UIN Siber Cirebon — Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 09 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi memulai rangkaian pengabdiannya melalui kegiatan Pembukaan dan Serah Terima Mahasiswa yang berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026, di Balai Desa Ambulu, Losari, Cirebon. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan KKN sekaligus momentum memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan program pengabdian yang memberikan manfaat nyata.
Acara dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I., Kuwu Desa Ambulu Bapak Sunaji, M.Si., Ketua Kelompok KKN 09 Khoirul Anwar, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh mahasiswa peserta KKN. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program KKN selama masa pengabdian.
Menandai Dimulainya Pengabdian Mahasiswa
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Pemerintah Desa Ambulu dan Dosen Pembimbing Lapangan. Selanjutnya, dilakukan prosesi serah terima mahasiswa KKN secara simbolis dari pihak universitas kepada Pemerintah Desa Ambulu sebagai tanda dimulainya pelaksanaan pengabdian di tengah masyarakat.
Selain menjadi seremoni pembukaan, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi awal untuk memperkenalkan mahasiswa kepada pemerintah desa sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dalam pelaksanaan berbagai program kerja yang akan dijalankan sesuai kebutuhan dan potensi Desa Ambulu.
Membangun Kolaborasi untuk Pengabdian yang Berdampak
Dalam sambutannya, Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I. menyampaikan bahwa KKN merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat selama menjalankan program kerja.

“Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk hadir, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Jagalah nama baik almamater serta bangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen desa,” ujar Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I.
Sementara itu, Kuwu Desa Ambulu, Bapak Sunaji, M.Si., menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN di Desa Ambulu. Semoga seluruh program yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pembangunan desa,” ungkapnya.
Program Kerja Disesuaikan dengan Potensi Desa
Pada kesempatan tersebut, Ketua Kelompok KKN 09, Khoirul Anwar, memperkenalkan seluruh anggota kelompok sekaligus memaparkan gambaran umum program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN. Program-program tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi Desa Ambulu, sehingga pelaksanaannya diharapkan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan.
Mahasiswa juga menyampaikan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur lainnya agar setiap kegiatan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu meningkatkan partisipasi masyarakat.
Wujud Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi
Melalui kegiatan pembukaan dan serah terima ini, KKN Kelompok 09 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Sinergi yang terbangun sejak awal diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pelaksanaan seluruh program kerja sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Desa Ambulu.

Kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui implementasi pembelajaran berbasis pengabdian, SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui kolaborasi dalam pembangunan desa, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.
Dengan dimulainya pelaksanaan KKN ini, diharapkan seluruh program yang dirancang dapat berjalan secara optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Ambulu, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.


