UIN Siber Cirebon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Syarifah Mudaim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang UPZ Syarifah Mudaim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E., M.Si., Ketua UPZ Syarifah Mudaim Syifauzakia, M.Pd., beserta anggota dan staf UPZ. Sementara itu, tim BAZNAS Provinsi Jawa Barat yang hadir terdiri atas Dr. H. Ijang Faisal, S.Ag., M.Si. selaku Pimpinan Bidang Pengumpulan, Tomi Hendra R. dari Unit UPZ Bidang Pengumpulan, serta Indra Wijaya dari Unit UPZ dan Internal Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan.
Perkuat Tata Kelola Zakat di Lingkungan Perguruan Tinggi
Monitoring dan evaluasi yang dilakukan BAZNAS Jawa Barat bertujuan untuk memastikan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Selain sebagai sarana evaluasi, kegiatan ini juga menjadi forum pembinaan dan penguatan kapasitas kelembagaan UPZ agar mampu memberikan layanan yang semakin optimal kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat kepada UPZ Syarifah Mudaim.

“Kami menyambut baik kegiatan monitoring dan evaluasi ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan zakat di lingkungan kampus. Kehadiran BAZNAS Jawa Barat menjadi bentuk pendampingan yang sangat penting untuk memastikan pengelolaan dana zakat berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan tata kelola zakat merupakan bagian dari komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung pengembangan program-program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Evaluasi Kelembagaan hingga Pendistribusian Dana ZIS
Dalam pelaksanaannya, tim BAZNAS Provinsi Jawa Barat melakukan penelaahan terhadap berbagai aspek pengelolaan UPZ. Evaluasi meliputi aspek kelembagaan, penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah, pelaporan keuangan, program pendistribusian dan pendayagunaan, hingga administrasi dan tata kelola organisasi.

Tim monitoring juga memberikan berbagai masukan dan rekomendasi strategis yang bertujuan meningkatkan efektivitas program, kualitas layanan, serta akuntabilitas pengelolaan dana umat.
Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Ijang Faisal, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjaga kualitas pengelolaan zakat di seluruh UPZ yang berada di bawah pembinaannya.

“Monitoring dan evaluasi bukan hanya untuk menilai capaian yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan agar UPZ dapat terus berkembang, meningkatkan kualitas tata kelola, dan menghadirkan program yang semakin berdampak bagi para mustahik,” jelasnya.
Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Manfaat Zakat
Ketua UPZ Syarifah Mudaim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Syifauzakia, M.Pd., menyampaikan bahwa hasil monitoring dan evaluasi ini akan menjadi bahan perbaikan dan pengembangan program ke depan.

Menurutnya, UPZ Syarifah Mudaim berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat sistem pengelolaan, serta memastikan dana zakat yang dihimpun dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal.
“Kami berterima kasih atas arahan dan masukan yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Hasil evaluasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Barat dan UPZ Syarifah Mudaim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang modern, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, kedua lembaga berharap pengelolaan zakat di lingkungan perguruan tinggi dapat semakin berkontribusi dalam mendukung program pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan tata kelola yang profesional dan akuntabel, UPZ Syarifah Mudaim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan mampu menjadi salah satu model pengelolaan zakat kampus yang efektif, transparan, dan berdampak nyata bagi para penerima manfaat.


