UIN Siber Cirebon – Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam (HIMABKI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat kualitas pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui Pembekalan Volunteer Gerakan Mengabdi HIMABKI 2026. Kegiatan yang berlangsung di Smart Class Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Lantai 3 pada Senin (29/6/2026) ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan para volunteer agar mampu menjalankan program pengabdian secara profesional, adaptif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pembekalan diikuti oleh seluruh peserta yang telah dinyatakan lolos sebagai volunteer Gerakan Mengabdi HIMABKI 2026. Kegiatan menghadirkan Ketua Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam, Bambang Setiawan, M.Pd., serta demisioner Volunteer Gerakan Mengabdi, Opik Taufik Ramdhani, yang berbagi wawasan, pengalaman, dan motivasi kepada para peserta sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, HIMABKI menegaskan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, serta semangat mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Membentuk Volunteer yang Profesional dan Berintegritas
Dalam sesi utama, Bambang Setiawan, M.Pd. menekankan bahwa Gerakan Mengabdi bukan sekadar pelaksanaan program kerja organisasi, tetapi merupakan proses pembelajaran yang membentuk karakter mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, setiap volunteer membawa nama baik jurusan, fakultas, dan universitas. Oleh karena itu, etika, profesionalisme, kemampuan berkomunikasi, serta tanggung jawab menjadi modal utama selama menjalankan pengabdian.
“Gerakan Mengabdi bukan hanya tentang menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengamalkan ilmu, menjaga etika, serta menunjukkan kepedulian kepada masyarakat. Jadilah volunteer yang bertanggung jawab, mampu beradaptasi, dan senantiasa menjaga nama baik jurusan maupun institusi,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan pengabdian sebagai ruang belajar yang mampu meningkatkan kompetensi interpersonal, kepemimpinan, serta kemampuan memecahkan berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Berbagi Pengalaman Menghadapi Tantangan di Lapangan
Pada sesi berikutnya, Opik Taufik Ramdhani, demisioner Volunteer Gerakan Mengabdi periode sebelumnya, membagikan berbagai pengalaman selama melaksanakan program pengabdian masyarakat. Ia menjelaskan bahwa setiap lokasi memiliki karakteristik yang berbeda sehingga volunteer dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, komunikasi yang baik, dan kerja sama tim yang solid.
Menurut Opik, tantangan yang dihadapi di lapangan justru menjadi pengalaman berharga yang tidak diperoleh di ruang perkuliahan.
“Pengabdian masyarakat akan memberikan banyak pengalaman yang tidak didapatkan di ruang kelas. Tantangan pasti ada, tetapi dengan komunikasi yang baik, kerja sama tim, dan kemauan untuk belajar dari masyarakat, setiap proses akan menjadi pengalaman yang sangat berharga,” ungkapnya.
Berbagai pengalaman tersebut disampaikan sebagai bekal agar peserta memiliki gambaran nyata mengenai dinamika pengabdian sekaligus mampu mempersiapkan diri menghadapi berbagai kondisi di lapangan.
Membangun Kesiapan Mental dan Kolaborasi Tim
Kegiatan pembekalan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai teknis pelaksanaan program, strategi membangun komunikasi dengan masyarakat, hingga cara menyelesaikan berbagai tantangan yang mungkin muncul selama kegiatan berlangsung.
Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kesiapan mental bagi seluruh volunteer agar memiliki persepsi yang sama mengenai peran, tanggung jawab, serta etika dalam menjalankan pengabdian masyarakat.
Selain memperkuat pemahaman teknis, pembekalan juga dirancang untuk menumbuhkan semangat kolaborasi, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab sebagai satu tim yang akan bekerja bersama dalam menyukseskan Gerakan Mengabdi HIMABKI 2026.
Menghadirkan Pengabdian yang Memberikan Manfaat Nyata
Melalui pembekalan ini, HIMABKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap seluruh volunteer mampu mengimplementasikan ilmu Bimbingan dan Konseling Islam secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Gerakan Mengabdi diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan organisasi, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi profesional, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat kontribusi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun masyarakat yang lebih berdaya.


