UIN Siber Cirebon (Purwakarta) – Komitmen memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat jejaring kelembagaan terus dilakukan Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Melalui Tim Penerimaan Calon Mahasiswa Baru (PCMB), kampus siber pertama di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ini menggelar sosialisasi intensif selama dua hari di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada 22–23 Juni 2026.
Kegiatan yang menyasar sejumlah institusi strategis tersebut menjadi bagian dari upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan pendidikan pascasarjana yang berkualitas, inklusif, dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya para pendidik, aparatur pemerintah, praktisi hukum, serta pengelola lembaga sosial keagamaan.
Tim PCMB Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Abdul Aziz, S.Ag., S.M., M.Ag., didampingi Dr. Anton Sudrajat, M.A., Dr. Akhmad Khalimy, M.H., serta Ely Laely Safithri, S.Sos. Selama dua hari, tim melakukan kunjungan dan sosialisasi ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, Pengadilan Agama Purwakarta, dan Baznas Kabupaten Purwakarta.
Disambut Hangat Kemenag Purwakarta
Agenda hari pertama diawali di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta. Kegiatan dihadiri oleh Kepala MAN, Kepala MTs Negeri, pimpinan madrasah negeri dan swasta, serta jajaran Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) se-Kabupaten Purwakarta.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, Dr. H. Ohan Burhan, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran langsung tim Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Ini merupakan langkah yang luar biasa karena tidak semua perguruan tinggi melakukan sosialisasi secara langsung kepada stakeholder pendidikan. Kehadiran tim ini menunjukkan keseriusan kampus dalam membangun kemitraan dan meningkatkan kualitas SDM di daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Abdul Aziz memaparkan berbagai program unggulan Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, mulai dari program Doktor (S3) hingga Magister (S2) yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja saat ini.
Program doktor yang ditawarkan meliputi Pendidikan Agama Islam (PAI), Hukum Keluarga Islam (HKI), dan Ekonomi Syariah. Sementara program magister mencakup PAI, HKI, Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Ekonomi Syariah, Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Sejarah Peradaban Islam (SPI), serta Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) S2 PAI yang menjadi salah satu keunggulan kampus berbasis digital tersebut.
“Transformasi digital pendidikan membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan pekerjaan dan tanggung jawab keluarga. UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon hadir untuk menjawab kebutuhan itu melalui sistem pembelajaran yang fleksibel, berkualitas, dan berbasis teknologi,” jelas Prof. Abdul Aziz.
Antusiasme peserta terlihat tinggi saat sesi diskusi berlangsung. Berbagai pertanyaan diajukan terkait sistem perkuliahan, peluang beasiswa, rekognisi akademik, hingga model pembelajaran daring yang diterapkan kampus.
Perkuat Sinergi dengan Pengadilan Agama
Usai agenda di Kemenag Purwakarta, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pengadilan Agama Purwakarta. Kehadiran tim disambut baik oleh jajaran pimpinan dan staf pengadilan.
Dalam forum tersebut, tim memperkenalkan berbagai program studi yang relevan bagi aparatur peradilan, khususnya Program Magister dan Doktor Hukum Keluarga Islam serta Ekonomi Syariah yang dapat mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan peradilan agama.
Kunjungan ini juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi akademik, penelitian, serta pengembangan kapasitas aparatur hukum dalam menghadapi tantangan pelayanan publik berbasis digital.
Baznas Purwakarta Tertarik Pengembangan SDM Syariah
Memasuki hari kedua, tim melanjutkan sosialisasi ke Kantor Baznas Kabupaten Purwakarta. Rombongan diterima langsung oleh Ketua Baznas Purwakarta, Hj. Rika Ristiawati, M.E.
Pertemuan berlangsung hangat dan produktif. Diskusi banyak mengulas pentingnya peningkatan kompetensi SDM dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan ekonomi syariah yang semakin berkembang di Indonesia.
Hj. Rika Ristiawati menyambut positif berbagai program yang ditawarkan Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
“Kami melihat program-program Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sangat relevan untuk mendukung pengembangan kapasitas SDM pengelola zakat dan ekonomi syariah. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat tata kelola lembaga yang profesional dan berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya.
Membuka Jalan Pendidikan untuk Kemajuan Masyarakat
Ketua Tim PCMB, Prof. Abdul Aziz, menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bukan sekadar upaya menjaring mahasiswa baru, tetapi juga bagian dari ikhtiar membangun budaya belajar sepanjang hayat (lifelong learning) di tengah masyarakat.
Menurutnya, pendidikan pascasarjana memiliki peran penting dalam melahirkan pemimpin, akademisi, peneliti, dan praktisi yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan bangsa.
“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Pendidikan tinggi bukan hanya milik mereka yang berada di kota-kota besar, tetapi harus dapat diakses oleh siapa saja yang memiliki semangat belajar dan keinginan untuk berkembang. Melalui jejaring yang terus diperluas, kami berharap semakin banyak putra-putri terbaik daerah yang melanjutkan studi dan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Keberhasilan sosialisasi selama dua hari di Purwakarta menjadi bukti nyata komitmen Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperluas akses pendidikan tinggi berbasis digital, memperkuat kemitraan strategis, serta menyiapkan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan era global.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus meneguhkan perannya sebagai kampus yang tidak hanya mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga menghadirkan solusi dan harapan bagi kemajuan masyarakat Indonesia.


