UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya sebagai Cyber Islamic University bertaraf internasional melalui pelaksanaan wawancara International Cyber Scholarship (ICS) 2026 yang digelar secara daring pada Senin (13/7/2026).
Tahapan wawancara ini merupakan bagian penting dari proses seleksi penerimaan mahasiswa asing UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Tahun Akademik 2026/2027. Dari 858 pendaftar yang berasal dari berbagai belahan dunia, hanya 25 kandidat terbaik dari 13 negara yang berhasil lolos ke tahap wawancara setelah melewati seleksi administrasi dan akademik yang sangat kompetitif.
Pelaksanaan wawancara berlangsung mulai pukul 09.00 WIB melalui platform Zoom Meeting dengan melibatkan tim pewawancara yang menguji kemampuan akademik, bahasa asing, wawasan keislaman, hingga komitmen para calon mahasiswa terhadap nilai-nilai moderasi beragama.
Antusiasme Dunia Terhadap UIN Siber Cirebon Terus Meningkat
Sekretaris International Office and Partnership LPPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Ivo Dinasta Yanuar, S.S., M.Appling., menjelaskan bahwa tingginya jumlah pendaftar menjadi bukti semakin besarnya kepercayaan masyarakat internasional terhadap kualitas pendidikan yang dimiliki UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
“Tahun ini kami menerima 858 pendaftar dari berbagai negara. Setelah melalui proses seleksi administrasi dan akademik yang sangat ketat, hanya 25 calon mahasiswa asing terbaik yang berhak mengikuti tahap wawancara. Seleksi dilakukan secara objektif berdasarkan kualitas akademik, kelengkapan dokumen, serta kesiapan mengikuti pendidikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” jelas Ivo.
Menurutnya, International Cyber Scholarship bukan sekadar program beasiswa, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam memperkuat internasionalisasi kampus sekaligus memperkenalkan Indonesia sebagai pusat pendidikan Islam moderat berbasis teknologi digital.
Seleksi Transparan, Objektif, dan Berstandar Internasional
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr. H. Ayus A. Yusuf, M.Si., menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara profesional, transparan, dan mengedepankan kualitas peserta.
“Dari 858 pendaftar internasional, hanya 25 peserta yang berhasil mencapai tahap wawancara. Selain lolos seleksi administrasi dan akademik, mereka juga akan diuji mengenai motivasi belajar, pemahaman keislaman, moderasi beragama, serta kemampuan berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Setiap peserta diwawancarai oleh dua orang pewawancara agar proses penilaian berlangsung objektif dan akuntabel,” ujar Dr. Ayus.
Ia berharap proses seleksi ini mampu menghasilkan mahasiswa internasional yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta mampu menjadi duta perdamaian dan moderasi beragama.
“Program mahasiswa asing ini merupakan implementasi komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dunia. Setelah lulus nanti, mereka diharapkan menjadi duta moderasi beragama, memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang ramah dan toleran, sekaligus menjadi brand ambassador UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di negara asalnya,” tambahnya.
Peserta Berasal dari 13 Negara
Sebagai bentuk transparansi, berikut negara asal para kandidat yang berhasil lolos ke tahap wawancara International Cyber Scholarship 2026:
- Bangladesh
- Pakistan
- Thailand
- Ghana
- Sudan
- Angola
- Irak
- Yaman
- Nepal
- Filipina
- Mesir
- Palestina
- Uganda
Keberagaman asal negara tersebut menunjukkan semakin luasnya jangkauan internasional UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi Islam berbasis siber pertama di Indonesia.
Daftar Kandidat Lolos Wawancara
Sebanyak 25 kandidat yang mengikuti wawancara berasal dari berbagai negara, di antaranya:
- Sudan
- Angola
- Bangladesh (beberapa peserta)
- Ghana
- Irak
- Yaman
- Nepal
- Filipina
- Thailand (beberapa peserta)
- Mesir (dua peserta)
- Palestina (dua peserta)
- Pakistan (beberapa peserta)
- Uganda
Keberagaman latar belakang budaya, bahasa, dan negara asal ini diharapkan mampu menciptakan atmosfer akademik yang lebih inklusif, memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, sekaligus memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menuju World Class Cyber Islamic University
Program International Cyber Scholarship 2026 merupakan salah satu langkah strategis UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mewujudkan visi sebagai World Class Cyber Islamic University.
Melalui program ini, kampus tidak hanya membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa internasional, tetapi juga memperkuat diplomasi pendidikan Indonesia, memperluas jejaring akademik global, serta menghadirkan lingkungan pembelajaran yang multikultural, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berlandaskan nilai-nilai Islam moderat.
Ke depan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik internasional sehingga semakin banyak mahasiswa dari berbagai negara memilih Indonesia, khususnya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, sebagai destinasi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing global.


