UIN Siber Cirebon – Jejak dakwah Sunan Gunung Djati tidak hanya menjadi bagian penting dari sejarah penyebaran Islam di Nusantara, tetapi juga menyimpan nilai-nilai luhur tentang toleransi, kearifan budaya, dan kehidupan masyarakat yang harmonis. Warisan tersebut kini diangkat dalam sebuah karya akademik berjudul Warisan Dakwah Sunan Gunung Djati: Nilai, Tradisi, dan Islam Nusantara, yang menjadi luaran penelitian melalui pendanaan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) Tahun 2025. (30/10/26).
Buku ini menghadirkan kajian mengenai strategi dakwah Sunan Gunung Djati dalam menyebarkan ajaran Islam melalui pendekatan yang damai, humanis, dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Karya tersebut sekaligus mengajak pembaca memahami bahwa keberhasilan dakwah tidak hanya ditentukan oleh penyampaian ajaran agama, tetapi juga kemampuan membangun hubungan yang harmonis dengan budaya dan kearifan lokal.
Buku ini ditulis oleh Aan Mohamad Burhanudin, M.A., Dr. Achmad Otong Busthomi, Lc., M.Ag., Ahmad Nadvy Ziyany, S.E., dan Ratu Ong Tien Nur Lintang, S.H. Kehadiran karya ini menjadi kontribusi akademik dalam memperkaya literatur tentang sejarah dakwah, tradisi Islam, dan pembentukan karakter masyarakat Nusantara.
Dakwah Kultural sebagai Jembatan Peradaban
Salah satu gagasan penting yang diangkat dalam buku ini adalah dakwah kultural, yakni pendekatan penyebaran nilai-nilai Islam dengan memperhatikan kondisi sosial, tradisi, dan kebudayaan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, agama dan budaya tidak harus dipertentangkan. Keduanya dapat berdialog dan saling memperkaya selama nilai-nilai keislaman tetap menjadi landasan.
Pengalaman dakwah Sunan Gunung Djati memberikan pelajaran bahwa Islam dapat tumbuh dan diterima masyarakat melalui cara-cara yang santun, bijaksana, serta menghargai keberagaman. Tradisi lokal dapat menjadi ruang untuk menanamkan nilai keagamaan, memperkuat kebersamaan, dan membangun kehidupan sosial yang beradab.
Perspektif ini relevan dengan tantangan masa kini. Di tengah modernisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan sosial yang begitu cepat, masyarakat membutuhkan pendekatan keagamaan yang mampu menjaga identitas budaya sekaligus terbuka terhadap kemajuan.
Luaran Penelitian yang Menghidupkan Nilai Sejarah
Sebagai luaran penelitian BOPTN Tahun 2025, buku ini menunjukkan bahwa hasil penelitian perguruan tinggi dapat dikembangkan menjadi sumber pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Penelitian tidak berhenti pada laporan akademik, tetapi dapat hadir dalam bentuk buku yang mudah diakses dan dipahami oleh berbagai kalangan.
Lebih dari sekadar mengulas sejarah, Warisan Dakwah Sunan Gunung Djati: Nilai, Tradisi, dan Islam Nusantara menawarkan inspirasi tentang pentingnya dakwah yang mempersatukan, membangun karakter, dan menghargai keberagaman.
Karya ini diharapkan memperluas pemahaman generasi muda terhadap warisan intelektual dan budaya Islam Nusantara. Sebab, mengenal sejarah bukan hanya tentang mengingat masa lalu, melainkan mengambil nilai-nilai terbaik untuk menjawab tantangan masa depan.
Selamat kepada seluruh penulis atas terbitnya karya inspiratif ini. Semoga buku tersebut menjadi sumbangsih nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan literasi Islam Nusantara, dan pelestarian warisan dakwah Sunan Gunung Djati.
Preview buku: https://youtu.be/fAtqb5vMnzE


