UIN Siber Cirebon – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 45 di Desa Mayung pada Kamis (6/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pendampingan untuk memastikan program kerja KKN berjalan sesuai rencana sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kunjungan dilakukan secara langsung ke Posko KKN Kelompok 45. Selain melihat aktivitas mahasiswa, perwakilan LP2M juga berdialog bersama peserta KKN mengenai perkembangan program, pengalaman selama berada di lapangan, serta berbagai kondisi dan tantangan yang dihadapi selama melaksanakan pengabdian di Desa Mayung.
Monitoring untuk Melihat Kondisi KKN Secara Langsung
Monitoring dan evaluasi tidak sekadar menjadi kunjungan formal, tetapi menjadi ruang untuk melihat secara langsung bagaimana mahasiswa menjalankan program kerja di tengah masyarakat. Melalui kunjungan tersebut, LP2M memperoleh gambaran mengenai berbagai aktivitas KKN Kelompok 45, termasuk program di bidang pendidikan, keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan.
Dalam dialog bersama mahasiswa, perwakilan LP2M, Fajar Harits Santoso, S.Sos., M.I.Kom., menekankan pentingnya monitoring sebagai sarana mendengar langsung pengalaman mahasiswa selama menjalankan pengabdian.
“Kunjungan ini bukan hanya untuk melihat sejauh mana program KKN berjalan, tetapi juga untuk mendengar langsung cerita dan pengalaman mahasiswa selama berada di lapangan. Kami berharap melalui monitoring dan evaluasi ini, mahasiswa KKN Kelompok 45 bisa terus mengembangkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Mayung dan memberikan manfaat yang nyata,” ujarnya.
Menjadi Ruang Evaluasi dan Penguatan Program
Kegiatan monitoring juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyampaikan progres program sekaligus berdiskusi mengenai kendala yang ditemui di lapangan. Komunikasi dua arah tersebut menjadi bagian penting untuk menemukan solusi dan mengoptimalkan pelaksanaan program KKN.
Ketua Kelompok KKN 45, Muhammad Fakhri Naufal, menyampaikan bahwa kunjungan LP2M menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan masukan sekaligus menyampaikan kondisi pelaksanaan program secara langsung.
“Monitoring dari LP2M menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan perkembangan program sekaligus berdiskusi mengenai kendala yang kami temui selama KKN. Kami berharap seluruh program yang sudah dirancang bisa berjalan dengan baik dan meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat Desa Mayung,” ungkapnya.
Selain Muhammad Fakhri Naufal, monitoring turut diikuti Bayu Euro Pamungkas selaku bagian acara dan Yusuf Alim Romadon dari bagian PDD. Kegiatan juga menjadi bagian dari pendampingan bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Aguslani, M.Ag.
Memastikan KKN Memberikan Dampak Nyata
Melalui monitoring dan evaluasi secara langsung, LP2M terus mendorong mahasiswa agar mampu menjalankan program berdasarkan kebutuhan masyarakat. Berbagai pengalaman dan temuan selama kegiatan diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan program hingga akhir masa KKN.
KKN Kelompok 45 di Desa Mayung pun terus diarahkan untuk menghadirkan kegiatan yang relevan dan memberikan dampak positif melalui program pendidikan, keagamaan, sosial, serta kemasyarakatan.
Kunjungan LP2M tersebut sekaligus memperkuat komunikasi antara lembaga, mahasiswa, DPL, dan masyarakat desa. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, pelaksanaan KKN diharapkan tidak hanya menyelesaikan program kerja, tetapi juga mampu meninggalkan manfaat yang dapat terus dirasakan masyarakat Desa Mayung.
Kaitan SDGs
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: mendukung program KKN di bidang pendidikan sekaligus memastikan kegiatan pengabdian memberikan manfaat bagi masyarakat.
- SDG 11 – Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan: mendorong penguatan peran masyarakat dan berbagai program sosial-kemasyarakatan di tingkat desa.
- SDG 16 – Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh: memperkuat komunikasi, evaluasi, dan tata kelola pelaksanaan program pengabdian.
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: memperkuat sinergi antara LP2M, DPL, mahasiswa, dan masyarakat dalam pelaksanaan KKN.


