UIN Siber Cirebon – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kampus siber pertama di Indonesia ini dipastikan menjadi salah satu perguruan tinggi yang lolos dan akan berlaga pada Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia.(31/07/26).
Ajang bergengsi tingkat nasional tersebut mencatat antusiasme luar biasa. Sebanyak 409 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mendaftar sebagai peserta. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, hanya 48 perguruan tinggi terbaik yang dinyatakan lolos dan dibagi ke dalam tiga wilayah kompetisi, yakni Regional Barat, Regional Tengah, dan Regional Timur.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil menembus Regional Tengah, sebuah wilayah yang dikenal memiliki persaingan sangat kompetitif karena mempertemukan kampus-kampus unggulan dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kompetisi tingkat regional dijadwalkan berlangsung pada 18–25 Agustus 2026, sebagai pintu menuju Grand Final Nasional yang akan digelar di Jakarta pada September 2026.
Tiga Mahasiswa Semester Tiga Siap Tampil Maksimal
Keberhasilan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaju ke tingkat regional tidak lepas dari kerja keras tiga mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara Islam (HTNI) Fakultas Syariah yang masih duduk di Semester III, yaitu:
- Sri Mulyana
- Hazar Adni Abdillah
- Muhamad Nidzommudin
Ketiganya mendapatkan pendampingan intensif dari dua dosen Fakultas Syariah, yakni Dr. Caswito, S.H., M.H. dan Amar Abdullah Arfan, S.H., M.H., yang selama ini membina kemampuan argumentasi, analisis hukum, hingga strategi debat para mahasiswa.
Menurut Dr. Caswito, S.H., M.H., keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi perkembangan akademik mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
“Ini adalah langkah awal yang luar biasa. Masuknya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ke dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu tingkat nasional yang diselenggarakan Bawaslu RI merupakan bukti bahwa mahasiswa kita mampu bersaing dengan universitas-universitas besar di Indonesia. Kami bangga atas dedikasi mereka dalam mendalami isu-isu penegakan hukum pemilu serta keberanian mereka membawa nama baik kampus di tingkat nasional,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang adu argumentasi, tetapi juga ruang pembelajaran yang melatih mahasiswa berpikir kritis, sistematis, serta mampu menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan hukum kepemiluan di Indonesia.
Dekan Fakultas Syariah: Bukti Mahasiswa Siap Menjadi Pemimpin Demokrasi Masa Depan
Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., M.A., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim mahasiswa dan dosen pembimbing atas capaian membanggakan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan menembus 48 besar nasional merupakan hasil dari budaya akademik yang terus dikembangkan di Fakultas Syariah, yaitu membangun mahasiswa yang unggul dalam ilmu hukum, berpikir kritis, serta memiliki integritas dan komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi ini. Keikutsertaan mahasiswa Fakultas Syariah dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Bawaslu RI menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya menguasai teori hukum, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam forum ilmiah tingkat nasional. Kami berharap mereka dapat tampil percaya diri, menjaga sportivitas, dan memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama kampus,” ujar Dr. H. Edy Setyawan.
Ia juga menegaskan bahwa Fakultas Syariah akan terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi nasional maupun internasional sebagai bagian dari penguatan kompetensi lulusan yang adaptif terhadap perkembangan hukum dan demokrasi.
Bertemu Kampus-Kampus Terbaik Indonesia
Regional Tengah menjadi salah satu zona paling kompetitif dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026. Di wilayah ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon akan berhadapan dengan sejumlah perguruan tinggi ternama, antara lain:
Jawa Barat
- UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
- UIN Sunan Gunung Djati Bandung
- Universitas Padjadjaran
- Universitas Galuh
Jawa Tengah
- UIN Walisongo Semarang
- Universitas Diponegoro
- Universitas Negeri Semarang
- Universitas Sebelas Maret
- Universitas Slamet Riyadi
Kalimantan
- Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
- Universitas Mulawarman
- Universitas Muhammadiyah Palangka Raya
- Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari
- Universitas Borneo Tarakan
- UIN Antasari Banjarmasin
Persaingan dipastikan berlangsung ketat karena seluruh peserta merupakan hasil seleksi nasional dari ratusan perguruan tinggi yang mendaftar.
Ajang Membangun Generasi Penegak Demokrasi
Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu yang rutin diselenggarakan Bawaslu RI tidak hanya menjadi arena adu kemampuan berbicara di depan publik. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi mahasiswa mengenai regulasi kepemiluan, memperkuat budaya demokrasi, sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya penegakan hukum pemilu yang berkeadilan dan berintegritas.
Bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, keikutsertaan dalam kompetisi ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui penguatan literasi hukum dan demokrasi.
Tim yang berhasil menjadi juara di tingkat regional nantinya akan melaju ke Final Nasional di Jakarta pada September 2026 untuk memperebutkan gelar juara nasional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI.
Keberhasilan menembus tahap regional menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin mampu menunjukkan kualitas akademik, daya pikir kritis, serta keberanian berkompetisi di panggung nasional. Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berprestasi, berinovasi, dan berkontribusi dalam memperkuat demokrasi Indonesia melalui ilmu pengetahuan dan integritas.


