Bekali 112 Tutor dengan Kompetensi Al-Qur’an, Kepemimpinan, dan Karakter
UIN Siber Cirebon (Kuningan) – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi Qur’ani melalui penguatan kapasitas para tutor Ma’had Al Jami’ah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Tutor Ma’had Al Jami’ah bertema “Membumikan Al-Qur’an melalui Internalisasi Nilai-nilai Qur’ani dalam Pembelajaran” yang digelar selama 20–22 Juli 2026 di Grage Sangkan Hotel, Kabupaten Kuningan.
Sebanyak 112 tutor Ma’had Al Jami’ah mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Para tutor dipersiapkan menjadi pendamping pembelajaran Al-Qur’an yang profesional sekaligus pembina karakter mahasiswa yang mampu menjawab tantangan pendidikan Islam di era digital.
Bimbingan teknis ini tidak hanya memperkuat kemampuan akademik para tutor, tetapi juga membekali mereka dengan pendekatan spiritual, metodologi pembelajaran Al-Qur’an, strategi pedagogis, kepemimpinan, serta penguatan karakter. Dengan bekal tersebut, para tutor diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang efektif, inspiratif, menyenangkan, dan berdampak nyata bagi pembentukan mahasiswa yang berakhlak mulia.
Meningkatkan Kualitas Tutor sebagai Garda Terdepan Pembinaan Mahasiswa
Direktur Ma’had Al Jami’ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Muhsin Riyadi, M.A., dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Bimbingan Teknis Tutor Ma’had Al Jami’ah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan mahasiswa melalui penguatan kompetensi para tutor.
Menurutnya, tutor memiliki posisi yang sangat penting sebagai ujung tombak pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan Ma’had Al Jami’ah. Mereka tidak hanya bertugas mengajarkan bacaan dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga membimbing mahasiswa agar mampu menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Bimbingan teknis ini menjadi ruang penguatan kompetensi bagi para tutor agar memiliki kemampuan pedagogis, spiritual, dan sosial yang semakin baik. Kami berharap seluruh peserta mampu menjadi tutor yang profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus menjadi teladan dalam pembinaan karakter mahasiswa,” ujar Dr. Muhsin Riyadi.
Ia menambahkan bahwa internalisasi nilai-nilai Qur’ani harus menjadi budaya akademik yang hidup di lingkungan kampus, sehingga pembelajaran Al-Qur’an tidak berhenti pada aspek membaca dan menghafal, tetapi juga mampu membentuk pribadi mahasiswa yang berintegritas, moderat, dan berdaya saing.
Rektor: Tutor Memegang Peran Strategis dalam Membangun Budaya Qur’ani
Bimbingan teknis ini secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. Dalam arahannya, Rektor menegaskan bahwa peningkatan kualitas tutor merupakan investasi penting dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang unggul.
Menurutnya, Ma’had Al Jami’ah merupakan salah satu pilar utama pembentukan karakter mahasiswa. Oleh karena itu, keberhasilan pembinaan sangat ditentukan oleh kualitas tutor yang mendampingi mahasiswa selama proses belajar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa para tutor memiliki kompetensi yang utuh, baik dalam penguasaan Al-Qur’an, metode pembelajaran, maupun kemampuan membimbing mahasiswa dengan pendekatan yang humanis dan inspiratif. Tutor bukan hanya pengajar, tetapi juga pendidik karakter yang menanamkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan mahasiswa,” tegas Prof. Aan Jaelani.
Ia menambahkan bahwa tema ‘Membumikan Al-Qur’an melalui Internalisasi Nilai-nilai Qur’ani dalam Pembelajaran’ merupakan refleksi dari visi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk menghadirkan pendidikan Islam yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Al-Qur’an.
Menurutnya, pembelajaran Al-Qur’an harus mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral, kepedulian sosial, serta kemampuan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Hadirkan Narasumber Inspiratif dari Pesantren dan TNI
Untuk memperkaya wawasan peserta, Bimtek Tutor Ma’had Al Jami’ah menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang yang memiliki pengalaman dalam pembinaan karakter dan kepemimpinan.
Salah satunya adalah KH. Lukman Hakim, Pengasuh Pondok Pesantren Assalafi Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, yang membagikan pengalaman dan strategi pembelajaran Al-Qur’an yang efektif, inovatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter Qur’ani.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi penguatan disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, serta pembentukan mental melalui sesi yang disampaikan oleh Serda Riyanto, Komandan Regu 3 Kipan A Yonif TP 839/SA beserta timnya. Kehadiran unsur TNI memberikan perspektif baru tentang pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, dan semangat kebersamaan sebagai bekal para tutor dalam menjalankan tugas pembinaan mahasiswa.
Kolaborasi antara akademisi, ulama, dan unsur TNI menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan bimtek ini. Para peserta tidak hanya memperoleh wawasan akademik dan keagamaan, tetapi juga dibekali karakter kepemimpinan yang kuat untuk menghadapi dinamika dunia pendidikan.
Melalui Bimbingan Teknis Tutor Ma’had Al Jami’ah ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada pembentukan generasi Qur’ani. Dengan tutor yang semakin kompeten, profesional, dan inspiratif, kampus optimistis mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, jiwa kepemimpinan, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.









