengembangan Unit Layanan Disabilitas (ULD) di Kantor Kementerian Sosial RI, lantai 3, Jakarta, Kamis (29/10/2026). Kegiatan berlangsung secara hybrid.
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., hadir bersama Dekan Fakultas Syariah, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., M.A. Kepala ULD, Dr. Caswito, M.H., Pranata Humas Ahli Muda, H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I., serta Makbul dan Atmaja.
Penghargaan ini memiliki makna strategis bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Apresiasi KND tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga memperkuat tanggung jawab perguruan tinggi untuk menghadirkan layanan pendidikan yang menghormati martabat manusia dan menjamin kesempatan belajar yang setara bagi penyandang disabilitas.
Rektor: Pendidikan Inklusif Harus Diwujudkan dalam Aksi Nyata
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Aan Jaelani, menegaskan bahwa pendidikan inklusif harus diwujudkan melalui kebijakan, layanan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran.
Menurutnya, perguruan tinggi perlu memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, mengembangkan kompetensi, meraih prestasi, dan berkontribusi bagi masyarakat. Isu disabilitas juga perlu diperkuat melalui kajian akademik dan perspektif keislaman yang menjunjung tinggi penghormatan terhadap martabat manusia.
Komitmen tersebut sejalan dengan pengembangan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi berbasis siber yang terus mendorong pembelajaran digital agar lebih fleksibel dan aksesibel bagi mahasiswa dengan beragam kebutuhan.
KND Dorong Penguatan Layanan Disabilitas
Ketua KND, Dr. Dante Rigmalia, mengapresiasi langkah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat layanan disabilitas melalui pembentukan ULD berdasarkan SK Rektor Nomor 1829 Tahun 2026.
ULD diharapkan menjadi penggerak pelaksanaan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di lingkungan kampus. Upaya ini mencakup identifikasi kebutuhan mahasiswa, peningkatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan, serta pengembangan sistem penerimaan mahasiswa baru dan layanan informasi digital yang aksesibel.
Tantangan pendidikan inklusif tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan fasilitas, tetapi juga stigma dan kurangnya pemahaman terhadap ragam disabilitas. Karena itu, kampus perlu membangun lingkungan yang terbuka, memberikan dukungan sesuai kebutuhan, dan tidak membatasi kesempatan seseorang berdasarkan kondisi disabilitasnya.
Penghargaan Menjadi Penguat Komitmen Kampus Inklusif
Bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Piagam Penghargaan KND menjadi momentum untuk memperluas langkah nyata dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif. Penguatan ULD, pembelajaran digital yang aksesibel, pendampingan masyarakat, dan peningkatan kesadaran sivitas akademika menjadi bagian penting dari upaya berkelanjutan tersebut.
Penghargaan ini sekaligus menegaskan bahwa kemajuan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik dan inovasi teknologi, tetapi juga dari kontribusinya dalam memperjuangkan kesetaraan hak.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen menjadikan pendidikan sebagai ruang bagi setiap orang untuk tumbuh, berkarya, dan meraih masa depan tanpa diskriminasi. Sebab, kampus yang inklusif bukan hanya membuka pintu bagi semua, tetapi juga memastikan setiap orang memperoleh kesempatan yang adil untuk melangkah maju.





