UIN Siber Cirebon — Ada satu pesan penting yang disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., menjelang pelaksanaan AICIS Plus 2026: “Saatnya kita menghadirkan gagasan terbaik untuk peradaban.”
Bagi saya, pesan tersebut bukan sekadar ajakan untuk mengikuti konferensi internasional. Pesan itu merupakan panggilan kepada seluruh insan akademik untuk menjadikan ilmu pengetahuan sebagai kekuatan yang mampu menjawab persoalan masyarakat.
Tahun ini, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN Siber Cirebon) dipercaya menjadi pusat kegiatan AICIS Plus 2026. Kepercayaan tersebut menjadi momentum penting bagi Cirebon sekaligus bagi UIN Siber Cirebon untuk menunjukkan bahwa tradisi keilmuan Islam dapat berjalan beriringan dengan perkembangan sains, teknologi, dan kebutuhan masyarakat global.
Menghubungkan Islam, Sains, dan Masyarakat
AICIS Plus 2026 mengusung semangat “Connecting Knowledge, Inspiring Civilization.” Semangat ini sangat relevan dengan tantangan zaman.
Dunia sedang bergerak cepat. Kecerdasan buatan, transformasi digital, perubahan iklim, ekonomi, pendidikan, hingga persoalan sosial menghadirkan tantangan baru yang tidak dapat diselesaikan oleh satu disiplin ilmu.
Karena itu, kita membutuhkan dialog.
Islam memiliki kekayaan nilai dan tradisi intelektual yang dapat memberikan perspektif etis bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Sementara sains dan teknologi menawarkan berbagai instrumen untuk menyelesaikan persoalan kehidupan.
Ketika keduanya dipertemukan dengan kebutuhan masyarakat, lahirlah peluang untuk menghadirkan solusi yang lebih manusiawi, inovatif, dan berkelanjutan.
Di sinilah AICIS Plus 2026 menemukan maknanya.
Konferensi Harus Melahirkan Dampak
Menurut saya, keberhasilan sebuah konferensi tidak cukup diukur dari banyaknya peserta, makalah, atau sesi diskusi.
Ukuran yang lebih penting adalah apa yang lahir setelah konferensi selesai.
Apakah ada penelitian baru? Apakah muncul kolaborasi antarperguruan tinggi? Apakah lahir inovasi? Apakah gagasan akademik mampu memberikan manfaat bagi masyarakat?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting karena ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti di ruang seminar.
Para akademisi yang hadir dalam AICIS Plus 2026 perlu membawa lebih dari sekadar artikel penelitian. Mereka perlu membawa gagasan, keberanian berpikir, inovasi, dan solusi.
Dengan demikian, konferensi menjadi ruang untuk membangun masa depan, bukan sekadar agenda akademik tahunan.
Cirebon Menjadi Titik Temu Gagasan Global
Dipercayanya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai pusat kegiatan AICIS Plus 2026 merupakan peluang besar.
Cirebon memiliki sejarah panjang sebagai ruang perjumpaan berbagai tradisi, budaya, dan pemikiran Islam. Kini, warisan tersebut dapat dipertemukan dengan teknologi digital dan jejaring akademik global.
UIN Siber Cirebon memiliki posisi strategis untuk menjadi jembatan antara tradisi keilmuan Islam dan perkembangan teknologi.
Dari Cirebon, gagasan tidak harus berhenti di Cirebon. Dengan teknologi digital, gagasan akademik dapat bergerak melampaui batas geografis dan menjangkau masyarakat dunia.
Saatnya Akademisi Menjadi Penggerak Perubahan
AICIS Plus 2026 juga menjadi kesempatan bagi perguruan tinggi keagamaan Islam untuk memperkuat kontribusinya dalam percakapan global.
Kita tidak cukup hanya menjadi pengamat perubahan. Kita harus menjadi bagian dari mereka yang ikut menciptakan perubahan.
Para dosen, peneliti, mahasiswa, dan akademisi memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan pengetahuan yang relevan dengan kehidupan.
Sebab, peradaban dibangun melalui gagasan. Gagasan tumbuh dari penelitian. Penelitian berkembang melalui kolaborasi. Dan kolaborasi akan menghasilkan dampak ketika diarahkan untuk kemaslahatan manusia.
Karena itu, saya mengajak seluruh akademisi dan insan pendidikan tinggi untuk menjadikan AICIS Plus 2026 sebagai ruang berbagi, berdialog, berkolaborasi, dan menginspirasi.
Mari kita buktikan bahwa ilmu pengetahuan dapat menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik.
Dari Cirebon kita menghubungkan pengetahuan. Dari kolaborasi kita melahirkan inovasi. Dan dari gagasan terbaik, kita ikut menginspirasi peradaban.
AICIS Plus 2026 — Connecting Knowledge, Inspiring Civilization.
Pesan Direktur PTKI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., dapat disaksikan melalui video berikut:
https://youtu.be/42bc_WL1_zo?si=aFXH5evGhbKA8GC5
Oleh: Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag.


