UIN Siber Cirebon (Yogyakarta) — UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat langkah internasionalisasi pendidikan tinggi melalui pengembangan jejaring akademik global. Melalui Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadiri kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), International Agreement (IA), serta program Pengabdian Internasional yang diselenggarakan oleh ASPIKOM bersama ACWA di Gedung AR Fachruddin A Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 perguruan tinggi anggota ASPIKOM dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk penguatan kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat pada tingkat internasional.
Delegasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diwakili oleh Dr. Arief Rachman, M.Si., dan Abdu Zikrillah, M.Ds
Global Academic Partnership Perkuat Kolaborasi Kampus Indonesia dan Asia Tengah
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Launching Global Academic Partnership yang menjadi simbol penguatan jejaring akademik global antara perguruan tinggi Indonesia dengan mitra luar negeri, khususnya kawasan Asia Tengah.
Forum internasional ini menjadi momentum penting dalam memperluas kolaborasi tridarma perguruan tinggi, mulai dari riset kolaboratif, pertukaran akademik, pengabdian masyarakat lintas negara, hingga pengembangan pembelajaran digital berbasis teknologi.
Narasumber Uzbekistan Soroti Pentingnya Komunikasi dan Pelestarian Budaya
Salah satu sesi utama menghadirkan narasumber internasional, Sukhrob Babaev Tuygunovich dari Uzbekistan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya komunikasi dalam mendukung pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata berkelanjutan, khususnya di Kota Bukhara, Uzbekistan.
Menurutnya, arus investasi dan pertumbuhan ekonomi yang pesat mulai mendorong masyarakat meninggalkan kawasan bersejarah karena rumah-rumah tradisional dijual atau dialihfungsikan menjadi hotel dan restoran. Kondisi tersebut dinilai dapat mengikis keaslian budaya yang justru menjadi daya tarik utama wisatawan dunia.
“Pelestarian budaya membutuhkan komunikasi yang kuat antara masyarakat dan para profesional. Karena itu kami bekerja sama dengan UNESCO dan World Heritage Fund untuk menyusun panduan pemeliharaan rumah tradisional dalam bahasa Uzbek, Rusia, dan Inggris agar masyarakat mampu menjaga warisan budaya secara mandiri,” ungkapnya.
Dorong Internasionalisasi Pendidikan dan Kolaborasi Riset Global
Selain membahas isu budaya, forum tersebut juga menyoroti pentingnya internasionalisasi pendidikan tinggi dan penguatan kolaborasi riset global antarnegara.
ACWA menawarkan berbagai bentuk kerja sama internasional, seperti:
- Konferensi internasional
- Penelitian kolaboratif
- Pertukaran mahasiswa dan dosen
- Publikasi jurnal internasional bereputasi
- Pengembangan pembelajaran daring berbasis LMS (Learning Management System)
Dalam paparannya, Sukhrob Babaev Tuygunovich menegaskan bahwa kerja sama internasional memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas akademik dan publikasi ilmiah.
“Kami ingin menjadi jembatan antara peneliti Indonesia dan negara-negara Asia Tengah untuk membangun kerja sama global dalam berbagai bidang,” ujarnya.
UIN Siber Cirebon Perkuat Posisi sebagai Kampus Islam Siber Berdaya Saing Global
Keikutsertaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam forum internasional tersebut menjadi bagian dari strategi kampus dalam memperluas jejaring global dan memperkuat transformasi menuju Cyber Islamic University yang unggul dan kompetitif.
Melalui penguatan kerja sama internasional, Program Studi KPI diharapkan mampu meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, memperluas ruang kolaborasi akademik global, serta memperkuat pengembangan komunikasi dan dakwah internasional berbasis digital.
Kegiatan ini sekaligus membuka peluang kerja sama strategis antara Indonesia dan Uzbekistan dalam bidang komunikasi, pendidikan, budaya, serta pariwisata melalui seminar internasional, pertukaran akademik, hingga pengabdian masyarakat lintas negara.
Dengan semangat kolaborasi global, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi Islam berbasis digital yang inovatif, inklusif, dan berorientasi internasional.






