UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 125 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mendorong kepedulian lingkungan dan kreativitas siswa melalui kegiatan pemanfaatan sampah anorganik menjadi produk daur ulang di SDN 1 Kemlaka Gede, pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan yang melibatkan siswa kelas 6A dan 6B tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan pengelolaan sampah melalui praktik sederhana dan kreatif.
Kegiatan dilaksanakan di lingkungan SDN 1 Kemlaka Gede dengan mengajak siswa memanfaatkan berbagai sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna. Sampah yang telah dikumpulkan kemudian diolah menjadi produk kreatif, di antaranya gantungan kunci dan tempat sampah dari bahan bekas.
Belajar Mengelola Sampah melalui Praktik Kreatif
Melalui kegiatan ini, siswa diberikan pemahaman bahwa sampah anorganik tidak selalu harus berakhir sebagai limbah. Dengan kreativitas dan pengelolaan yang tepat, berbagai bahan bekas dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang memiliki fungsi.
Siswa kelas 6A dan 6B terlibat secara langsung dalam proses pembuatan produk. Mereka belajar mengenali bahan yang dapat digunakan kembali, menyiapkan material, hingga mengolahnya menjadi produk sederhana. Proses tersebut sekaligus menjadi pengalaman pembelajaran yang mendorong siswa untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Kegiatan ini juga memperkenalkan prinsip sederhana 3R (Reduce, Reuse, Recycle), terutama melalui upaya menggunakan kembali dan mendaur ulang barang bekas. Pendekatan praktik membuat siswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana sampah dapat memiliki manfaat apabila dikelola dengan baik.
Kepala Sekolah Apresiasi Kepedulian Siswa
Kepala SDN 1 Kemlaka Gede, Surano, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini sangat baik karena siswa dapat belajar secara langsung bagaimana sampah yang sudah tidak terpakai dapat dimanfaatkan kembali menjadi barang yang berguna. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan lingkungan,” ujar Surano.
Menurutnya, kegiatan berbasis praktik seperti ini dapat menjadi pembelajaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Kebiasaan sederhana dalam memilah dan memanfaatkan kembali sampah diharapkan dapat terus diterapkan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Membangun Kebiasaan Peduli Lingkungan Sejak Sekolah
Pelaksanaan kegiatan daur ulang sampah anorganik menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN 125 dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih sekaligus mendorong kreativitas peserta didik.
Ketua KKN Kelompok 125, M. Zaky Mubarok, bersama mahasiswa KKN melaksanakan pendampingan selama kegiatan berlangsung dengan dukungan dari pihak sekolah. Sementara itu, kegiatan tersebut berada dalam pendampingan Istiqomah, M.A. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin memahami pentingnya mengurangi sampah, memilah sampah berdasarkan jenisnya, serta memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan. Kebiasaan tersebut menjadi langkah sederhana untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak usia sekolah.
Kegiatan daur ulang ini juga selaras dengan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui upaya mengurangi timbulan sampah dan mendorong pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai guna. Selain itu, kegiatan turut mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas karena memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual yang mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan kesadaran lingkungan siswa.
Dengan mengubah sampah menjadi produk yang bermanfaat, KKN 125 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut menunjukkan bahwa edukasi lingkungan dapat dilakukan melalui kegiatan sederhana, kreatif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.


