Penelitian Lapangan Padukan Teknologi Modern dan Keilmuan Falak untuk Mendukung Ketepatan Penetapan Kalender Hijriah
UIN Siber Cirebon – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ilmu falak berbasis riset dan teknologi. Melalui Program Studi Ilmu Falak, Fakultas Syariah menggelar penelitian kelayakan dan standardisasi titik lokasi rukyatul hilal di Bukit Gelumpai, Pantai Canti, Kabupaten Lampung Selatan, salah satu kawasan yang dinilai memiliki potensi sebagai lokasi pengamatan hilal di Indonesia.(30/6/26).
Kegiatan penelitian dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Syariah, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., M.A., didampingi Sekretaris Program Studi Kusdiyana,.M.S.I, dan dosen Ilmu Falak M. Syaoqi Nahwandi,. M.H serta melibatkan Rifki Muslim,. M.H tutor praktikum ilmu falak sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis riset (research-based learning).
Menguji Kelayakan Lokasi Rukyatul Hilal Berstandar Nasional
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan dan standardisasi titik pengamatan hilal berdasarkan aspek astronomi, kondisi geografis, karakteristik horizon, serta faktor atmosfer yang memengaruhi keberhasilan rukyatul hilal.
Dalam pelaksanaannya, tim memanfaatkan berbagai peralatan observasi modern, antara lain SOOF (Sistem Otomasi Observasi Fajar), laptop, modem, waterpass, serta perangkat optik pendukung untuk memperoleh data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Dilaksanakan Secara Sistematis Melalui Tahapan Observasi
Selama penelitian lapangan, tim melaksanakan sejumlah tahapan observasi secara sistematis, dimulai dari koordinasi dan persiapan lapangan, survei awal lokasi Bukit Gelumpai, instalasi perangkat SOOF, kalibrasi alat dan sinkronisasi waktu, hingga pengamatan kondisi horizon.
Selain itu, tim juga melakukan pengamatan fajar menggunakan teknologi SOOF, simulasi rukyatul hilal, dokumentasi kondisi atmosfer, pengolahan data hasil observasi, serta evaluasi kelayakan lokasi sebagai titik rukyat yang memenuhi standar ilmiah.
Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan untuk memastikan bahwa lokasi pengamatan memiliki kualitas horizon yang baik sehingga dapat mendukung proses observasi hilal secara lebih akurat.
Mengintegrasikan Teknologi Digital dengan Ilmu Falak
Dekan Fakultas Syariah Dr. H. Edy Setyawan, Lc., M.A., menjelaskan bahwa penelitian ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mengembangkan ilmu falak yang adaptif terhadap kemajuan teknologi.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital seperti SOOF (Sistem Otomasi Observasi Fajar) menjadi langkah penting untuk meningkatkan akurasi observasi astronomi sekaligus mendukung proses penentuan awal bulan Hijriah yang lebih objektif, ilmiah, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pengembangan ilmu falak saat ini harus mampu mengintegrasikan antara warisan keilmuan Islam dengan perkembangan teknologi modern. Melalui penelitian ini kami ingin menghadirkan data observasi yang valid sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan rukyatul hilal di Indonesia,” ujarnya.
Mahasiswa Terlibat Langsung dalam Riset Lapangan
Selain menghasilkan data ilmiah, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Falak untuk memperoleh pengalaman langsung dalam melakukan penelitian astronomi lapangan.
Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kuliah, tetapi juga terlibat dalam proses instalasi perangkat observasi, pengambilan data, analisis hasil pengamatan, hingga penyusunan rekomendasi ilmiah mengenai kelayakan lokasi rukyat.
Pendekatan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus keterampilan praktis dalam bidang astronomi Islam.
Perkuat Peran UIN Siber Cirebon sebagai Pusat Pengembangan Ilmu Falak
Melalui penelitian ini, Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menjadi salah satu pusat pengembangan ilmu falak di Indonesia. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah, lembaga hisab-rukyat, dan para akademisi dalam menentukan lokasi rukyatul hilal yang memenuhi standar ilmiah.
Riset ini juga menjadi bagian dari upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung penguatan riset berbasis inovasi, kolaborasi, dan teknologi digital guna memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pelayanan keagamaan, serta kemajuan peradaban Islam di Indonesia.


