UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 07 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan DISKO (Diskusi Informatif dan Kolaboratif) sebagai ruang literasi bagi pemuda dan Karang Taruna Desa Kalirahayu. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (8/8/2026) ini menjadi salah satu program kerja KKN untuk meningkatkan minat baca, kemampuan berpikir kritis, serta budaya diskusi di kalangan pemuda desa.
DISKO dilaksanakan setiap malam minggu dengan menjadikan buku sebagai bahan utama pembahasan. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya diajak membaca, tetapi juga memahami isi buku, mengemukakan pendapat, bertukar perspektif, serta menghubungkan gagasan yang diperoleh dari bacaan dengan kehidupan sehari-hari dan kondisi lingkungan sekitar.
Membaca Tidak Berhenti pada Halaman Buku
Kegiatan DISKO dikemas secara interaktif. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengenalan buku, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan isi serta poin-poin penting dari buku yang menjadi bahan diskusi.
Setelah itu, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, maupun tanggapan terhadap isi bacaan. Diskusi berlangsung secara terbuka sehingga setiap peserta dapat menyampaikan gagasan dan melihat suatu persoalan dari sudut pandang yang berbeda.
Pendekatan tersebut menjadikan kegiatan membaca tidak berhenti pada memahami teks, tetapi berkembang menjadi proses berpikir kritis dan reflektif. Peserta didorong untuk menemukan keterkaitan antara gagasan dalam buku dengan berbagai persoalan yang mereka temui di lingkungan sekitar.
Ruang Bertukar Gagasan bagi Pemuda
Kolaborasi antara mahasiswa KKN Kelompok 07, Karang Taruna, dan pemuda Desa Kalirahayu menjadi bagian penting dalam pelaksanaan DISKO. Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan ruang belajar bersama yang aktif sekaligus memperkuat interaksi positif antarpemuda.
Salah seorang pemuda Desa Kalirahayu menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda dalam membaca karena peserta dapat langsung mendiskusikan isi buku bersama-sama.
“Menurut saya, kegiatan DISKO ini menarik karena kita nggak cuma membaca buku, tapi juga bisa ngobrol dan bertukar pendapat. Jadi, dari satu buku kita bisa mendapatkan sudut pandang yang berbeda-beda,” ujarnya.
Sementara itu, Tiara Adianty selaku moderator DISKO mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi pemuda untuk membangun kebiasaan membaca sekaligus meningkatkan keberanian dalam menyampaikan gagasan.
“Kami berharap DISKO bisa menjadi ruang bagi pemuda Desa Kalirahayu untuk lebih aktif membaca, berdiskusi, dan menyampaikan ide. Literasi bukan hanya soal membaca, tetapi juga bagaimana kita memahami dan menerapkan apa yang kita baca dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Mendorong Budaya Literasi yang Kolaboratif
DISKO menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Kelompok 07 dalam mendukung penguatan literasi masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan membaca, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan berdiskusi, berpikir kritis, dan bertukar gagasan secara terbuka.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap malam minggu tersebut, pemuda Desa Kalirahayu diharapkan memiliki ruang yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas wawasan sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi.
Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa penguatan literasi dapat dilakukan melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Buku menjadi titik awal untuk membuka percakapan, sementara diskusi menjadi ruang untuk mengembangkan pemahaman, perspektif, dan gagasan baru.
Dengan kolaborasi mahasiswa KKN, Karang Taruna, dan pemuda desa, DISKO diharapkan dapat terus berkembang menjadi budaya positif yang mendorong masyarakat untuk membaca, berdiskusi, dan belajar secara berkelanjutan.
Kaitan SDGs
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: mendukung peningkatan budaya belajar, kemampuan literasi, dan berpikir kritis melalui kegiatan membaca dan diskusi.
- SDG 10 – Berkurangnya Kesenjangan: menyediakan ruang belajar dan bertukar pengetahuan yang terbuka bagi pemuda di lingkungan desa.
- SDG 16 – Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh: mendorong budaya dialog, keterbukaan, dan kemampuan menyampaikan pendapat secara konstruktif.
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: memperkuat kolaborasi mahasiswa KKN dengan Karang Taruna dan pemuda Desa Kalirahayu dalam pengembangan literasi masyarakat.


