Mahasiswa KKN Kelompok 32 Ciptakan Ruang Belajar yang Menyenangkan, Bangun Karakter dan Dukung SDGs Pendidikan Berkualitas
UIN Siber Cirebon (Mundu) – Komitmen mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 32 menggelar Bimbingan Belajar (Bimbel) PELITA bagi anak-anak di Desa Suci, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/7/2026).
Program ini menjadi salah satu kegiatan unggulan KKN di bidang pendidikan yang bertujuan membantu anak-anak memahami materi pelajaran sekolah, sekaligus menumbuhkan semangat belajar, rasa percaya diri, dan karakter positif sejak usia dini.
Dengan mengusung konsep belajar yang santai, interaktif, dan menyenangkan, kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran yang dipandu langsung oleh mahasiswa KKN.
Belajar Jadi Lebih Menyenangkan
Berbeda dengan suasana belajar formal di kelas, Bimbel PELITA menghadirkan metode pembelajaran yang lebih komunikatif. Mahasiswa terlebih dahulu mengidentifikasi materi yang dianggap sulit oleh peserta, kemudian memberikan pendampingan secara bertahap sesuai kebutuhan masing-masing.
Melalui diskusi ringan, tanya jawab, latihan soal, hingga permainan edukatif, anak-anak diajak memahami pelajaran tanpa merasa terbebani.
Pendekatan ini terbukti membuat peserta lebih berani bertanya, aktif berdiskusi, serta semakin percaya diri dalam menyampaikan pendapat.
“Kami ingin menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan. Belajar tidak harus menegangkan, tetapi bisa menjadi pengalaman yang membuat anak-anak semakin semangat untuk terus mencari ilmu,” ujar salah satu mahasiswa KKN Kelompok 32.
Pendampingan Sesuai Kemampuan Peserta
Mahasiswa memberikan perhatian secara personal kepada setiap peserta. Anak-anak sekolah dasar mendapatkan pendampingan pada materi dasar, sedangkan peserta yang memiliki kemampuan lebih diberikan soal-soal pengayaan untuk meningkatkan kompetensinya.
Pendekatan individual ini memungkinkan setiap anak memperoleh penjelasan sesuai tingkat pemahamannya sehingga proses belajar menjadi lebih efektif.
Selain aspek akademik, mahasiswa juga mengajak peserta membangun kebiasaan positif seperti disiplin belajar, gemar membaca, bertanggung jawab terhadap tugas sekolah, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
Antusiasme Anak-anak Jadi Penyemangat
Semangat belajar peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengerjakan latihan, hingga meminta penjelasan kembali apabila masih menemui kesulitan.
Salah seorang peserta mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena materi yang sebelumnya terasa sulit menjadi lebih mudah dipahami.
“Belajarnya seru karena bisa langsung bertanya kalau belum mengerti. Kakak-kakak KKN menjelaskan dengan sabar dan mudah dipahami,” ungkap salah satu peserta.
Bagi mahasiswa, antusiasme tersebut menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi terbaik selama menjalankan pengabdian di Desa Suci.
“Kami berharap Bimbel PELITA tidak hanya membantu anak-anak memahami pelajaran sekolah, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, semangat belajar, dan keyakinan bahwa mereka mampu meraih cita-cita setinggi mungkin,” tambah perwakilan Kelompok KKN 32.
Menanamkan Karakter Positif Sejak Dini
Tidak hanya berorientasi pada peningkatan nilai akademik, Bimbel PELITA juga menjadi sarana pembentukan karakter.
Melalui interaksi yang hangat antara mahasiswa dan peserta, nilai-nilai seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian, keberanian bertanya, serta rasa percaya diri terus ditanamkan.
Mahasiswa berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam menghadapi tantangan pendidikan maupun kehidupan di masa depan.
Implementasi Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi
Program Bimbel PELITA merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga belajar memahami kondisi sosial masyarakat serta memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan pendidikan di desa.
Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan inspirasi sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus belajar dan berprestasi.
Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs)
Program Bimbingan Belajar PELITA juga selaras dengan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas (Quality Education): menghadirkan akses pembelajaran tambahan yang inklusif, berkualitas, dan mudah dijangkau oleh seluruh anak.
- SDG 10 – Berkurangnya Kesenjangan (Reduced Inequalities): memberikan kesempatan belajar yang setara kepada anak-anak dengan kemampuan dan latar belakang yang beragam.
Melalui kegiatan sederhana namun berdampak besar ini, mahasiswa KKN Kelompok 32 membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat menjadi jembatan lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, Bimbel PELITA diharapkan terus menjadi cahaya yang menerangi perjalanan belajar anak-anak Desa Suci, sekaligus menginspirasi masyarakat bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk membangun masa depan bangsa.


